Serunya Mengasah Kekompakan Lewat Permainan Terompah Khas Kalimantan Selatan

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 18 Oktober 2024
Serunya Mengasah Kekompakan Lewat Permainan Terompah Khas Kalimantan Selatan

Serunya permainan trompah dari Kalimantan Selatan. Foto: Kemenparekraf

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Trompah atau bakiak merupakan salah satu permainan tradisional asal Kalimantan Selatan. Permainan ini dilakukan secara bersama-sama dengan menjunjung konsep gotong royong.

Trompah adalah permainan tradisional yang sarat akan makna. Disebutkan, bahwa bermain trompah tidak hanya mengajarkan skill fisik, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai sosial.

Melalui trompah pula, pemainnya diajak untuk melakukan olahraga sambil membangun persahabatan dan persaingan yang sehat. Kekompakan dan satu tujuan adalah inti dasar bermain trompah supaya semuanya berjalan lancar.

Selain itu, trompah juga menjadi sarana untuk melestarikan budaya lokal, sehingga generasi penerus tetap mengenal dan mencintai permainan tradisional ini.

Baca juga:

Nostagia Permainan Tradisional Marhapea dari Kebun Karet di Sumatra Utara

Di Indonesia sendiri, trompah ada di beberapa wilayah lain. Misalnya, permainan ini ada di wilayah Sumatera, seperti Riau, Jambi, Sumbar. Termasuk pula di Jawa yang lebih populer disebut bakiak.

Kendati demikian, setiap daerah memiliki kesamaan dalam memainkan trompah. Untuk persiapan bermain, trompah dimulai dari siapkan trompah yang terbuat dari potongan kayu atau bambu berbentuk pipih yang memiliki lingkaran di bagian, menyerupai sandal supaya memudahkan kaki penggunanya.

Kemudian, trompah diletakkan di tanah dengan posisi datar. Pemain juga bisa memasukan kakinya ke dalam lingkaran tersebut bersama-sama.

Baca juga:

Mengenal Sejarah dan Kebudayaan Suku Banjar dari Kalimantan Selatan

Selanjutnya, pemain perlu mengatur strategi. Jika kaki pemain sudah masuk ke dalam, maka bisa langsung bergerak. Namun, jaga kekompakan supaya tim tidak tumbang dan dapat berjalan dengan baik. Perhatikan ritme dan kecepatan.

Permainan ini bisa menggunakan model skor atau kecepatan. Biasanya jika modelnya kecepatan, pemain hanya diperintahkan berlari sampai di garis finis. Namun jika model skor, biasanya ada tantangan yang mesti disiapkan oleh tim. (Tka)

#Permainan Tradisional #Kalimantan Selatan #Tradisi #Budaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tradisi
Tradisi Sripuan Warnai Maulid Nabi di NTT, Ada Arak-arakan Gunungan hingga Roda
Tradisi Sripuan menjadi bagian dari perayaan Maulid Nabi di NTT. Warga menggelar arak-arakan gunungan, tradisi Roda, Ashrakkal, hingga doa bersama.
Ananda Dimas Prasetya - 13 menit lalu
Tradisi Sripuan Warnai Maulid Nabi di NTT, Ada Arak-arakan Gunungan hingga Roda
Berita Foto
Menhut Raja Antoni Tinjau Karhutla Kalsel: Api Sudah Tak Terlihat, Gambut Masih Berasap
Menteri Kehutanan, Raja Antoni saat meninjau lokasi karhutla di Penggalaman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (23/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 24 Agustus 2026
Menhut Raja Antoni Tinjau Karhutla Kalsel: Api Sudah Tak Terlihat, Gambut Masih Berasap
Indonesia
Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi
Cipto Raharjo meninggal dunia sekitar tahun 2007 dan rumahnya dibiarkan kosong. Anak keturunannya tidak ada yang menempati rumah itu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton
Batik Jakarta bersinar di IFW 2026. Panggung Ragamkultura Jakarta menghadirkan sembilan jenama wastra.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton
Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Tradisi
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Kisah Roro Jongrang jadi legenda turun-temurun terkait dengan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang berdiri di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Tradisi
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME melalui SK Menteri Kebudayaan No. 135/2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Bagikan