Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sistem Bisnis Waralaba yang Mendatangkan Cuan, Selain Makanan

P Suryo RP Suryo R - Senin, 09 Oktober 2023
Sistem Bisnis Waralaba yang Mendatangkan Cuan, Selain Makanan

Bisnis waralaba non makanan dapat menjadi bisnis yang tak kalah menjanjikan dan memiliki keuntungan yang baik. (freepik/rawpixels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BILA kamu berpikiran untuk mulai memiliki usaha, namun terkendala dengan modal awal mungkin salah satu solusinya adalah memilih sistem bisnis waralaba. Sistem ini biasanya hanya memerlukan modal awal yang tidak terlalu besar.

Dari laman rumah, sistem bisnis waralaba memang lebih familiar dengan usaha makanan atau minuman bukan? Namun saat ini, sistem bisnis ini tidak hanya pada makanan saja lho! Bahkan sistem bisnis waralaba non makanan bisa menjadi bisnis yang tak kalah menjanjikan dan memiliki keuntungan yang lumayan.

Menurut laman BFI Finance ada beberapa keuntungan yang diperoleh dengan menjalankan sistem bisnis wralaba. Seperti kamu hanya tinggal menjalankan bisnis, tak repot-repot membuat konsep usaha, produk atau strategi usaha. Franchisor (pemilik merek) sudah sejak awal memikirkannya. Kemudian reputasi dan jaringan franchisor memudahkan bagi franchisee (pengguna merk). Mendapatkan bimbingan operasional, manajemen, pelatihan untuk mendukung bisnis. Yang terpenting adalah meminimalkan kegagalan karena reputasi merk yang populer.

Baca Juga:

Waralaba Indonesia Menjejak Sukses di Mancanegara

waralaba
Bisnis waralaba jasa pengiriman pun menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. (freepik/senivpetro)

Ini rekomendasi untuk kamu yang sedang mencari ide sistem bisnis waralaba non makanan yang bisa menjadi pilihan kamu. Yuk simak!

Jasa Pengiriman/Ekspedisi

Ide sistem bisnis waralaba non jasa pengiriman/ekspedisi yang mulai digemari dan menyasar pelaku bisnis online.

Semakin tingginya kegiatan jual beli online di e-commerce, bisnis waralaba jasa pengiriman pun menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, apabila bisa dikelola dengan benar. Bermodalkan rumah atau kantor kosong serta berbagai alat transportasi, kamu bisa memulai bisnis jenis ini. Namun, sebelumnya kamu harus melakukan penelitian mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan potensi dari bisnis jasa pengiriman ini.

Saat ini juga sudah ada banyak jenis jasa pengiriman yang bisa kamu pilih untuk dibeli waralabanya, seperti JNE, JNT, hingga Lion Parcel.

Minimarket

Mungkin terdengar sedikit fantastis, bukan? Namun perlu kamu ketahui, bahwa minimarket seperti Indomaret mempersilahkan para pelaku usaha untuk menjadi mitra mereka.

Nah, untuk kamu yang memiliki modal lebih, maka kamu bisa lho mendirikan usaha Indomaret dengan sistem bisnis waralaba. Nantinya, Indomaret tersebut akan memiliki kode IDF atau Indomaret Franchise.

Selain dengan cara tersebut, kamu juga bisa menjadi mitra UMKM atau menjadi pemasok di Indomaret. Keuntungan yang diperoleh juga tak perlu diragukan lagi. Terlebih jika minimarket tersebut berada di
pemukiman yang ramai dan menyediakan kebutuhan sehari-hari yang lengkap.

Laundry

Rutinitas masyarakat perkotaan yang sibuk seringkali membuat mereka tak punya waktu untuk mencuci pakaiannya sendiri. Maka dari itu, mereka membutuhkan jasa laundry. Tak heran waralaba jenis ini bisa
menjadi potensi bisnis yang tak main-main, lho!

Konsumenmu juga akan beragam, mulai dari wanita karier hingga mahasiswa. Saat ini juga sudah terdapat banyak waralaba di bidang laundry seperti Simply Fresh, Laundry Kiloan SuperWash, Paket Usaha Laundry Bamboo, Laundry Service Netto, dan sebagainya. Agar bisnis ini berjalan mulus, pastikan kamu memilih waralaba yang jumlah investasi dan sistem pengelolaannya disesuaikan dengan harapkan kamu.

