Pilpres 2019

Silaturahmi Bersama Pengurus Muhammadiyah Jatim, Sandi Sampaikan Gaya Politik Zaman Now

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 27 September 2018
Silaturahmi Bersama Pengurus Muhammadiyah Jatim, Sandi Sampaikan Gaya Politik Zaman Now

Cawapres Sandiaga Uno bersilaturahmi dengan pengurus Muhammadiyah Jawa Timur di Surabaya (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Calon Wakil Presiden yang diusung koalisi partai Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN Sandiaga Uno bersilaturahmi bersama pengurus Muhammadiyah di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Jl. Kertomenanggal IV No. 1, Surabaya pada Kamis (27/9).

Dalam pertemuan dengan salah satu organisasi besar Islam tersebut, Cawapres bernomor urut dua ini menyampaikan politik zaman now untuk diterapkan selama masa kampanye Pilpres 2019.

"Sekarang kita harus menggunakan politik zaman now, politik teletubbies. Politik untuk saling merangkul, saling berpelukan. Kampanye yang sejuk dan mempersatukan," ucap Sandi.

Sebelumnya, Mantan Ketua HIPMI ini mengaku terkejut dengan jumlah tagihan BPJS yang harus dibayarkan pemerintah kepada RS Muhammadiyah di Surabaya yaitu sekitar 107 Miliar rupiah.

Sandiaga Uno
Cawapres Sandiaga Uno (tengah) saat berkunjung ke Bogor, Jawa Barat (Foto: Twitter @sandiuno)

Sandi mengaku aspirasi dan fakta tersebut akan dicatatnya dengan baik untuk menyusun kebijakan yang selama ini turut berkolaborasi dengan warga maupun organisasi masyarakat lainnya.

"Saya tadi dilaporkan 107 Milyar, RS Muhammadiyah di Surabaya ini belum dibayarkan BPJS. Kalau begini terus saya ganti namanya jadi Bank Muhammadiyah, karena turut meminjamkan dana untuk pemerintah dan membantu dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung," ujar Sandi dengan nada bercanda.

"Tapi saya mendapat pesan dan mandat dari Pak Prabowo agar kita jangan saling menyalahkan, jangan saling menjatuhkan. Kita harus berpikir bersama untuk memperbaiki masa depan. Kita saling membantu untuk bangsa yang adil dan makmur," tandasnya.

Dalam pertemuan hangat tersebut, Sandi juga menekankan gerakan entrepreneurship sebagai motor utama dalam menggerakkan UMKM dan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya. Gerakan berbasis kewirausahaan ini diharapkannya juga mampu menekan dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok yang selama ini dikeluhkan masyarakat selama ia berkampanye mengelilingi daerah-daerah di Indonesia.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Jadikan Indonesia Poros Maritim Dunia, PDIP Sodorkan 11 Program Untuk Paslon Nomor 01

#Sandiaga Uno #Pilpres 2019 #Prabowo Subianto
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan Rancangan Undang-Undang tentang Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
Indonesia
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Daerah-daerah yang masih tertinggal, seperti sebagian wilayah di Pulau Sumbawa, harus menjadi perhatian utama
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Indonesia
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Azis optimis Indonesia mampu tumbuh menjadi negara besar dan bermartabat selama pemerintah konsisten menjaga keadilan dan rakyat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda menilai, kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto, ke Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa pesan politik.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Indonesia
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Prabowo menyoroti adanya korupsi selama bertahun-tahun dalam tubuh Pertamina dan sektor energi Indonesia, termasuk manipulasi harga impor minyak.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Indonesia
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Saat ini, sekitar 15 ribu siswa telah terdaftar di Sekolah Rakyat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Olahraga
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Bonus atlet SEA Games 2025 kini sudah cair. Ketum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengatakan, ini adalah wujud perhatian Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Indonesia
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Prabowo menegaskan bahwa nominal uang yang diberikan negara bukanlah sekadar 'pembayaran upah'
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games Thailand 2025
Presiden Prabowo Subianto saat menyerahkan bonus kepada atlet peraih medali pada SEA Games Thailand 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Januari 2026
Momen Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games Thailand 2025
Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak Boleh Sepeser pun Uang Rakyat Dicuri, Perintahkan Kejagung 'Sikat' 5 Juta Hektare Sawit Ilegal di 2026
Banyak yang bocor, terus kita kejar. Uang rakyat harus benar-benar dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Januari 2026
Prabowo Tegaskan Tak Boleh Sepeser pun Uang Rakyat Dicuri, Perintahkan Kejagung 'Sikat' 5 Juta Hektare Sawit Ilegal di 2026
Bagikan