Setelah Sahabatnya Meninggal, Pasangan Ini Putuskan Adopsi Empat Putrinya

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Kamis, 23 Juli 2015
Setelah Sahabatnya Meninggal, Pasangan Ini Putuskan Adopsi Empat Putrinya

Keluarga Rico Ruffino dan Laura (Dailymail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional – Pasangan suami istri Rico Ruffino dan Laura memiliki hati yang sangat mulia. Suami istri ini memutuskan untuk mengadopsi empat orang anak yatim piatu dari sahabatnya yang telah meninggal dunia.

Rico Ruffino dan Laura sebelumnya memang telah memiliki dua orang putri. Namun, mereka tidak ragu untuk mengadopsi ke empat putri sahabatnya yang kini telah meninggal dunia karena menderita penyakit kanker otak.

Elizabeth, wanita yang akhirnya meninggal dunia setelah 8 bulan di didiagnosis menderita kanker otak. Awalnya Elizabeth merasa khawatir jika dirinya meninggal ke empat putrinya akan di urus oleh siapa. Karena selama ini ia merupakan ibu tunggal bagi ke empat putrinya tersebut.

Rico Ruffino dan Laura pun mengatakan, siap menjalani kehidupan bersama ke empat putrid Elizabeth meskipun mungkin mereka akan mengahadapi masa-masa sulit karena harus mengurus enam orang anak sekaligus.

Beruntung, bukan hanya keluarga Ruffino saja yang berusaha sebaik mungkin untuk membesarkan keempat putri mendiang Elizabeth. Masyarakat setempat pun saling bahu membahu membesarkan keempat gadis tersebut.

Keluarga Ruffino membuat akun pengumpulan donasi di YouCaring. Dari akun tersebut, mereka mendapatkan lebih dari 14 ribu dolar dan juga berbagai barang yang bisa mencukupi kebutuhan keluarga tersebut dalam membesarkan putri mereka. Seperti yang dilansir Dailymail.

Baca Juga:

Setelah Lakukan Perjalanan 511 Hari, Pasangan Ini Akhirnya Tiba di India

Seorang Tunanetra Adopsi Lebih dari 40 Anak Penyandang Disabilitas

Kolombia Izinkan Suntik Mati Pertama untuk Pasien Kanker

#Kanker #Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
ShowBiz
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3) sore. Ia meninggal usai berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya sejak 2019.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Bagikan