Siang Ini, Pramono-Rano Akan Bertemu Ahok di Simpang Susun Semanggi

Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 19 September 2024
Siang Ini, Pramono-Rano Akan Bertemu Ahok di Simpang Susun Semanggi

Duet Pramono Anung (kanan) dan Rano Karno. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno, akan bertemu dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pada Kamis (19/9) siang. Pertemuan akan dilakukan di Simpang Susun Semanggi, infrastruktur ikonik di Jakarta, yang merupakan legacy Ahok.

Menemui para mantan Gubernur DKI Jakarta menjadi agenda khusus pasangan ‘Jakarta Menyala’ tersebut. Setelah resmi mendaftar sebagai cagub-cawagub Jakarta, Pramono-Rano langsung menemui para mantan Gubernur DKI Jakarta, di antaranya adalah Sutiyoso dan Fauzi Bowo.

Setelah bertemu Ahok, Pramono-Rano juga akan menemui Anies Baswedan.

“Kenapa Mas Anies yang (ditemui) terakhir? Karena Mas Anies memang (Gubernur) yang terakhir (menjabat),” ungkap Pramono, dalam podcast Akbar Faizal Uncensored, yang tayang di YouTube pada 17 September 2024.

Baca juga:

Temui Tokoh Agama di Matraman, Pramono Anung Didoakan Menang Pilkada Jakarta

Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengungkapkan keinginannya bertemu Joko Widodo setelah 20 Oktober 2024, atau setelah pria yang akrab disapa Jokowi itu menyelesaikan jabatannya sebagai Presiden RI. Pramono menegaskan, dirinya menemui Jokowi dalam kapasitas sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta.

Pramono mengungkapkan, dirinya ingin mendapat banyak masukan dari para mantan Gubernur DKI Jakarta agar bisa lebih memahami tantangan dalam memimpin Jakarta dan menyiapkan solusi yang dibutuhkan warganya. Mantan Sekjen PDI Perjuangan itu menegaskan berani mengambil keputusan yang berpihak pada kebaikan warga Jakarta.

“Saya tidak punya beban, saya berani memutuskan yang paling penting, persoalan-persoalan yang dulu-dulu tidak terselesaikan harus diselesaikan,” ungkap Pramono.

Pramono-Rano bertekad menjadikan Jakarta jauh lebih maju dari kota manapun di dunia. Namun, kemajuan itu harus berpihak pada warga sebagai pemilik Jakarta. Keberpihakan pada warga akan diterjemahkan dalam program yang menghadirkan sebanyak-banyaknya lapangan pekerjaan.

Baca juga:

Pramono-Doel Berencana Temui Jokowi Usai Lengser Dari Presiden

Saat lapangan pekerjaan tercipta lebih banyak, pengangguran akan terserap, warga Jakarta akan lebih sejahtera, lebih bersahabat, dan lebih bahagia. (Pon)

#Pramono Anung #Pramono Anung-Rano Karno #Basuki Tjahaja Purnama #Simpang Susun Semanggi #Pilkada 2024 #Pilkada Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Negara diperkirakan menanggung kerugian total mencapai Rp285,18 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Indonesia
Gubernur Pramono Gencar Gelar Modifikasi Cuaca Atasi Banjir, DPRD DKI: Buang-Buang Duit
Pemerintah DKI mestinya membuat kebijakan yang mampu mengatasi persoalan banjir ini. Salah satunya dengan menata tata ruang Jakarta yang dinilainya amburadul.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gubernur Pramono Gencar Gelar Modifikasi Cuaca Atasi Banjir, DPRD DKI: Buang-Buang Duit
Indonesia
Gubernur Pramono Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung pada 2027
Pengerukan dilakukan untuk meminimalkan pengendapan sedimentasi yang menurunkan kapasitas tampung air sungai.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gubernur Pramono Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung pada 2027
Indonesia
Alasan Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca di Daerah Penyangga: Cegah Banjir Kiriman ke Jakarta
Pemprov DKI Jakarta terus menggelar OMC hingga wilayah penyangga seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang guna menekan risiko banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Alasan Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca di Daerah Penyangga: Cegah Banjir Kiriman ke Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026
Pemprov DKI Jakarta membuka peluang melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026, menyusul prediksi BMKG soal cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Pemprov DKI Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026
Indonesia
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Disiplin warga menjadi faktor krusial agar sistem drainase dan sungai yang ada dapat berfungsi optimal.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Indonesia
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim banjir di Jakarta cepat surut berkat infrastruktur dan pengawasan langsung Pemprov.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Indonesia
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 200 ekskavator di lima wilayah untuk pengerukan kali dan sungai guna mengurangi dampak banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Siap Tanggung Biaya Modifikasi Cuaca untuk Daerah Sekitar Jakarta
Pemprov DKI Jakarta memperluas Operasi Modifikasi Cuaca ke daerah penyangga dan siap menanggung biaya untuk wilayah yang belum memiliki anggaran OMC.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pemprov DKI Siap Tanggung Biaya Modifikasi Cuaca untuk Daerah Sekitar Jakarta
Indonesia
WFH dan School From Home Dihentikan Jika Cuaca Kembali Cerah
Pemprov DKI juga tengah melakukan penanganan kondisi cuaca, PJJ akan diberlakukan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
WFH dan School From Home Dihentikan Jika Cuaca Kembali Cerah
Bagikan