Setya Novanto Tertawa Dengar Pernyataan "This Is My War" SBY
SBY saat membuat laporan di Bareskrim Polri (MP/Gomes)
MerahPutih.com - Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto menanggapi santai pernyataan "This Is My War" Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat akan melaporkan kuasa hukumnya, Firman Wijaya ke Bareskrim Polri.
"He he he nanti kita lihat perkembangannya," kata Setnov sambil tertawa sebelum menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, (8/2).
Setnov enggan berkomentar lebih jauh soal laporan terhadap kuasa hukumnya tersebut. Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu hanya menegaskan tidak pernah mengikuti pembahasan anggaran proyek e-KTP 2011-2012 di DPR.
"Saya kan ga ikut-ikut," imbuh Setnov.
Sebelumnya, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melaporkan kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya ke Bareskrim Polri atas tuduhan pencemaran nama baik usai persidangan perkara korupsi proyek e-KTP.
"This is my war. Ini perang saya. Perang untuk lawan keadilan," kata SBY di kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/2).
Ketua Umum Partai Demokrat itu menjelaskan, akan melaporkan Firman ke Bareskrim bersama sang istri Ani Yudhoyono.
“Biar saya sendiri yang datang ke bareskrim dengan Bu Ani. Mendampingi saya waktu suka dan duka,” ucap SBY.
SBY menilai apa yang dikatakan Firman bahwa dirinya terlibat dalam kasus yang merugikan negara hingga 2,3 triliun itu amat kejam. Sehingga, ini adalah gejolak dirinya atas fitnah yang datang selama ini.
“SBY akan gunakan sendiri hak hukumnya. Sudah terlalu banyak fitnah,” kata dia. (Pon)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Bareskrim Polri Rilis Kasus Akses Ilegal dan Pencucian Uang Judi Online di Jakarta
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Modus Operandi Sistem Tempel dalam Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali, seperti Apa?
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Polisi Naikkan Temuan Kayu Gelondongan Saat Banjir Sumatera ke Penyidikan
Bareskrim Fokus Usut Sumber Kayu Ilegal Logging yang Terseret Banjir di Sungai Tamiang
Bareskrim Usut Tidak Pidana Dari Temuan Gelondongan Kayu Ditemukan Saat Bencana Banjir Sumatra
207 Ribu Ekstasi 'Tak Bertuan' Ditemukan di Tol Bakauheni, Polisi Duga Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Terlibat
Polisi Bongkar Penyelundupan Narkoba Lintas Provinsi, Nilainya Capai Rp 207 Miliar