Pilpres 2019

Seusai Bicara OK OCE, Sandiaga Belajar Bikin Emping di Cirebon

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 12 Oktober 2018
Seusai Bicara OK OCE, Sandiaga Belajar Bikin Emping di Cirebon

Sandiaga Uno di Cirebon (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Cawapres Sandiaga Uno berkunjung ke Cirebon. Kunjungan tersebut merupakan rangkaian kegiatan memperkenalkan program andalannya OK OCE.

Menariknya, selama di Cirebon, Sandiaga berkesempatan berdialog langsung dengan para pembuat emping yang juga kelompok usaha kecil menengah.

Kelompok UMKM pembuat emping berada di Desa Tuk, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Kedatangan Sandi di desa tersebut mendapat sambutan hangat dari warga. Ada yang berteriak histeris, ada pula yang berebut untuk bersalaman atau berswafoto bersama mantan Wagub DKI Jakarta tersebut.

Seorang ibu bahkan histeris setelah mendapatkan foto dan bersalaman dengan cawapres yang didukung Gerindra, PKS, PAN, Demokrat dan Berkarya tersebut.

Sandiaga Uno disambut warga Cirebon
Sandiaga Uno disambut antusias oleh warga Cirebon (MP/Mauritz)

"Ya Allah, ganteng banget,” ucapnya dengan logat Cirebonan yang kental.

Sesampainya di tempat pembuatan emping yang dikelola pasangan Endi dan Nancy, Sandi terkesima melihat tempat pembuatan emping yang menjadi oleh-oleh khas Cirebon. Dapurnya begitu sederhana. Cara membuat empingnya yaitu melinjo dibakar dengan pasir di atas tungku. Lalu biji melinjo yang sudah matang dibuka kulitnya dan ditumbuk.

“Saya mau coba bikin emping,” kata Sandi. Dia pun duduk dan mulai memukul biji melinjo dengam alat seperti palu seberat 2,5 kg. Berapa kali biji melinjo melejit karena kurang presisi.

Sandi mencoba membuat emping
Sandiaga mencoba membuat emping bersama kelompok UMKM di Cirebon (MP/Mauritz)

Sandiaga mengakui bahwa membuat emping ternyata butuh ketekunan dan keahlian khusus.

“Susah ternyata bikin emping,” Kata Sandi di Cirebon, Kamis (11/10). Pada kesempatan itu Sandi berhasil menumbuk melinjo hingga pipih. Satu emping berukuran sedang menghabiskan empat sampai lima melinjo.

“UMKM seperti ini yang bisa mensejahterakan masyarakat sekitarnya. Saya kagum dengan pasangan Pak Endi dan Bu Nancy yang menghidupi keluarga para pekerja pembuat melinjo ini. Meski kecil, tapi sudah menciptakan lapangan kerja,” tutur Sandiaga Uno.(*)

Sandiaga membeli emping produksi masyarakat
Sandiaga memperhatikan emping melinjo hasil produksi kelompok UMKM di Cirebon (MP/Mauritz)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Mauritz, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Gubernur NTB Optimistis Proses Rekonsktruksi Pascagempa Berjalan Cepat dan Baik

#Sandiaga Uno #Pilpres 2019 #Emping Menes #UMKM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kredit UMKM Diklaim Serap 12 Juta Tenaga Kerja, 1 Debitur Pekerjakan 3 Orang
Dampak penyaluran kredit program tidak hanya terlihat dari penyerapan tenaga kerja, tetapi juga dari peningkatan pendapatan masyarakat dan kesejahteraan keluarga pelaku usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Kredit UMKM Diklaim Serap 12 Juta Tenaga Kerja, 1 Debitur Pekerjakan 3 Orang
Berita Foto
Pelaku Usaha Ikuti Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club 2026
Head of Product, Portfolio and Partnership Bank Saqu, Martina Setiadinata memberikan pemaparan di Jakarta, Rabu (20/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Pelaku Usaha Ikuti Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club 2026
Indonesia
Mulai 28 Oktober 2026, Penjual Online Dapat Diskon Biaya Marketplace 50 Persen
Usaha mikro memiliki modal usaha paling banyak Rp 1 miliar atau hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 2 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Mulai 28 Oktober 2026, Penjual Online Dapat Diskon Biaya Marketplace 50 Persen
Indonesia
Bunga Kredit Nasabah PNM Mekaar Dari 18–25 Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen
Kementerian berfokus menyempurnakan aturan teknis dan menuntaskan perjanjian kerja sama penyaluran dengan PNM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Bunga Kredit Nasabah PNM Mekaar Dari  18–25 Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen
Indonesia
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Mendesak otoritas keuangan dan perbankan untuk memberikan penundaan pembayaran atau penyesuaian bunga pinjaman bagi UMKM terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Sebanyak 16,4 persen responden pelaku bisnis mengatakan, permasalahan pengembangan bisnis masih ada pada birokrasi,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Indonesia
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia hari ini di usia 73 tahun. Simak detail pemakaman dan pesan terakhir almarhum di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Bagikan