Sering Belanja Online Termasuk Gangguan Kesehatan Mental

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 17 Oktober 2022
Sering Belanja Online Termasuk Gangguan Kesehatan Mental

Ketahui mana kebutuhan, mana keinginan. (Foto: Unsplash/Charles Deluvio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HAYO, siapa yang isi keranjang e-commerce-nya sudah penuh karena menjelang gajian? Belanja daring memang seru dan mengasyikkan, tapi jangan sampai kamu mengalami kecanduan belanja, ya. Kecanduan ini sering dikaitkan dengan kecemasan, depresi, dan berbagai emosi negatif.

Terlalu sering belanja juga tidak karena bisa menimbulkan masalah, termasuk hubungan rumah tangga atau kondisi finansial. Mengutip laman Alodokter, kecanduan belanja juga disebut sebagai compulsive buying disorder (CBD) atau gangguan belanja kompulsif karena tidak tahan untuk membeli barang.

Kemungkinan seseorang yang mengalami kecanduan belanja, tidak menyadari hal tersebut terjadi pada dirinya. Ada pun tanda-tanda yang termasuk dalam kecanduan belanja, seperti hanya bertujuan untuk meredakan stres, terobsesi membeli barang tiap minggu, selalu menghabiskan banyak waktu untuk melihat-lihat barang, dan merasa gembira berlebihan setelah membeli sesuatu.

Baca juga:

Catat, Ini Kelebihan dan Kekurangan Situs-situs Belanja Online

Sering Belanja Ternyata bisa Tergolong Gangguan Kesehatan Mental
Belanja memang jadi kegiatan menyenangkan. (Foto: Unsplash/Jacek Dylag)


Selain itu, seseorang juga terkadang menghabiskan dana melampaui batas nominal kartu kredit untuk membeli barang yang sebenarnya hanya ‘lapar mata’ saja. Alhasil mereka pun jadi merasa bersalah dan mengalami kesulitan di masa mendatang akibat boros belanja.

Tanda lainnya yang dominan dimiliki orang kecanduan belanja adalah lebih suka berbelanja sendiri daripada bersama teman maupun keluarga, agar tidak merasa malu saat membeli barang.

Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Penanganan kecanduan belanja dapat dilakukan sesuai dengan tingkat keparahan dan sumber masalahnya. Kerabat, pasangan, atau teman dekat perlu membantu mengambil alih kendali atas pengeluaran dana kamu. Hal ini terpaksa dilakukan karena jika tidak, kamu akan kalap dan menghabiskan uang.

Baca juga:

Ini Tips dan Cara Mengakali Mahalnya Ongkos Kirim Belanja Online

Sering Belanja Ternyata bisa Tergolong Gangguan Kesehatan Mental
Cobalah untuk konsultasi ke psikiater. (Foto: Unsplash/Priscilla Du Preez)

Yang kedua, jalani konseling dan terapi psikologis agar dapat belajar mengontrol dorongan dan mengenali pemicu kecanduan belanja. Para pecandu juga dapat belajar tentang mengatur keuangan dan belajar mengadopsi gaya belanja yang sehat.

Cobalah mulai memperhatikan mana kebutuhan dan mana keinginan. Jangan biarkan kebiasaan belanja yang seharusnya menyenangkan, malah jadi berisiko. Jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala-gejala kecanduan belanja, jangan sungkan untuk berkonsultasi ke psikolog atau psikiater demi mendapatkan penanganan yang tepat. (and)

Baca juga:

10 Alasan Kenapa Online Shop Lebih Baik Dibanding Belanja di Toko

#Kesehatan #Kesehatan Mental #Belanja #Belanja Online
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan