MerahPutih.com - Maxime Bouttier dan Raihaanun kembali hadir dalam satu layar melalui series romcom Tante Sonya yang tayang sebagai WeTV Original.
Dalam proyek ini, Maxime berperan sebagai Ben, sementara Raihaanun memerankan Sonya. Keduanya dikisahkan telah lama terpisah sebelum akhirnya kembali bertemu dan merajut kisah cinta.
Tante Sonya episode 1 dan 2 telah tayang mulai Jumat (4/9). Dua episode perdana tersebut memperkenalkan hubungan Ben dan Sonya yang kembali bersinggungan setelah menjalani kehidupan masing-masing selama bertahun-tahun.
Berawal dari Kompetisi Business Plan
Hubungan Ben dan Sonya bermula ketika Ben masih menjadi mahasiswa. Saat itu, ia mengikuti sebuah kompetisi business plan dan Sonya menjadi salah satu jurinya.
Di tengah berbagai tuduhan yang membayangi kehidupan Ben, Sonya melihat potensi besar dalam dirinya. Dukungan tersebut menjadi sesuatu yang berarti bagi Ben dan meninggalkan kesan mendalam, bahkan setelah keduanya memilih menjalani kehidupan masing-masing.
Delapan tahun kemudian, Sonya kembali ke Indonesia. Namun, kepulangannya bukan untuk menikmati hidup dengan tenang.
Ia harus mengambil alih Dermawan Group, perusahaan milik ayahnya yang sedang berada di ujung tanduk dan terancam bangkrut.
Di lingkungan perusahaan, Sonya dikenal sebagai sosok pekerja keras, perfeksionis, dan tegas. Sikapnya tersebut membuat para karyawan menjulukinya Tante Sonya.
Di balik sikapnya yang selalu terlihat mampu mengendalikan keadaan, kepulangan Sonya justru membuka kembali persoalan keluarga dan masa lalu yang selama ini berusaha ia tinggalkan.
Baca juga:
Ben Kembali, Sonya Pura-pura Lupa
Situasi semakin rumit ketika Ben bergabung dengan Dermawan Group.
Bagi Ben, kesempatan tersebut bukan sekadar peluang untuk membangun karier. Ia juga melihatnya sebagai kesempatan untuk kembali mendekati perempuan yang ternyata tidak pernah benar-benar ia lupakan.
Setelah delapan tahun mereka terpisah, Ben (Maxime Bouttier) menyadari bahwa waktu tidak cukup untuk menghapus perasaannya kepada Sonya (Raihaanun).
Namun, respons Sonya justru di luar dugaan. Ia memperlakukan Ben seolah-olah tidak pernah memiliki kedekatan dengannya delapan tahun lalu.
Ben akhirnya memilih tidak memaksakan keadaan. Ia mencoba membuktikan dirinya melalui pekerjaan.
Kemampuannya mulai terlihat ketika Dermawan Group menghadapi sejumlah pertemuan bisnis penting. Semakin sering bekerja bersama Sonya, hubungan keduanya perlahan berubah.
Hubungan yang awalnya terasa profesional mulai membawa mereka ke situasi yang lebih personal.
Baca juga:
Anya Taylor-Joy Kembali ke Netflix, Bintangi Serial 'How to Kill Your Family'
Masa Lalu Sonya Kembali Muncul
Episode kedua juga mulai mengungkap alasan Sonya begitu tertutup terhadap hubungan romantis.
Kehadiran Martin (Hamish Daud), seseorang dari masa lalunya, membuat Sonya kembali berhadapan dengan persoalan yang belum benar-benar selesai.
Masalah tersebut tidak hanya menyangkut kehidupan pribadi Sonya. Hubungannya dengan Martin ikut bersinggungan dengan kepentingan keluarga dan masa depan Dermawan Group.
Di tengah persoalan tersebut, persaingan di dalam perusahaan juga semakin terasa. Sonya dan Ben mendapat tanggung jawab untuk mendekati calon investor baru.
Perjalanan bisnis ke Bogor kemudian membawa keduanya keluar dari rutinitas kantor.
Tanpa suasana kerja yang biasanya menjaga jarak mereka, kedekatan Ben dan Sonya mulai terasa berbeda. Pertemuan kembali setelah delapan tahun pun perlahan membuka ruang bagi hubungan yang sebelumnya mereka coba tinggalkan. (Tka)