Baca Juga:

Pertumbuhan Bisnis Waralaba Indonesia Merupakan Yang Terbesar di Dunia

waralaba
Waralaba minimarket untuk kamu yang memiliki modal lebih banyak. (freepik/kjpargeter)

Petshop

Belum banyak orang yang mengetahui, bahwa pet shop saat ini memiliki sistem bisnis waralaba. Ini karena meningkatnya permintaan pasar untuk kebutuhan hewan peliharaan.

Dimana sejak tahun 2020, bisnis pet shop dengan sistem waralaba sudah menarik perhatian bagi pelaku usaha, baik pecinta kucing, anjing, dan lainnya. Kamu bisa memulai bisnis ini tanpa harus pusing memikirkan pasokan barang untuk bisnismu.

Selain itu, kamu juga akan mendapatkan panduan dan tips serta cara memulai bisnis petshop langsung dari mitra waralaba. Tak perlu khawatir, karena bisnis satu ini juga mendatangkan banyak keuntungan, meminimalkan kerugian, dan masih banyak lagi manfaat yang akan kamu dapatkan.

Fesyen

Bisnis yang satu ini akan selalu digemari oleh semua kalangan. Dimana kamu bisa memiliki target konsumen yang cukup luas mulai dari wanita, kaum millennial, pria, hingga anak-anak.

Paling penting kamu harus memperhatikan betul mengenai tren pakaian dan produk yang tertarget, supaya memiliki konsumen yang loyal. Melihat hal ini, tentunya sistem bisnis waralaba di bidang fesyen dapat menjadi peluang menjanjikan yang dapat kamu manfaatkan.

Apalagi ditambah dengan sistem waralaba seperti membuka butik atau toko pakaian. Saat ini banyak jenama fesyen yang menyediakan sistem waralaba, seperti Elzatta, Sorabel, Distro, atau beberapa merek ternama lainnya.

Semoga rekomendasi di atas dapat berguna buat kamu. yang ingin membuka sistem bisnis waralaba selain bidang kuliner, ya! (dgs)

Baca Juga:

Kunci Penting Kembangkan Bisnis Jadi Franchise

#UMKM #Bisnis #Oktober Sebangsa Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Selain mengutamakan produk lokal, Permendag Nomor 19 Tahun 2026 juga ditujukan untuk memperkuat perlindungan konsumen dalam perdagangan digital.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Indonesia
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Data Sistem Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SSKI) Bank Indonesia pada 2025, total kredit perbankan mencapai Rp 8.149 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Indonesia
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
PNM memperluas layanan keuangan ke wilayah 3T melalui 516 unit dari total 4.035 jaringan pelayanan. Fokus pada pembiayaan dan pemberdayaan perempuan pengusaha ultra mikro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
Indonesia
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Penyusunan regulasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya agar status pelaku usaha bagi pengemudi ojol segera memiliki dasar hukum
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit TikTok Shop usai Dugaan Penahanan Dana UMKM
Komisi VII DPR meminta Kemendag dan Komdigi membentuk tim audit independen untuk mengusut dugaan penahanan dana pelaku UMKM di TikTok Shop.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
DPR Desak Pemerintah Audit TikTok Shop usai Dugaan Penahanan Dana UMKM
Indonesia
SPAI Tolak Pengemudi Ojol Masuk Kategori UMKM, Minta Pemerintah Akui sebagai Pekerja
SPAI menolak pengemudi ojol, taksol, dan kurir kargo dikategorikan sebagai UMKM. Desak pemerintah mengakui mereka sebagai pekerja dan menjamin hak ketenagakerjaan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
SPAI Tolak Pengemudi Ojol Masuk Kategori UMKM, Minta Pemerintah Akui sebagai Pekerja
Indonesia
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Program PED
OJK mengapresiasi dukungan Bank Jakarta dalam Program Pengembangan Ekonomi Daerah yang memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan inklusi keuangan di DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Program PED
Indonesia
Pajak Pedagang Online Harus Lihat Kondisi Riil
Implementasinya harus dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi riil pelaku UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Pajak Pedagang Online Harus Lihat Kondisi Riil
Bagikan