Siasat Jitu Cleopatra Mempertahankan Mesir

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 08 Juni 2023
Siasat Jitu Cleopatra Mempertahankan Mesir

Cleopatra menggunakan pesonanya untuk melancarkan strategi politik demi kekuasaan Mesir. (Foto: Pixabay/Oliana Gruzdeva)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KISAH Cleopatra, salah satu ratu paling berpengaruh di dunia telah melanglang buana. Nama Cleopatra sendiri bahkan masih hangat menjadi buah bibir hingga detik ini. Para peneliti dan arkeolog tak kunjung menyelesaikan misteri kematian ratu dari Mesir itu.

Tentu saja misteri tersebut menyulut semangat para peneliti untuk terus mengulik dan menelusuri sejarah hidup sang firaun terakhir Mesir tersebut.

Yang paling kerap dikenang dari Cleopatra adalah kecantikannya. Ia disebut-sebut memiliki kulit yang bersinar bagaikan pantulan emas dan rambut yang berkilau.

Selama berabad-abad, perawatan tubuh ala Cleopatra menjadi tumpuan para perempuan di dunia untuk memiliki rupa menawan seperti dirinya.

Namun, gaya politiknya yang cerdik nan kontroversial tak banyak dibicarakan oleh khalayak. Cleopatra lebih banyak dikenang sebagai ratu tercantik yang senang menggoda laki-laki hingga memiliki anak dari dua tokoh besar Romawi pada masanya, Julius Caesar dan Mark Antony.

Menurut Thoughtco, Cleopatra punya cita-cita menyatukan kerajaan Mesir dan Romawi. Sebuah kekuatan tak tertandingi. Juga strategi jitu untuk melindungi Mesir dari penaklukan Romawi.

Saat itu Mesir sendiri mengalami perang saudara akibat perebutan kekuasaan setelah Ptolemy XII menghembuskan napas terakhir. Ptolemy XII menurunkan takhta kepada Cleopatra yang akhirnya diberikan gelar Cleopatra VII.

Suksesi ini dianggap tidak adil oleh saudara-saudara Cleopatra hingga menimbulkan kemarahan mereka.

Baca juga:

Mesir Sebut Cleopatra di Dokumenter Netflix Harusnya Berkulit Putih

cleopatra
Julius Caesar sang penguasa Romawi menjadi target utama Cleopatra. (Foto: Pixabay/NakNakNak)

Saat bersamaan, Romawi juga sedang perang saudara melawan Pompeius Agung yang melarikan diri ke Mesir. Karena hal tersebut, Mesir ikut terseret.

Perang saudara Romawi berakhir setelah kematian Pompeius di tangan Ptolemy XIII. Caesar telanjur sampai di Mesir untuk memburu musuhnya dan melihat peluang untuk meningkatkan kekuasaan atas Mesir yang sedang kacau balau.

Romawi sudah sejak lama ingin menguasai Mesir secara keseluruhan. Caesar memandang perang saudara akibat perebutan takhta di Mesir sebagai kesempatan emas.

Cleopatra cukup pintar ketika mendengar kedatangan Caesar di Mesir. Ia dengan sigap menggoda Caesar demi memenangkan perang saudara yang sedang melanda dirinya sekaligus melebarkan sayap kekuasaan dengan melahirkan keturunan pemimpim Romawi dari rahimnya.

Cleopatra akhirnya melahirkan seorang anak laki-laki dari hubungannya dengan Caesar. Anak laki-laki itu bernama Caesarion.

Lain waktu, Cleopatra terus mendesak Caesar untuk memberikan gelar kepada Caesarion sebagai penerus takhta Romawi. Tentu saja keinginannya tak diindahkan oleh para senat Romawi.

Strateginya dinilai kotor dan kurang bijaksana, tapi diakui oleh orang-orang masa kemudian sebagai strategi politik yang cukup cerdik dan matang. Strategi ini bisa berhasil kalau saja tidak ada campur tangan Gaius Octavius yang memengaruhi para senat untuk kemudian membunuh Caesar demi mempertahankan kesatuan Romawi.

Mendengar berita kematian Caesar pada 44 SM, Cleopatra yang saat itu sedang berdiam di vila pribadi milik Caesar, memilih pulang ke Mesir untuk menyusun strategi baru.

Begitu menginjakkan kaki kembali di kampung halaman, Ptolemy XIV yang saat itu berstatus suami Cleopatra wafat diduga dibunuh oleh Cleopatra. Tujuannya? Tentu saja demi menunjuk Caesarion sebagai firaun bersama dirinya dengan gelar Ptolemy XV Caesar.

Baca juga:

Menciptakan kembali Parfum Cleopatra

cleopatra
Kematian Cleopatra menjadi akhir dari kekuasaan kerajaan Mesir. (Foto: Pixabay/TheDigitalArtist)

Setelah kematian Julius Caesar, perang saudara kembali berlangsung di Romawi. Babak selanjutnya adalah keterlibatan Triumvirat yang dibentuk oleh Caesar semasa hidup.

Triumvirat terdiri dari keponakan Caesar bernama Gaius Octavius sebagai pewaris resmi, negarawan bernama Lepidus, dan jenderal terkenal yang nantinya terjerat oleh kecantikan Cleopatra, yaitu Mark Antony.

Saat Mark Antony memanggil Cleopatra ke Tarsus, dia dirayu oleh Cleopatra. Mereka kemudian memadu kasih.

Sayangnya Mark Antony harus kembali ke Roma untuk menikahi Octavia, adik dari Octavius, dengan tujuan memperbaiki hubungannya dengan Octavius. Namun cinta Mark Antony kepada Cleopatra terus membuncah.

hingga akhirnya Mark Antony memilih berpisah dengan Octavia. Apalagi ternyata Cleopatra melahirkan anak kembar laki-laki dan perempuan hasil cintanya dengan Mark Antony.

Mark Antony sebelumnya merayakan kemenangannya saat melawan Armenia dengan membawa Cleopatra serta Caesarion serta anak kembar mereka dengan melakukan parade. Mereka semua duduk di atas takhta emas.

Perilaku yang dianggap sebagai propaganda terhadap Romawi inilah yang menyulut kemarahan Octavius sehingga ia menyatakan perang terhadap Mark Antony dan Mesir. Pasukan Mark Antony menyerah setelah diserang oleh Octavius.

Di tengah kekalutan, ia mendapat rumor bahwa Cleopatra telah bunuh diri di mausoleum megah milik ratu kontroversial tersebut.

Mark Antony akhirnya ikut bunuh diri dengan menusuk tubuhnya menggunakan pedang. Naas, luka tusuk tersebut tak langsung merenggut nyawanya.

Mark Antony akhirnya dibawa ke mausoleum dan bertemu Cleopatra yang ternyata masih hidup. Dia meminta Cleopatra menyerah kepada Octavius sebelum menghembuskan napas terakhir.

Bukan Cleopatra namanya jika tunduk pada orang lain. Cleopatra berusaha merayu Octavius. Kali ini rayuannya gagal.

Karena usahanya tak menemukan titik terang, ia memilih untuk bunuh diri beserta dayang-dayangnya karena tak ingin dikenang mati di tangan musuh.

Lalu, apa yang terjadi dengan Mesir setelah ditinggalkan oleh sang ratu?

Caesarion dieksekusi oleh Octavius dan Mesir akhirnya menjadi wilayah kekuasaan Romawi. Octavius pun merampas harta kekayaan Mesir dan menguasainya hingga akhir hayatnya pada 14 M.

Setelah kematian Cleopatra, Mesir tak lagi berdiri sebagai satu kerajaan utuh sehingga ia pun menjadi ratu atau firaun terakhir Mesir. (Mar)

Baca juga:

Dituduh Lakukan 'Whitewashing' Cleopatra, Gal Gadot Membela Diri

#Cleopatra #Mesir #Sejarah
Bagikan
Ditulis Oleh

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.

Berita Terkait

Fun
4 Februari Memperingati Hari Apa? Ini Jawaban Lengkapnya
4 Februari memperingati Hari Kanker Sedunia, Hari Persaudaraan Manusia, HUT Facebook, hingga peristiwa sejarah dunia penting.
ImanK - Selasa, 03 Februari 2026
4 Februari Memperingati Hari Apa? Ini Jawaban Lengkapnya
Lifestyle
3 Februari Memperingati Hari Apa? Ada Nisfu Syaban dan Sejumlah Hari Penting
Tanggal 3 Februari memperingati berbagai momen penting di Indonesia dan dunia, mulai Nisfu Syaban hingga hari bersejarah internasional.
ImanK - Senin, 02 Februari 2026
3 Februari Memperingati Hari Apa? Ada Nisfu Syaban dan Sejumlah Hari Penting
Lifestyle
2 Februari Memperingati Hari Apa? Banyak yang Belum Tahu!
2 Februari memperingati Hari Lahan Basah Sedunia serta berbagai peristiwa penting Indonesia dan dunia. Simak daftar lengkap dan maknanya.
ImanK - Minggu, 01 Februari 2026
2 Februari Memperingati Hari Apa? Banyak yang Belum Tahu!
Lifestyle
30 Januari Memperingati Hari Apa? Simak Peristiwa Penting di Dalam dan Luar Negeri
30 Januari memperingati sejumlah momen penting seperti Hari Primata Indonesia, Hari Sekolah Tanpa Kekerasan hingga Hari Martir di India. Simak daftarnya
ImanK - Kamis, 29 Januari 2026
30 Januari Memperingati Hari Apa? Simak Peristiwa Penting di Dalam dan Luar Negeri
Fun
29 Januari Memperingati Hari Apa? Ini Peringatan Nasional dan Dunia
Tanggal 29 Januari memperingati sejumlah hari penting nasional dan internasional. Mulai wafatnya Jenderal Soedirman hingga perayaan budaya dunia.
ImanK - Rabu, 28 Januari 2026
29 Januari Memperingati Hari Apa? Ini Peringatan Nasional dan Dunia
Dunia
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Shaath menegaskan pentingnya pembukaan kembali jalur Rafah bagi warga Gaza, sekaligus menjadi momentum mewujudkan perdamaian di antara Israel dan Palestina.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Lifestyle
23 Januari Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Peringatan di Indonesia dan Dunia
23 Januari memperingati hari apa? Ketahui sejarah penting, perayaan di Indonesia dan dunia, serta hari unik dan tematik yang bisa dirayakan.
ImanK - Kamis, 22 Januari 2026
23 Januari Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Peringatan di Indonesia dan Dunia
Fun
20 Januari Memperingati Hari Apa? Banyak yang Belum Tahu!
Tanggal 20 Januari memperingati hari apa? Simak daftar peringatan nasional dan internasional, peristiwa sejarah, hingga tokoh dunia yang lahir.
ImanK - Senin, 19 Januari 2026
20 Januari Memperingati Hari Apa? Banyak yang Belum Tahu!
Lifestyle
19 Januari Memperingati Hari Apa? Tidak Libur, Tapi Penuh Sejarah Menarik!
19 Januari memperingati hari apa? Simak daftar peringatan dunia, fun holidays, hingga peristiwa dan tokoh penting yang terjadi pada 19 Januari.
ImanK - Minggu, 18 Januari 2026
19 Januari Memperingati Hari Apa? Tidak Libur, Tapi Penuh Sejarah Menarik!
Lifestyle
17 Januari Memperingati Hari Apa? Ternyata Penuh Makna, Ini Ulasannya
17 Januari memperingati hari apa? Simak daftar lengkap peringatan nasional dan internasional, mulai Hari Kesadaran Nasional hingga momen dunia bersejarah.
ImanK - Jumat, 16 Januari 2026
17 Januari Memperingati Hari Apa? Ternyata Penuh Makna, Ini Ulasannya
Bagikan