Kesehatan

Setiap Orang Tua Bisa Cegah Stunting

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 08 Oktober 2023
Setiap Orang Tua Bisa Cegah Stunting

Cegah stunting sedini mungkin. (Foto: Unsplash/Piron Guillaume)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ORANG tua berperan besar untuk mencegah stunting pada anak. Pola asuh nan tepat dari orang tua dapat menurunkan, bahkan mencegah risiko stunting. Setiap ibu bisa mulai mencegah stunting dengan memberikan menu MPASI yang tepat.

Dokter Ahli Gizi Masyarakat dr. Tan Shot Yen, dalam sebuah diskusi media bersama 1000 Days Fund mengatakan banyak menu MPASI yang terlalu rumit beredar di konten media sosial. Ia menyarankan agar para ibu tidak perlu terpengaruh dengan fenomena tersebut.

Baca Juga:

Penyakit Jantung Bawaan Berdampak ke Stunting

Menu MPASI berkualitas amat sederhana. Daging ayam yang dikonsumsi sehari-hari misalnya, sudah memiliki gizi tinggi untuk anak. Moms juga bisa menambahkan santan pada olahan makanan dan cukup mengolahnya dengan minyak kelapa untuk memenuhi kebutuhan kalori.

Menurut laman resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan stunting sebagai kondisi pendek atau sangat pendek berdasarkan panjang/tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi (SD). Stunting disebabkan oleh asupan kalori yang tidak adekuat.

"MPASI itu sebetulnya indah banget karena berasal dari makanan kita sehari-hari. Jadi gak perlu sampai beli keju, butter, olive oil itu gaperlu banget," ujar Tan Shot Yen di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Beri asupan MPASI yang tepat agar anak tidak mengalami stunting. (Foto: Unsplash/Tanaphong Toochinda)

Kurangnya asupan kalori juga bisa disebabkan karena anak menolak untuk makan. Namun, banyak orang tua salah kaprah terhadap masalah ini, dengan menganggap anak tidak mau makan karena tidak menyukai menu MPASI. Padahal, penyebab anak tidak mau makan beragam. Misalnya, anak sudah tidak menyukai dengan tekstur MPASI yang terlalu cair.

"Bisa jadi karena masalah tekstur (MPASI). Anaknya sudah tidak mau lagi makan bubur becek, anaknya mulai mau makanan padat. Itu adalah tahapan bagaimana anak naik tekstur," saran Tan Shot Yen kepada orang tua untuk memadatkan menu MPASI saat nafsu makan anak berkurang.

Baca Juga:

Selain itu, saat anak menolak MPASI, orang tua harus teliti memeriksa kondisi area kesehatan mulut anak. Gigi anak yang mengalami karies juga rentan membuat anak tidak mau makan.

Untuk mencegah karies, ia mengingatkan agar para ibu mulai rajin menyikat gigi anak sejak dini. Bahkan, anak sudah harus mulai menyikat gigi walau baru tumbuh satu gigi. Jika kebiasaan ini dilakukan, kelak saat berusia tujuh tahun, gigi susu anak akan bersih dan bebas dari karies.

Dokter Ahli Gizi Masyarakat dr. Tan Shot Yen mendapatkan penghargaan Humanitarian Awards. (Foto: 1000 Days Fund)

Penurunan angka stunting di Indonesia telah mencapai angka 21,6 persen pada tahun 2022 dari target nasional 14 persen pada tahun 2024. Terlepas dari stunting sebagai agenda nasional, isu ini membutuhkan kolaborasi dari berbagai macam pihak seperti pemerintah, swasta, komunitas, dan individu.

Untuk merespons hal tersebut, organisasi non-profit 1000 Days Fund yang berfokus pada pencegahan stunting memberikan penghargaan melalui Humanitarian Awards 2023 kepada 25 pihak lintas sektor yang telah memberikan kontribusi dan komitmennya dalam pemberantasan stunting di Indonesia. Penghargaan tersebut digelar di at America, Pacific Place, Jakarta.

“Kami percaya bahwa kunci kesuksesan datang dari dukungan penuh setiap lapisan masyarakat dan pemerintah dalam mengimplementasikan program peningkatan literasi kesehatan,” ujar COO 1000 Days Fund dr. Rindang Asmara, MPH.

Pada tahun kedua pelaksanaan Humanitarian Awards tersebut, beberapa pihak dari berbagai latar belakang diberikan penghargaan. Mereka ialah dr. Tan Shot Yen, Bidan Fifi Sumanti, dan Andien Aisyah yang semuanya terlah bekerja sama menyukseskan beberapa program 1000 Days Fund. (ikh)

Baca Juga:

Stunting Bukan Sekadar Akibat Anak Susah Makan

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan