Kunci Meraih Orgasme, Jangan Terlalu Berekspektasi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 13 Februari 2024
Kunci Meraih Orgasme, Jangan Terlalu Berekspektasi

Jangan berekspektasi pada orgasme. (Foto: Unsplash/Charlesdeluvio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kedua belah pihak tentu menginginkan mencapai orgasme. Namun, meraih orgasme bukanlah sebuah ajang 'perlombaan'. Kunci meraih orgasme sejatinya ialah jangan terlalu berekspekstasi.

Seks harus dinikmati. Jangan sampai seks jadi sesi yang melelahkan lantaran kamu dan dia selalu kepikiran untuk meraih orgasme.

Baca Juga:

Punggung Pria Bisa Bikin Perempuan Bergairah

“Cobalah untuk mengingat bahwa tujuan seks adalah kesenangan, dan orgasme adalah salah satu jenis kenikmatan yang jauh lebih singkat dibandingkan kenikmatan lainnya,” kata Shadeen Francis, Terapis Pernikahan dan Keluarga Berlisensi, seperti dilansir Men'sHealth.

Apabila tidak ada ekspektasi tinggi, justru kamu dan dia sedang menuju orgasme karena saling menikmati proses percintaan. Oleh karena itu, bersikaplah santai pada setiap sesi, baik itu saat foreplay atau pada menu utama.

Lakukan tiap gerakan perlahan, dan jangan memberatkan pikiran bahwa kamu harus bisa meraih atau membuatnya orgasme.

"Semakin sering pasangan Anda memikirkan tentang orgasme, semakin kecil kemungkinannya untuk mencapai orgasme," tuturnya.

Daripada memberikan tekanan pada diri sendiri karena harus bisa membuatnya orgasme, lebih baik kamu fokus untuk memberikan kesenangan kepada pasangan. Jangan lupa untuk selalu berkomunikasi dengannya, tanyakan apa yang membuatnya senang.

Cukup lakukan apa yang ia senangi, dan apa yang kamu nikmati. Dengan menikmati semua sesi permainan, orgasme akan datang dengan sendirinya. (ikh)

Baca Juga:

Sentuhan Leher, Langkah Kecil untuk Raih Orgasme

#Seks #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan