Setnov Ungkap Puan Maharani Sudah Lama Dipersiapkan Jadi Ketua DPR

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 02 Oktober 2019
Setnov Ungkap Puan Maharani Sudah Lama Dipersiapkan Jadi Ketua DPR

Mantan Ketua DPR Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (2/10/2019). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Terpidana kasus korupsi proyek e-KTP Setya Novanto turut berkomentar soal terpilihnya politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani sebagai Ketua DPR masa bakti 2019-2024. Menurut pria yang karib disapa Setnov ini, Puan sudah lama dipersiapkan sebagai Ketua DPR.

Hal itu diungkapkan mantan Ketua DPR ini usai bersaksi untuk koleganya di Partai Golkar yang kini berstatus terdakwa Markus Nari dalam perkara dugaan korupsi proyek e-KTP.

Baca Juga:

Jadi Ketua DPR, Ini Pidato Pertama Puan Maharani

"Ini dari dulu, Ibu Puan sudah direncanakan bahwa sebelum saya itu memang Bu Puan sudah direncanakan," kata Setnov di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (2/10).

Pimpinan DPR RI periode 2019-2024. (Foto: ANTARA/Istimewa)
Pimpinan DPR RI periode 2019-2024. (Foto: ANTARA/Istimewa)

Setnov menjelaskan Puan sebenarnya sudah dipersiapkan sejak lama untuk menjadi Ketua DPR. Bahkan, proyeksi Puan untuk menjadi Ketua DPR sudah dipersiapkan sebelum ‎Setnov menduduki kursi nomor satu di DPR tersebut.

"Ini masalah tertunda dan ini saatnya, karena Bu Puan pernah bersama-sama menjadi ketua fraksi dan berhasil di dalam hal melakukan program dan kerja sama dengan DPR. Saat tepat Bu Puan memimpin di DPR," ujarnya.

Baca Juga:

Jabat Ketua DPR, Total Kekayaan Puan Tembus Sepertiga Triliun Rupiah

Di sisi lain, mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut memuji soal komposisi pimpinan DPR periode 2019-2024. Kata Setnov, komposisi pimpinan DPR untuk lima tahun mendatang sudah sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku.

"Pemilihan Saudara Puan itu sudah melalui aturan-aturan dan mekanisme yang jelas dan ini tepat karena pengalaman bu Puan dan tim Aziz Syamsuddin, Dasco yang mempunyai reputasi jelas," ujarnya.

Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan) memberi ucapan selamat pada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 Puan Maharani (kedua kiri) usai pelantikan di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pd)
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan) memberi ucapan selamat pada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 Puan Maharani (kedua kiri) usai pelantikan di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pd)

"Dan mudah-mudahan program parlemen modern yang dulu sudah diprogramkan itu bisa di jalankan dan kita harapkan DPR ke depan pimpinan ibu Puan berhasil secara baik," kata Setnov menambahkan.

Sekadar informasi, Puan Maharani terpilih menjadi Ketua DPR RI periode 2019-2024. Putri kandung Ketum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri tersebut terpilih sebagai Ketua DPR hasil musyawarah mufakat yang dilalui tanpa alot.

Selain Puan, ada empat politikus lainnya yang terpilih menjadi pimpinan DPR. Keempatnya yakni, Politikus Golkar, Aziz Syamsuddin; Politikus PKB, Muhaimin Iskandar; Politikus Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dan Politikus NasDem, Rachmat Gobel. (Pon)

Baca Juga:

KPK Telusuri Aliran Duit Korupsi e-KTP Lewat Setnov

#Puan Maharani #Ketua DPR RI #Setya Novanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Bagikan