Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sesame Street Mengajarkan Anak Tentang Rasialisme dengan Cara Berbeda

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2020
Sesame Street Mengajarkan Anak Tentang Rasialisme dengan Cara Berbeda

Karakter Sesam Street edukasi anak-anak tentang isu rasisme yang sedang berlangsung (Foto: Instagram/@sesamestreet)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMAHAMAN tentang rasialisme dan ketidakdilan memang perlu diajari sejak masih belia. Tujuannya agar anak-anak diberi pengetahuan bahwa sikap rasis dan membeda-bedakan orang berdasarkan suku, ras, agama, kebudayaan, serta warna kulit adalah tindakan yang tidak benar.

Baca juga:

Rihanna, Beyoncé, Lady Gaga, dan Harry Styles Buka Suara Soal Tragedi George Floyd

Dalam upaya memberikan pemahaman akan kasus yang sedang marak terjadi di AS saat ini, karakter dari serial Sesame Street membantu mengajarkan anak tentang isu rasialisme.

Bedanya, serial yang menghadirkan boneka tangan tersebut menyampaikannya dengan cara yang ramah sehingga mudah dipahami anak.

Sesame Street Mengajarkan Anak Tentang Rasialisme dengan Cara Berbeda
Bertujuan untuk mengajari isu rasialisme dengan cara yang lebih ramah anak (Foto: Instagram/@sesamestreet)

Acara yang disiarkan CNN pada 6 Juni 2020 ini diberi nama Coming Together: Standing Up to Racism. Dibawakan oleh Van Jones dan Erica Hill, mereka ditemani sama geng Sesame Street termasuk Elmo, Big Bird, Abby Cadabby, dan karakter favorit lainnya.

Tujuan dari program tersebut adalah untuk membantu menjelaskan kepada anak-anak tentang isu rasisme dan menjawab pertanyaan-pertanyaan penting dari mereka. Demikian dilansir dari laman Variety.

"Tidak semua streets sama seperti Sesame Street," kata Louie, ayahnya Elmo. "Di Sesame Street kita semua saling mencintai dan menghargai satu sama lain.

Namun di negara ini (AS), orang dengan warna kulit terutama komunitas warga kulit hitam diperlakukan dengan tidak adil karena penampilan, budaya, ras, dan diri mereka," lanjutnya.

Baca juga:

Tanggapi Tragedi George Floyd, Nike Rilis Video Anti Rasisme ‘Don’t Do It’

Karakter Abby Cadabby juga menjelaskan bahwa mengejek orang karena bagaimana mereka terlihat adalah sesuatu yang salah.

"Suatu waktu temanku Big Bird pernah diejek karena bulu kuningnya dan karena dia besar. Itu tidak baik dan tidak adil. Aku tidak ingin diperlakukan seperti itu jadi aku mengerti mengapa Big Bird merasa sedih," kata Abby yang identik dengan rambut ungunya itu.

It wasn’t kind, and it wasn’t fair... I wouldn't want to be treated like that. So I understand how Big Bird was upset.

.@abbycadabbysst when she saw @BigBird bullied because of his color and his size: “You are showing a lot of empathy,” says @VanJones68. #CNNSesameStreet pic.twitter.com/mkL5ltCg21 — CNN (@CNN) June 6, 2020

Setelahnya, CNN juga mengundang Keisha Lance Bottoms, walikota Atlanta untuk membantu menjawab video pertanyaan dari anak-anak dan keluarganya.

Ketika seorang anak bernama Salomon bertanya bagaimana cara menghentikan rasisme, walikota Bottoms katakan, "Cintai satu sama lain. Dan ketika kamu melihat seseorang melakukan atau mengatakan sesuatu yang tidak benar kamu harus bilang bahwa itu salah."

Walikota Bottoms juga mendorong anak-anak kulit hitam untuk terus berkata dengan bebas dan membagikan pengalaman mereka kepada orang lain.

