Silat Lidah yang Intens Perbesar Peluang Orgasme

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 26 Maret 2024
Silat Lidah yang Intens Perbesar Peluang Orgasme

Meraih orgasme tidak mudah. (Foto: Unsplash/charlesdeluvio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Membuat perempuan meraih orgasme tidak mudah. Perempuan memerlukan banyak variasi permainan untuk mencapai tahap paling puncak dari percintaan tersebut.

Hanya mengandalkan seks penetrasi, membuat peluang perempuan meraih orgasme lebih kecil. Maka dari itu, pria mesti lebih kreatif saat bercinta.

Baca juga:

Penetrasi Tak Selalu jadi Keutamaan untuk Meraih Orgasme

Ada sejumlah hal yang bisa diusahakan pria agar pasangannya bisa meraih orgasme, salah satunya dengan memberikan silat lidah yang intens, demikian seperti dilansir dari laman Men's Health.

Banyak pria berhenti memberikan silat lidah pada sesi penetrasi. Bagi pria, silat lidah hanya menjadi cara untuk membangkitkan gairah, atau kegiatan rutin yang perlu dilakukan saat foreplay.

Kebanyakan pria juga berhenti melakukan silat lidah karena merasa tak perlu melakukan hal ini agar mendapatkan sensasi penetrasi yang lebih menggoda.

Baca juga:

Tak ada Salahnya Sesekali Pakai Pelumas agar Bisa Meraih Orgasme

Padahal, dengan memberikan silat lidah yang intens akan membuat peluang orgasme jadi lebih besar. Hal tersebut dibuktikan pada sebuah survei pada 2017 yang dilakukan terhadap 50.000 orang dewasa.

Pada survei tersebut, terungkap bahwa perempuan lebih mungkin meraih orgasme apabila dalam hubungan seks mereka terdapat kombinasi silat lidah dan beberapa rangsangan di Miss V selain penetrasi.

Jangan pernah menghilangkan silat lidah saat penetrasi. Aktivitas ini bisa kamu lakukan saat foreplay, penetrasi, hingga afterplay. (ikh)

Baca juga:

Kunci Meraih Orgasme, Jangan Terlalu Berekspektasi

#Kesehatan #Seks #Orgasme
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan