Selebritas

Dituduh Lakukan 'Whitewashing' Cleopatra, Gal Gadot Membela Diri

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 23 Desember 2020
Dituduh Lakukan 'Whitewashing' Cleopatra, Gal Gadot Membela Diri

Gal Gadot membela diri atas tuduhan whitewashing Cleopatra.(Foto: nbcnews.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GAL Gadot membela diri atas tuduhan whitewashing yang beredar setelah pengumuman casting Cleopatra jatuh pada dirinya. Para kritikus mengatakan seorang aktris Arab atau Afrika seharusnya yang berperan sebagai ratu Mesir kuno tersebut.

"Pertama-tama, jika ingin jujur pada fakta, Cleopatra ialah orang Makedonia," kata aktris Wonder Woman itu kepada Sam Asi dari BBC Arab, Rabu (23/12).
Bintang film Israel itu kemudian menambahkan, "Kami mencari aktris Makedonia yang cocok dengan Cleopatra. Dia tidak ada di sana, dan saya sangat menyukai Cleopatra."

BACA JUGA:

Chadwick Boseman Menang di Kategori Aktor Terbaik

Kontroversi muncul pada Oktober setelah Gadot mengumumkan bahwa ia akan membintangi dan ikut memproduseri film tersebut. Hanna Flint dari The Guardian menyebutnya sebagai 'langkah mundur untuk representasi Hollywood'. Sementara itu, sutradara Lexi Alexander mengatakan seorang aktris kulit hitam harus dipilih, mengingat rekonstruksi wajah Cleopatra.

"Tentu saja saya punya teman dari seluruh dunia, apakah mereka muslim atau Kristen atau Katolik atau ateis atau Buddha, atau Yahudi. Kita semua manusia. Bagi saya, saya ingin merayakan warisan dan kehormatan Cleopatra, ikon bersejarah luar biasa yang sangat saya kagumi," ujar Gadot.

Dia mengatakan orang lain bisa membuat film mereka sendiri. "Kamu tahu, siapa pun bisa membuat film ini dan siapa pun bisa melanjutkan dan melakukannya. Saya sangat bersemangat saya juga akan membuat film sendiri," ujarnya.

gal gadot
Kontroversi muncul setelah casting Cleopatra diumumkan. (Foto:thelibertarianrepublic.com)

Cleopatra yang lahir di ibu kota Mesir kuno, Alexandria, adalah penguasa terakhir dalam dinasti yang didirikan oleh Ptolemeus Jenderal Makedonia dari Alexander Agung yang keturunannya memerintah Mesir selama 300 tahun.

Mereka telah lama dianggap berkulit putih dengan tingkat perkawinan sedarah yang tinggi. Tetapi ada misteri atas identitas ibunya, yang mengarah ke spekulasi bahwa Cleopatra mungkin memiliki warisan campuran.

Pada 2008, Egyptologist Sally Ann Ashton dari Fitzwilliam Museum Cambridge membuat rekonstruksi wajahnya dari gambar pada artefak kuno. Itu menunjukkan Cleopatra dengan etnis campuran.

"Dia mungkin tidak hanya sepenuhnya orang Eropa," kata Dr Ashton kepada The Daily Mail. "Kita harus ingat bahwa keluarganya sebenarnya telah tinggal di Mesir selama 300 tahun pada saat dia berkuasa."

Gal Gadot
Gal Gadot mempersilakan yang keberatan untuk membuat film sendiri. (Foto: 123RF/buzzfuss)

Tahun berikutnya, sebuah dokumenter BBC tentang penemuan kemungkinan kerangka saudara perempuan Cleopatra, Arsinoe, menyatakan bahwa dia mungkin memiliki keturunan campuran.

Namun awal tahun ini, Profesor Arkeologi dan Studi Klasik di Universitas Boston Kathryn Bard mengatakan kepada Newsweek, "Cleopatra VII berkulit putih - keturunan Makedonia, seperti juga semua penguasa Ptolemeus, yang tinggal di Mesir."

Ratu yang terkenal ini telah dimainkan di layar lebar oleh sederet aktris kulit putih. Paling terkenal tentunya Elizabeth Taylor dalam film beranggaran besar tahun 1963.(Aru)

BACA JUGA:

Berani Nonton? Ini 3 FIlm Horor Terbaik 2020

#Film #Selebritas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
ShowBiz
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
Aplikasi Iblis menjadi debut Dimas Anggara sebagai sutradara. Film horor produksi NIH Pictures ini tayang 15 Oktober 2026 dan dibintangi Junior Roberts.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
ShowBiz
Mahershala Ali Sebut MCU Rugi tak Wujudkan Reboot "Blade"
Ali mengatakan ia sendiri tidak ahu alasan pasti di balik status reboot 'Blade' yang tak kunjung terwujud.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Mahershala Ali Sebut MCU Rugi tak Wujudkan Reboot
ShowBiz
'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 1,55 Triliun, Makin Dekati Rekor 'Avatar'
Avengers: Endgame Encore mencetak keuntungan Rp 1,55 triliun. Rekor milik Avatar pun makin terancam.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 1,55 Triliun, Makin Dekati Rekor 'Avatar'
ShowBiz
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
Kamila Andini menyoroti collective power perempuan lewat film Empat Musim Pertiwi yang tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
ShowBiz
Usopp Jadi Pendongeng, Ada yang Berbeda dari 'LEGO ONE PIECE Animated Special'
LEGO ONE PIECE Animated Special tayang global di Netflix 29 September 2026. Simak 5 fakta, termasuk Usopp sebagai narator dan kembalinya pemeran live-action.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Usopp Jadi Pendongeng, Ada yang Berbeda dari 'LEGO ONE PIECE Animated Special'
ShowBiz
Bukan Sekadar Animasi, Film 'Forgotten Island' Punya Kisah Persahabatan yang Tak Biasa
Film animasi DreamWorks Forgotten Island tayang 2 Oktober 2026. Simak 7 fakta tentang Jo, Raissa, Pulau Nakali, mitologi Filipina, dan para pengisi suara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bukan Sekadar Animasi, Film 'Forgotten Island' Punya Kisah Persahabatan yang Tak Biasa
ShowBiz
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
The Hunchback, Soul of Paris membawa kisah Quasimodo ke Paris 1830 di tengah wabah kolera, konflik politik, dan eksperimen medis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
ShowBiz
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Sutradara Filosofi Teras Affandi Abdul Rachman mengungkap relevansi Stoisisme dengan kehidupan anak muda, termasuk soal kendali dan overthinking.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
ShowBiz
Tom Holland Jadi Fred Astaire, Sabrina Carpenter Perankan Ginger Rogers di Film Biografi Legenda Hollywood
Tom Holland akan memerankan Fred Astaire dalam film biografi terbaru Sony Pictures. Sabrina Carpenter menjadi Ginger Rogers dan Margaret Qualley sebagai Adele Astaire.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Tom Holland Jadi Fred Astaire, Sabrina Carpenter Perankan Ginger Rogers di Film Biografi Legenda Hollywood
Bagikan