Setibanya di Indonesia, WNI asal Wuhan Diobervasi Dua Minggu
Petugas medis memeriksa pasien 2019-nCoV di Rumah Sakit Universitas Wuhan Zhongnan, Provinsi Hubei, China, Selasa (28/1/2020). (ANTARA/HO-ChinaDaily/mii) (ANTARA/HO-ChinaDaily/mii)
MerahPutih.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Mordano memastikan Warga Negara Indonesia yang dipulangkan dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok dalam kondisi sehat, tidak terinfeksi Virus Corona.
"WNI yang berada di Provinsi Hubei yang akan dipulangkan itu yang adalah warga yang sehat," kata Doni di Kabupaten Natuna Kepulauan Riau, Sabtu (1/2).
Baca Juga
Menyentuh! Ini Pengorbanan Tim Medis yang Menangani Virus Corona
Seluruh WNI yang dipulangkan sudah melalui rangkaian proses pemeriksaan kesehatan. Apabila ada yang diindikasi demam, maka dipastikan tidak boleh keluar dari Wuhan
"Setibanya di Tanah Air, seluruh WNI itu akan diobservasi selama 2 pekan, baru bisa kembali ke keluarga masing-masing. Mereka bukan dikarantina, bukan diisolasi, hanya diberikan penampungan sementara untuk observasi selama 2 minggu," kata dia dilansir Antara
Baca Juga
Wabah Virus Corona, Pemerintah Selektif Terima Impor Makanan dan Minuman dari Tiongkok
Ia meminta masyarakat tidak khawatir karena Kementerian Kesehatan, TNI dan unsur lainnya telah melakukan persiapan dengan standar medis yang diatur sedemikian rupa.
"Menteri Kesehatan dan saya berada di depan, di mana tiba. Artinya kalau mereka sakit dan berisiko tertular, rasanya tidak mungkin Menteri Kesehatan dan Kepala BNPB berada di situ. Tentu ingin menyelamatkan diri," pungkasnya.
Baca Juga
Pemerintah menjamin, WNI yang pulang dari Tiongkok dalam kondisi sehat, dan prosedur pengamanan dilakukan secara teliti. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi