Serangan Siber Ajakan Golput Gempur Kampung Halaman Jokowi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 28 Maret 2019
Serangan Siber Ajakan Golput Gempur Kampung Halaman Jokowi

Ilustrasi Golput (Net/Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Siber Polresta Surakarta mendeteksi adanya peningkatan penyebaran berita hoaks menjelang pelaksanaan Pemilu 2019. Berita hoaks terbanyak terkait yang muncul di kota asal Capres Petahana Joko Widodo (Jokowi) dalam bentuk ajakan tidak memilih atau golput pada tanggal 17 April.

"Kita perlu tegaskan pada masyarakat untuk berhati-hati agar tidak termakan berita hoaks. Terutama pada H-20 Pemilu 2019 ini penyebaran berita hoaks semakin massif," kata Ketua Tim Cyber Polresta Surakarta AKBP Andy Rifai, Kamis (28/3).

AKBP Andy Rifai
Ketua Tim Cyber Polresta Surakarta AKBP Andy Rifai memberikan keterangan terkait massifnya berita hoaks mendekati pemilu, Kamis (28/3). (MP/Ismail)

Tim Cyber Polresta memiliki 38 personel setiap hari berpatroli memantau media sosial (medsos). Hasil pemantauan mendeteksi penyebaran berita hoaks yang sangat masif menjelang pemilu.

"Biasanya sebelum mendekati pemilu tim cyber hanya menemukan lima berita hoaks per hari. Sekarang kita temukan sepuluh berita hoaks per hari," kata Andy.

Berita hoaks paling banyak berkaitan dengan politik seperti ajakan golput pada Pemilu 2019. Selain itu, berkaitan berita fitnah, intimidasi, dan SARA.

"Kita bekerjasama dengan Bareskrim Polri untuk mendeteksi penyebar hoaks yang lakasinya di luar Solo. Kalau yang kasus Solo kita bisa menanganinya dengan menjerat pelaku dengan UU ITE. Sejauh ini belum ada pelaku yang ditangkap," kata dia.

fake hoaks
Berita palsu alias hoaks. (Ilustrasi Pixabay)

Tim Cyber Polresta, juga bekerjasama dengan sejumlah komunitas untuk meredam penyebaran hoaks. Ia menduga massifnya penyebaran hoaks menjelang pemilu dilakukan secara sengaja untuk tujuan tertentu.

"Penyebaran berita hoaks di medsos dilakukan dengan akun yang punya follower banyak. Bahkan, berita hoaks sebelum pemilu biasanya disebar pada malam hari. Sekarang berita hoaks disebar dari pagi, siang dan malam," tutup perwira polisi berpangkat melati dua itu. (Ism)

#Penyebar Hoaks #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada para pelaku yang diduga menjalankan aktivitas di lapangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Dunia
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Klaim Timor Leste ingin kembali ke Indonesia adalah hoaks. Faktanya, video hanya membahas impor barang dari Indonesia tanpa pernyataan resmi bergabung ke NKRI.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Indonesia
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten-konten yang dikonsumsi sebelum dibagikan di akunnya masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Bagikan