Si Kecil Kaya Rasa, Es Buah Matoa dari Papua Bisa Segarkan Dahaga

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Januari 2025
Si Kecil Kaya Rasa, Es Buah Matoa dari Papua Bisa Segarkan Dahaga

Es Matoa jadi minuman tradisional asal Papua. (foto: youtube/mamaknya si kembar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tak hanya dikenal dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya, tetapi juga memiliki aneka ragam kuliner unik yang memikat.

Salah satunya adalah minuman tradisional khas Papua yang dikenal sebagai Es Matoa. Minuman ini berbahan dasar buah matoa, yang merupakan buah lokal khas Papua dengan rasa manis dan segar.

Dikutip dari berbagai sumber, Buah matoa (Pometia pinnata) merupakan buah asli yang tumbuh di wilayah Papua dan beberapa daerah di Indonesia bagian timur.

Baca juga:

Papeda, Sajian Sagu Lengket Makanan Pokok Orang Papua

Matoa memiliki cita rasa yang unik, yang digambarkan sebagai perpaduan antara rasa leci, rambutan, dan kelengkeng.

Tekstur buahnya kenyal dengan aroma yang harum, menjadikan buah ini sangat diminati oleh masyarakat lokal maupun pengunjung yang datang ke Papua.

Buah matoa tidak hanya enak dinikmati langsung, tetapi juga sering diolah menjadi berbagai sajian, salah satunya Es Matoa, minuman menyegarkan yang cocok untuk dinikmati di tengah cuaca tropis Papua yang hangat.

Baca juga:

Nikmatnya Kelezatan di Setiap Suapan Bubur Papeda Khas Papua

Selain menyegarkan, Es Matoa juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Buah matoa kaya akan vitamin C dan antioksidan, yang baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan kulit.

Kandungan air kelapa muda di dalam minuman ini juga membuatnya kaya akan elektrolit, yang bermanfaat untuk menghidrasi tubuh setelah aktivitas atau di tengah cuaca panas.

Es Matoa bukan hanya sekadar minuman segar, tetapi juga cerminan dari kearifan lokal Papua yang kaya akan alam dan tradisi. (far)

#Papua #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Indonesia
Temuan Ladang Ganja di Yahukimo, Diduga Jadi Sumber Dana Operasional OPM
Satgas menemukan sekitar 21.400 tanaman ganja yang disebut dalam kondisi siap panen.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Temuan Ladang Ganja di Yahukimo, Diduga Jadi Sumber Dana Operasional OPM
Indonesia
Tiga Pegawai Pertanian Tewas Ditembak di Papua, DPR Sebut Keamanan Harus Jadi Fokus
Keamanan bagi pekerja di sektor-sektor strategis perlu menjadi perhatian pemerintah.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tiga Pegawai Pertanian Tewas Ditembak di Papua, DPR Sebut Keamanan Harus Jadi Fokus
Indonesia
Jenazah Pegawai Dinas Pertanian Ditembak KKB Diterbangkan ke Kupang, Pelaku Penembakan Kelompok Nduga
Dari hasil penyelidikan sementara, diduga pelaku penembakan adalah KKB kelompok Nduga. Namun, siapa yang melakukan penembakan masih didalami.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Jenazah Pegawai Dinas Pertanian Ditembak KKB Diterbangkan ke Kupang, Pelaku Penembakan Kelompok Nduga
Dunia
3 Pegawai Pertanian Meninggal Akibat Serangan KKB, Warga Sipil Paling Rentan Alami Kekerasan
Ketiga korban merupakan warga sipil yang tengah menjalankan tugas untuk membawa bantuan ternak kepada masyarakat di pedalaman Papua
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
3 Pegawai Pertanian Meninggal Akibat Serangan KKB, Warga Sipil Paling Rentan Alami Kekerasan
Bagikan