Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Fashion

Sepatu Seni dengan Material Sustainable

P Suryo RP Suryo R - Senin, 15 Agustus 2022
Sepatu Seni dengan Material Sustainable

Karya Tomomatsu Gima berkolaborasi dengan Gucci. (tokion jp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TOMOMATSU Gima mengubah kardus bekas menjadi karya seni. Gima berkolaborasi dengan merk kenamaan Gucci ciptakan sepatu kets baru Gucci.

Seniman yang berbasis di Okinawa, Tomomatsu Gima, menggunakan kotak kardus bekas sebagai bahan untuk membuat karya seni dengan konsep ulang sepatu kets, piringan hitam, dan simbol budaya lainnya. Praktik artistiknya telah menarik perhatian baik di Jepang maupun di luar Jepang.

Baca Juga:

Heinekicks, Sneakers Limited Edition dengan Sol Berisi Bir

sepatu
Tomomatsu Gima seniman yang berbasis di Okinawa Jepang. (tokion jp)

Sneakers yang baru dirilis oleh Gucci, brand yang secara aktif berkontribusi pada pengembangan keberlanjutan di industri fesyen. Sepatu yang terbuat dari bahan berkelanjutan Demetra ini merupakan bagian dari koleksi Gucci Basket.

Melalui kerjasama kolaboratif ini bertujuan untuk lebih dekat persimpangan dunia Tomomatsu Gima, seniman yang bekerja dengan tema “distribusi” dan “konsumsi”, dan Gucci, brand yang percaya pada manfaat keberlanjutan.

Sepatu ini memiliki selera sepatu basket dari tahun 1980-an dan 1990-an, bahwa Alessandro Michele pastilah penggemar berat sneakers. Mungkin karena itulah desainnya disukai oleh para sneakerhead.

"Saya juga suka membuat sneakers dari zaman itu, karena tidak terlalu sulit dan tidak terlalu sederhana. Saya juga suka bahwa sustainable material banyak digunakan pada bagian sepatu. Sangat menyenangkan untuk membuat ulang sneakers karena detail itu," ungkap Gima dilansir dari laman Tokion jp.

Gima juga menempelkan potongan karton yang berbeda pada setiap bagian untuk membuat ketebalan yang berbeda dan membuat semuanya menjadi tiga dimensi. "Butuh waktu untuk memotong karton untuk setiap bagian, tetapi saya menyelesaikannya dengan baik, hasilnya luar biasa," kata Gima.

Gima mengakui saat seseorang dengan produk yang sama, setiap orang memiliki keterikatan emosional yang sama sekali berbeda. Jadi meskipun saya hanya memamerkan karya yang dibuat dari ingatan pribadi saya, setiap orang melihatnya dan berbicara tentang ingatan mereka sendiri juga.

"Saya harap karya saya akan menginspirasi beberapa orang tentang pemanfaatan barang-barang yang
masih dapat dipakai kembali. Saya merasa cara saya berekspresi menjadi relevan dan kebetulan sesuai dengan perkembangan zaman," katanya.

Baca Juga:

4 Inovasi Teknologi Yang Bikin Industri Fesyen Ramah Lingkungan

sepatu
Koleksi Gucci Basket. (Gucci)

Pada Gucci, Gima melakukan yang berbeda dengan meletakkan potongan karton berwarna serupa di area sepatu yang memiliki warna yang sama. Ia menerapkan huruf atau potongan kecil warna kontras untuk menambahkan aksen.

Gima juga berani menggunakan warna serupa untuk menyatukan nada dari masing-masing bagian untuk menciptakan tampilan yang tenang tapi cantik. Pada bagian tumit diarsir sedemikian rupa sehingga kamu dapat melihat karton sebagai bahan.

"Saya pikir penting tidak hanya bagi dunia mode tetapi bagi seluruh planet untuk memiliki merek terkemuka seperti Gucci yang mengomunikasikan bahwa menggunakan sustainable material dalam pembuatan produknya. Saya berharap merek ini akan terus memimpin tren ini dengan gerakan kampanye seperti itu. Dampaknya pasti akan menjangkau masyarakat umum juga," tegas Gima.

Sneakers Gucci Basket terbuat dari bahan baru yang inovatif dan berkelanjutan untuk mengurangi beban lingkungan. Sepatu karton Gima pada ketiga model tersebut, dengan corak warna dan kain yang berbeda, menggunakan bahan asli Demetra, terutama terdiri dari bahan-bahan terbarukan dan berbasis bio yang tidak berasal dari hewan.

Gucci sudah tidak menggunakan karbon di seluruh rantai pasokannya sejak 2018. Mereka bertekad terus melakukan upaya untuk menciptakan perubahan positif di lingkungan alam dengan melindungi dan memulihkan
hutan dan bakau, dan berinvestasi dalam pertanian regeneratif.

Pada bulan Juli tahun ini, perusahaan Gucci mengumumkan bahwa mereka telah menjadi mitra strategis Yayasan Ellen MacArthur untuk mempercepat upayanya dalam ekonomi sirkular. Bravo! (DGS)

Baca Juga:

Sepatu Tepat Mungkinkan Berolahraga di Zona Nyaman

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fashion
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Sejak awal didirikan, LAKON hadir dengan cita-cita melestarikan budaya supaya perajin Indonesia naik kelas.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Bagikan