Seratus Warga Cempaka Putih Divaksin COVID-19 Tahap Dua di Kampung Tangguh Jaya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 09 Mei 2021
Seratus Warga Cempaka Putih Divaksin COVID-19 Tahap Dua di Kampung Tangguh Jaya

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Gatot Mangkurat (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - 100 warga Cempaka Putih divaksin COVID-19 di Kampung Tangguh Jaya. Program ini merupakan vaksinasi kedua yang sebelumnya sudah mereka terima. Dalam kunjunganya ke Kampung Tangguh Jaya Cempaka Putih Barat, Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Gatot Mangkurat mengatakan, vaksinasi massal ini dalam rangka menekan penyebaran virus COVID-19.

"Ini berjalan tertib dan lancar. Warga pun antusias sekali," kata Gatot ditemui di Kampung Tangguh Jaya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Minggu (9/5).

Baca Juga

Belasan Ribu Warga Jakarta Curi Start Mudik Gunakan Kereta Api

Gatot melanjutkan, vaksinasi tahap dua berlangsung sampai 100 persen warga yang menerima di 32 titik. "Ini kegiatan kelanjutan ya. Kami juga lakukan pembagian bahan pokok untuk warga," jelas Gatot.

Ia berharap, warga di Jakarta semuanya dapat divaksin secara maksimal. Sehingga terpicu antibodi yang baik demi meningkatkan kekebalan melawan virus Corona. "Paling tidak ini bisa mengurangi dampaknya. Warga jangan khawatir dan takut untuk divaksin," tutup Gatot Mangkurat.

Tak hanya vaksinasi, Polsek Cempaka Putih juga melakukan kegiatan membersihkan masjid jelang Hari Raya Lebaran. Kali ini Masjid Uswatun Hasanah di kawasan Jalan Kebangsaan, Cempaka Putih Barat.

Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih Iptu Yuan Irsyadi menuturkan, membersihkan masjid bersama ini untuk menciptakan suasana nyaman bagi umat yang bakal melakukan ibadah disana.

Sekedar informasi, hingga kini, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang. Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 2.099.049 orang (70,0%) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 1.395.186 orang (46,5%).

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Gatot Mangkurat (Ist)

Rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 128.893 orang (114,8%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 113.107 orang (100,7%), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 581.932 orang (63,8%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 482.803 orang (53,0%), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang. Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 1.388.224 orang (70,2%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 799.276 orang (40,4%), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 12.817 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 9.612 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 732 positif dan 8.880 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 4.779 orang dites, dengan hasil 82 positif dan 4.697 negatif.

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 357.099. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 64.406. "Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 126 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 7.539 (orang yang masih dirawat/ isolasi)," ungkapnya.

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 414.838 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Baca Juga

Ratusan Pemudik Langsung Diputar Balik saat Keluar Ibu Kota Melalui Tol

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 400.403 dengan tingkat kesembuhan 96,5%, dan total 6.896 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,2%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,9%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%. (Knu)

#Brimob
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Dijaga Puluhan Personel Brimob
Puluhan personel Brigade Mobil (Brimob) dengan senjata lengkap saat berjaga di Gedung Dirkrimsus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 09 Juli 2026
Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Dijaga Puluhan Personel Brimob
Indonesia
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Tawuran antarwarga di Klender, Jakarta Timur, Senin pagi, dibubarkan aparat Brimob dengan gas air mata. Polisi menyita busur, ketapel, dan petasan dari lokasi bentrokan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Indonesia
Kapolda Metro Peringatkan Anggota Brimob, jangan Arogan dan Sakiti Hati Rakyat
Kehormatan sebagai anggota Polri harus tecermin dalam sikap disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Kapolda Metro Peringatkan Anggota Brimob, jangan Arogan dan Sakiti Hati Rakyat
Indonesia
Demo Polda DIY Imbas Kasus Brimob Maluku, Mabes Polri: Kami Paham Kemarahan Rakyat
Polri menghormati penyampaian pendapat di muka umum sebagai bagian dari mekanisme kontrol terhadap institusi publik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
Demo Polda DIY Imbas Kasus Brimob Maluku, Mabes Polri: Kami Paham Kemarahan Rakyat
Indonesia
Pengamat Minta Brimob Dipensiunkan dari Urusan Sipil, Urus Konflik Berdarah Saja
Peristiwa tragis ini memicu gelombang protes keras, menuntut evaluasi total atas keberadaan pasukan elit di tengah hiruk-pikuk masyarakat sipil
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Februari 2026
Pengamat Minta Brimob Dipensiunkan dari Urusan Sipil, Urus Konflik Berdarah Saja
Indonesia
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Bripda MS terancam 15 tahun penjara setelah menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku. Ia juga bisa dikenakan denda Rp 3 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Indonesia
Kapolri Pecat Bripda MS Usai Siswa MTs Tewas di Tual, DPR: Tak Boleh Ada Impunitas
Kapolri Listyo Sigit pecat Bripda MS usai kasus siswa MTs tewas di Tual. Komisi III DPR minta proses pidana tetap berjalan tanpa impunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
Kapolri Pecat Bripda MS Usai Siswa MTs Tewas di Tual, DPR: Tak Boleh Ada Impunitas
Indonesia
Sahroni Minta Atasan Oknum Penganiaya Remaja di Maluku Ikut Diproses, Tanggung Jawab karena Lalai Jaga Anak Buah
Selain menjaga muruah institusi, pemecatan tersebut mempermudah lembaga penegak hukum memproses hukuman pidana Bripda MA.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Sahroni Minta Atasan Oknum Penganiaya Remaja di Maluku Ikut Diproses, Tanggung Jawab karena Lalai Jaga Anak Buah
Indonesia
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Di sisi lain, proses pidana tetap bergulir secara independen sesuai ketentuan hukum berlaku guna memenuhi rasa keadilan publik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Indonesia
DPR Dukung Pemecatan Oknum Brimob yang Aniaya Remaja hingga Tewas, Disebut Beban Institusi
Meminta Bripda MS juga diproses secara pidana karena tindakannya yang menewaskan remaja tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
DPR Dukung Pemecatan Oknum Brimob yang Aniaya Remaja hingga Tewas, Disebut Beban Institusi
Bagikan