Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Senyuman dapat Membuatmu Lebih Bahagia

P Suryo RP Suryo R - Senin, 31 Oktober 2022
Senyuman dapat Membuatmu Lebih Bahagia

Penelitian ini memberi tahu tentang bagaimana pengalaman emosional ini bekerja. (Unsplash/Nick Fewings)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT kita bahagia, kita tersenyum. Sudut-sudut mulut kita bergerak ke atas, pipi kita terangkat, dan kulit di sekitar mata kita berkerut. Namun, apakah bisa berlaku sebaliknya? Bisakah menggerakan otot seperti ketika tersenyum mencerahkan suasana hati kita?

Dalam sebuah makalah baru-baru ini yang diterbitkan di Nature Human Behavior, kolaborasi peneliti internasional yang dipimpin oleh ilmuwan riset Stanford Nicholas Coles menemukan bukti kuat bahwa pose tersenyum dapat membuat kita lebih bahagia.

Baca Juga:

Cara Melatih Senyum Agar Tidak Terlihat Kaku dan Kikuk

senyum
Separuh peserta melakukan tugas sambil melihat gambar ceria anak anjing. (Pexels/Jhonny Salas Brochero)

Efeknya tidak cukup kuat untuk mengatasi sesuatu seperti depresi, kata Coles, tetapi ini memberikan wawasan yang berguna tentang apa itu emosi dan dari mana asalnya.

“Kami sering mengalami emosi sehingga kami lupa untuk mengagumi betapa luar biasanya kemampuan ini. Penelitian ini memberi tahu kita sesuatu yang sangat penting tentang bagaimana pengalaman emosional ini bekerja," ujar Coles di News Stanford (20/10).

Ketika Coles melakukan meta-analisis dari studi sebelumnya tentang subjek pada tahun 2019, yang mencakup berbagai metode yang berbeda, hasilnya tampaknya menunjukkan setidaknya ada beberapa bukti yang mendukung umpan balik wajah. Jadi dia memutuskan untuk mencoba menyelesaikan masalah ini dengan cara yang akan meyakinkan orang yang skeptis dan orang percaya.

Dia mengorganisir Many Smiles Collaboration, kelompok yang mencakup orang-orang di kedua sisi masalah tersebut, dan bersama-sama mereka merancang metodologi yang membuat semua orang puas.

Para peneliti membuat rencana yang mencakup tiga teknik terkenal yang dimaksudkan untuk mendorong peserta mengaktifkan otot senyum mereka. Sepertiga peserta diarahkan untuk menggunakan metode pen-in-mouth, sepertiga diminta untuk meniru ekspresi wajah yang terlihat pada foto aktor yang tersenyum, dan sepertiga terakhir diberi instruksi untuk menggerakkan sudut bibir ke arah telinga dan angkat pipi mereka hanya dengan menggunakan otot-otot di wajah.

Baca Juga:

Menjadi Bahagia lewat Ilmu Kebahagiaan?

senyum
Emosi manusia entah bagaimana terkait dengan gerakan otot atau sensasi fisik lain. (Pexels/Tuan Kiet Jr.)

Di setiap kelompok, separuh peserta melakukan tugas sambil melihat gambar ceria anak anjing, anak kucing, bunga, dan kembang api, dan separuh lainnya hanya melihat layar kosong. Mereka juga melihat jenis gambar yang sama saat diarahkan untuk menggunakan ekspresi wajah yang netral.

Untuk menyamarkan tujuan percobaan, para peneliti mencampurkan beberapa tugas fisik kecil lainnya dan meminta peserta untuk memecahkan masalah matematika sederhana. Setelah setiap tugas, peserta menilai seberapa bahagia yang mereka rasakan.

Many Smiles Collaboration mengumpulkan data dari 3.878 peserta dari 19 negara. Setelah menganalisis data mereka, para peneliti menemukan peningkatan kebahagiaan yang nyata dari peserta yang meniru foto-foto tersenyum atau menarik otot mulut ke telinga. Namun, seperti kelompok 2016, mereka tidak menemukan perubahan suasana hati yang kuat pada peserta yang menggunakan teknik pen-in-mouth.

“Efeknya tidak dapat diandalkan dengan kondisi pen-in-mouth. Kami tidak yakin mengapa. Masuk ke penelitian, kami berasumsi bahwa ketiga teknik menciptakan konfigurasi otot yang benar untuk ekspresi kebahagiaan, tetapi kami menemukan beberapa bukti bahwa kondisi pena di mulut mungkin tidak benar-benar menciptakan ekspresi yang sangat mirip dengan senyuman,” Coles menjelaskan.

Misalnya, tindakan memegang pena mungkin memerlukan sejumlah kertakan gigi yang biasanya tidak ada dalam senyuman tulus, yang bisa menjadi faktor perancu. Meskipun demikian, bukti dari dua teknik lainnya jelas dan memberikan argumen yang meyakinkan bahwa emosi manusia entah bagaimana terkait dengan gerakan otot atau sensasi fisik lain. (aru)

Baca Juga:

Menjadi Bahagia dengan 8 Kebiasaan Positif

#Lipsus Oktober Bahagia #Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Lifestyle
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Ramalan shio besok 19 Juni 2026: prediksi asmara, karier, keuangan, hingga 5 shio paling beruntung dengan peluang rezeki dan keberuntungan besar.
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Lifestyle
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Ramalan shio besok 16 Juni 2026 lengkap. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan 12 shio serta 5 shio paling beruntung hari ini.
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Lifestyle
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Ramalan shio besok Minggu, 14 Juni 2026 lengkap untuk 12 shio. Simak peruntungan asmara, karier, keuangan, kesehatan serta 5 shio paling beruntung yang diprediksi banjir hoki
ImanK - Sabtu, 13 Juni 2026
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Bagikan