Siap dan Tanggap Hadapi Bencana, isi Emergency Bag dengan 6 Barang ini

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 14 Agustus 2024
Siap dan Tanggap Hadapi Bencana, isi Emergency Bag dengan 6 Barang ini

Emergency bag. (Foto: Pexels/ge yonk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - World Risk Report (WRR) tahun 2023 menyebutkan Indonesia berada di urutan kedua sebagai negara dengan risiko bencana alam tertinggi sedunia. Maka dari itu, amat penting untuk memiliki persiapan menghadapi bencana.

Mengingat Indonesia juga berpotensi menghadapi ancaman gempa megathrust, tak ada salahnya mulai mempersiapkan emergency bag. Melansir American Red Cross, berikut sejumlah barang yang dibutuhkan dalam emergency bag:

1. Air minum

Air merupakan kebutuhan vital, sehingga disarankan untuk menyimpan sedikitnya satu liter air kemasan dalam emergency bag. Kapasitas tersebut harus dicukupkan untuk satu orang dan selama tiga hari. Air sangat penting karena besar kemungkinan pasokan air bersih terputus setelah bencana.

Baca juga:

Pentingnya Edukasi Ilmu P3K Sejak Dini

2. Obat-obatan pribadi dan perlengkapan P3K

Dalam kondisi apapun, keberadaan P3K sangat perlu dipersiapan. Isi dalam P3K dapat membantu kamu mengatasi risiko luka atau cedera sampai pertolongan emergency didapatkan. Isi kotak P3K dengan obat-obatan umum seperti paracetamol, juga obat merah dan perban untuk mengatasi luka.

3. Pakaian hangat dan selimut

Dalam kondisi bencana, banyak kerusakan yang muncul di mana-mana. Biasanya setelah gempa, suhu bisa menjadi sangat dingin, terutama pada malam hari.

Guna membantu tubuh tetap hangat, biasakan isi emengency bag dengan pakaian hangat seperti jaket, kaos kaki, dan selimut. Jangan lupa menyiapkan baju anti air seperti jas hujan untuk melindungi diri dari cuaca buruk.

4. Senter dan baterai cadangan

Setelah bencana ada risiko putusnya sumber listrik. Untuk menjaga sumber listrik, biasakan untuk melengkapi emergency bag dengan senter yang dilengkapi dengan baterai cadangan guna menyuplai baterai juga untuk penerangan.

Baca juga:

Tsunami Bisa Datang Kapan Saja, Belajar dari Tsunami Aceh

5. Makanan tahan lama

Untuk menjaga suplai makanan ketika bencana terjadi siapkan makanan yang memiliki daya simpan lama. Ini membantu stok makanan dalam kondisi aman, tidak mudah basi dan rusak, sehingga layak untuk dikonsumsi.

6. Dokumen penting

Dokumen penting juga perlu dipersiapkan. Ini menjadi persiapan bilamana membutuhkan administrasi tertentu pasca bencana terjadi.

Jika semua isi emergency bag sudah disiapkan. Usahakan untuk menampatakn emergency bag di lokasi yang mudah dijangkau. Tempat paling proporsional adalah di dekat pintu keluar rumah.

Selain itu, periksa secara berkala untuk memastikan makanan dan obat-obatan masih layak digunakan dan mengganti barang yang sudah kedaluwarsa.

Baca juga:

Kulit Kentang Penyembuh Luka Alami

Jangan pernah mengusik isi dari emergency bag kecuali hanya untuk memastikan isinya masih bagus atau tidak. (tka)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan