Pesona Indonesia

Seru, Begini Keceriaan Warga Kedonganan Jalani Ritual Mandi Lumpur

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 18 Maret 2018
Seru, Begini Keceriaan Warga Kedonganan Jalani Ritual Mandi Lumpur

Warga Desa Adat Kedonganan Jalani Ritual Mandi Lumpur (MP/MKF)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ratusan warga Desa Adat Kedonganan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung Bali, menggelar tradisi Mebuug-buugan (mandi lumpur). Bertempat di hutan Mangrove di Jalan Pura Dalem Kedonganan. Minggu (18/3).

Sebelum, memulai tradisi Mebuu-buugan, ratusan warga mulai dari bocah, pemuda dan pemudi hingga para orang tua berkumpul di Pura Bale Agung di Desa Kedonganan untuk melakukan persembanyangan agar saat menggelar tradisi tersebut diberi keselamatan.

Kemudian, dengan beiring-iringan ratusan warga tersebut menuju hutan mangrove. Para kaum pria dengan memakai sarung kain dan bertelanjang dada tampak antusias. Sambil berdendang dan bercanda mereka menapaki jalan belumpur dengan hati-hati.

Warga Desa Adat Kedonganan mandi lumpur
Warga Desa Adat Kedonganan sebelum ritual mandi lumpur (MP/MKF)

Sesampainya ditempat mengambil lumpur, kemudian secara bergantian mereka melumuri badannya, wajah hingga rambut. Para pemuda-pemudi tampak begembira ketika melihat wajah-wajah kawan atau sauadaranya tertutup lumpur.

Kemudian, setelah prosesi mandi lumpur selesai para ratusan warga tersebut menuju pantai Kedonganan di sebelah barat untuk membersihkan diri dari lumpur tersebut.

I Gede Suadana, selaku penjuru atau Koordinator tradisi Mebuug-buugan Desa Adat Kedonganan mengatakan, bahwa tradisi mandi lumpur ini, memang dilakukan setelah melewati Hari Raya Nyepi, Tahun Caka 1940 (17/3) kemarin.

Ia juga menceritakan, bangkitnya tradisi mandi lumpur tersebut sejak tahun 2013, setelah puluhan tahun tidak perna dilakukan. Kemudian, saat ini setiap tahun telah rutin dilakukan.

"Tradisi ini, bangkitnya tahun 2013, waktu itu diikuti sekitar 200 orang. Kemudian pada tahun 2017 sampai 1000 orang peserta warga Desa Adat Kedonganan," ucapnya. Minggu (18/3) sore.

Untuk makna tradisi mandi lumpur ini, Suadana menjelaskan bahwa intinya membersihkan diri, setelah menyambut tahun baru Caka 1940.

"Kita membersihkan diri dengan cara melumuri lumpur di pantai timur (Mangrove). Kemudian melakukan pembersihan diri di pantai barat (Kedonganan)," imbuhnya.

Warga saling melaburi badan dengan lumpur
Tampak sejumlah warga saling melaburi tubuh dengan lumpur (MP/MKF)

Selain itu, Suadana juga menjelaskan bahwa untuk lumpur yang dipakai melumuri seluruh badan. Bukan sembarangan lumpur, tapi lumpur yang berwarna merah. Karena, pada satu abad yang lalu lumpur berwarna merah tersebut menjadi alat untuk membersihkan diri sebelum ada sabun dan shampo.

"Jadi kenapa memakai lumpur itu, sekitar 100 tahun yang lalu. Itu lumpur suatu alat untuk membersihkan diri sebelum ada shampo. Jadi orang-orang tua kita dulu, mengunakakan lumpur ini untuk kramas dan menghilangkan ketombe," ujanya.

Hal itu, juga sudah dibuktikan secara ilmiah pada tahun 2017. Dengam menurunkan tim ahli yang mengecek keberadaan lumpur tersebut. Sehingga jika mengenai tubuh tidak akan gatal.

"Kita sudah menurunkan tim ahli dari Universitas Udayana untuk mengecek lumpur itu. Lumpur yang di pakai semuanya merah dan saat mengambilnya sampai kedalaman lengan tangan. Kalau bukan lumpur merah nanti gatal," tutupnya.(*)

Artikel ini ditulis berdasarkan laporan MKF, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Bali dan sekitarnya.

#Hari Raya Nyepi #Tradisi Unik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Tradisi
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Tradisi Toron diperkirakan telah ada bahkan sebelum era abad 19.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Indonesia
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Selain itu, Amati Lelungan memberi kesempatan bagi alam untuk memulihkan keseimbangan, dan Amati Lelanguan mendorong kejernihan batin dengan melepaskan hiburan duniawi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Lifestyle
20 Ucapan Selamat Nyepi dalam Bahasa Bali dan Arti Bahasa Indonesianya
Keheningan dalam Nyepi bukanlah sekadar situasi tanpa suara, melainkan sebuah metode untuk memulihkan jiwa yang lelah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
20 Ucapan Selamat Nyepi dalam Bahasa Bali dan Arti Bahasa Indonesianya
Indonesia
Lagi Nyepi dan Lebaran Tapi Mau Lapor Koruptor? Tenang, KPK Tetap Buka Jalur Online
Selain jalur digital rutin, lembaga antirasuah ini menyiagakan personel khusus guna mengantisipasi kebutuhan mendesak di lapangan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Lagi Nyepi dan Lebaran Tapi Mau Lapor Koruptor? Tenang, KPK Tetap Buka Jalur Online
Indonesia
Nyepi dan Malam Takbiran Bareng, Bali Petakan 3 Daerah Rawan Gesekan
Dalam Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Sosial, Gubernur Koster menyebut daerah rawan gesekan seperti Denpasar, Buleleng, dan Jembrana telah dipetakan.
Wisnu Cipto - Selasa, 17 Maret 2026
Nyepi dan Malam Takbiran Bareng, Bali Petakan 3 Daerah Rawan Gesekan
Indonesia
Menteri Agama Atur Penggunaan Sound System, Pastikan Perayaan Malam Takbiran di Bali tak Ganggu Hari Raya Nyepi
Nasaruddin menyebut sudah bersepakat dengan pemda dan tokoh-tokoh Bali agar perayaan malam takbiran tidak bertentangan dengan perayaan Nyepi.
Dwi Astarini - Rabu, 04 Maret 2026
Menteri Agama Atur Penggunaan Sound System, Pastikan Perayaan Malam Takbiran di Bali tak Ganggu Hari Raya Nyepi
Indonesia
Digelar di Prambanan, Tawur Agung Kesanga Nasional 2026 Tampilkan Identitas Jateng dan Yogya
Agenda utamanya akan digelar di pelataran Wisnu Mandala, Kompleks Candi Prambanan, Rabu (18/3) mendatang, atau sehari sebelum Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, yang jatuh pada Kamis (19/3).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 26 Februari 2026
Digelar di Prambanan, Tawur Agung Kesanga Nasional 2026 Tampilkan Identitas Jateng dan Yogya
Lifestyle
Korea Selatan kembali Gelar Adu Banteng, Aktivis Hewan Langsung Bereaksi Lempar Kecaman
Aksi ini digelar setelah pemerintah daerah di Korea menggelar kembali turnamen adu banteng meskipun ada kekhawatiran terkait dengan wabah penyakit kaki dan mulut baru-baru ini.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Mei 2025
Korea Selatan kembali Gelar Adu Banteng, Aktivis Hewan Langsung Bereaksi Lempar Kecaman
Tradisi
Lebaran Sapi, Tradisi Unik Warga Lereng Merapi Boyolali Rayakan Hewan Ternak
Sesuai namanya, Bakdan Sapi merupakan perayaan khusus untuk hewan ternak milik warga, terutama sapi.
Dwi Astarini - Selasa, 08 April 2025
Lebaran Sapi, Tradisi Unik Warga Lereng Merapi Boyolali Rayakan Hewan Ternak
Bagikan