Dengan acara-acara seperti Coming Together: Standing Up to Racism ini anak-anak jadi bisa jadi lebih mengerti mengenai rasisme namun tetap dengan cara yang ramah dan mudah dipahami. (sam)

Baca juga:

Sony dan Microsoft Bergabung untuk Dukung Gerakan Antirasialisme

#Rasisme #Hiburan #Serial TV
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
3 Serial Baru Netflix Agustus 2026: Horor Berdarah hingga Animasi Lucu Kucing Jalanan
Netflix hadirkan tiga serial baru Agustus 2026: Blood Sacrifice thriller kriminal, Revival horor misterius, dan Alley Cats animasi komedi Ricky Gervais.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
3 Serial Baru Netflix Agustus 2026: Horor Berdarah hingga Animasi Lucu Kucing Jalanan
ShowBiz
5 Alasan 'A Shop for Killers' Season 2 Wajib Masuk Watchlist, Aksinya Makin Brutal
A Shop for Killers Season 2 kembali di Disney+ dengan aksi lebih besar, musuh baru, misteri Jeong Jin-man, dan perkembangan Jeong Ji-an.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
5 Alasan 'A Shop for Killers' Season 2 Wajib Masuk Watchlist, Aksinya Makin Brutal
ShowBiz
Bukan Sekadar Cameo, Agnez Mo dan Anggun Jadi Musuh Utama 'Reacher' di Season 4
Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi bergabung dalam Reacher Season 4 sebagai Lila dan Amisha Hoth, duo antagonis utama sekaligus pasangan ibu dan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Bukan Sekadar Cameo, Agnez Mo dan Anggun Jadi Musuh Utama 'Reacher' di Season 4
Olahraga
Skuad Prancis Kena Serangan Rasis Lagi, Kali Ini dari Eks Perdana Menteri Spanyol
Serangan verbal terhadap anak asuh Didier Deschamps bermula sejak fase gugur babak 32 besar berakhir
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Skuad Prancis Kena Serangan Rasis Lagi, Kali Ini dari Eks Perdana Menteri Spanyol
ShowBiz
Lee Yul Eum Perankan Sosok Misterius Oh Ha Na, Bikin Heboh Fans Drakor Romantis Dream to You
Drama Korea Dream to You merilis foto karakter terbaru Lee Yul Eum sebagai Oh Ha Na. Drama romantis ini tayang perdana 13 Juli 2026 di Viki.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Lee Yul Eum Perankan Sosok Misterius Oh Ha Na, Bikin Heboh Fans Drakor Romantis Dream to You
Olahraga
Mbappe Sekak Balik Komen Rasis Senator Paraguay: Aib Nodai Sukses Timnas Negara Anda!
Kylian Mbappe mengecam komentar rasis senator Paraguay Celeste Amarilla usai laga 16 besar Piala Dunia 2026. FFF menyebut pernyataan itu memalukan dan berkomitmen menempuh jalur hukum.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Mbappe Sekak Balik Komen Rasis Senator Paraguay: Aib Nodai Sukses Timnas Negara Anda!
Fun
Enigma Variations, Serial Netflix Baru Mengupas Cinta, Identitas, dan Luka Masa Lalu
Netflix adaptasi novel laris Enigma Variations karya André Aciman menjadi serial terbatas.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Enigma Variations, Serial Netflix Baru Mengupas Cinta, Identitas, dan Luka Masa Lalu
Fun
Semesta Peaky Blinders Masuk Era 1950-an, Bocoran Kisahnya Bikin Tegang
Spin-off Peaky Blinders berlatar 1950-an akan tayang 2027 di BBC dan Netflix. Charlie Heaton tampil intens, Steven Knight tetap jadi kreator.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Semesta Peaky Blinders Masuk Era 1950-an, Bocoran Kisahnya Bikin Tegang
Fun
Daftar Lengkap Film dan Serial di Netflix Pekan Pertama Juni 2026, Semua Genre Ada!
Film horor favorit yang paling dinantikan musim ini adalah House on Haunted Hill.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Juni 2026
Daftar Lengkap Film dan Serial di Netflix Pekan Pertama Juni 2026, Semua Genre Ada!
Indonesia
Polri Diminta Jangan Lindungi Anak Perwira Polisi Pembuat Konten Lomba Rasis, Bisa Dijerat Pakai UU ITE dan KUHP
Tindakan menormalisasi rasisme demi konten dan popularitas sangat berbahaya karena berpotensi merusak harmoni sosial dan memicu konflik horizontal di tengah masyarakat
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Polri Diminta Jangan Lindungi Anak Perwira Polisi Pembuat Konten Lomba Rasis, Bisa Dijerat Pakai UU ITE dan KUHP
Bagikan