Kesehatan

Sempatkan Olahraga Setelah Berbuka Puasa

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 11 April 2022
Sempatkan Olahraga Setelah Berbuka Puasa

Jangan jadikan puasa alasan untuk tidak berolahraga. (Foto: Unsplash/Gabin Vallet)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BULAN puasa jangan dijadikan alasan untuk tidak berolahraga. Justru di momen-momen seperti ini, puasa ditambah olahraga bisa membuat berat badan kamu turun lebih ideal dan lebih cepat. Jenis olahraga yang dilakukan pun tidak perlu yang rumit-rumit banget.

Selama Ramadan, beberapa orang memilih untuk tidak berolahraga lantaran khawatir badan lemas dan dehidrasi. Padahal, olahraga ringan tetap bisa dilakukan setelah berbuka dan membuat tubuh jadi lebih segar. Tidak perlu jauh-jauh ke gym, cukup lakukan alat seadanya di rumah.

Ahli gizi dr. Esti Nurwanti, S.Gz, RD, MPH, Ph.D mengatakan bahwa selama Ramadan, kita tetap perlu menjaga stamina dan daya tahan tubuh, baik secara fisik maupun psikologis. Secara fisik selain memperhatikan asupan gizi yang cukup, berolahraga pun perlu dilakukan secara teratur setiap hari.

Baca juga:

Jangan Mager. Ini Manfaat Olahraga Selama Berpuasa

Yuk Sempatkan Olahraga Setelah Berbuka Puasa
Push up bermanfaat untuk menjaga postur tubuh. (Foto: Unsplash/Fortune Vieyra)

"Puasa bukan jadi halangan untuk melakukan aktivitas fisik. Kamu bisa melakukan olahraga dengan intensitas ringan sampai sedang setelah berbuka puasa agar fit, saat tubuh sudah terpenuhi asupan energinya," kata Esti, mengutip laman ANTARA, Sabtu (9/4).

Olahraga pertama yang bisa kamu lakukan adalah jalan santai, entah di sekitar komplek, lapangan, atau treadmill. Jalan kaki santai memiliki banyak manfaat bagi tubuh, antara lain menjaga kesehatan jantung dan paru-paru, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, memperkuat tulang, dan mengurangi lemak tubuh. Bahkan 30 menit jalan kaki santai, kira-kira dapat membakar sekitar 250-an kalori.

Baca juga:

Tips Tetap Bisa Olahraga di Bulan Puasa

Yuk Sempatkan Olahraga Setelah Berbuka Puasa
Lakukan olahraga ringan di rumah atau tempat gym. (Foto: Unsplash/bruce mars)


Kamu juga bisa jogging sekitar 10-15 menit. Jogging memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti meningkatkan kekuatan tulang, memperkuat otot, menjaga kesehatan jantung, dan menjaga berat badan.

Buat kamu yang punya rumah tingkat, gerakan sederhana seperti naik turun tangga juga bisa dilakukan untuk membakar kalori. Naik turun tangga mampu meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan dalam berolahraga, hingga meningkatkan kekuatan tubuh.

Selain itu juga bisa melakukan sit up dan push up yang bermanfaat untuk menjaga postur tubuh, membangun otot peurt, mengurangi risiko nyeri pinggul, hingga meningkatkan kelenturan tubuh.

Olahraga itu sama pentingnya dengan makan dan minum. Jika kamu seseorang yang rutin olahraga, lalu berhenti ketika bulan puasa, maka dampaknya akan buruk bagi kesehatan tubuh. Salah satunya yaitu penurunan fungsi jantung serta gangguan pada aliran darah. (and)

Baca juga:

Tips Tetap Bisa Berolahraga di Bulan Puasa

#Kesehatan #Puasa #Ramadan #Tips Ramadan #Tips Puasa #Tips Kesehatan #Olahraga
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
Menekankan pentingnya pengaturan pola distribusi makanan agar keamanan pangan dan kandungan gizi tetap terjamin.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
Indonesia
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Bonus bagi mitra nantinya diberikan secara proporsional sesuai kinerja dalam bentuk uang tunai dengan perhitungan sebesar 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Beredar informasi yang menyebut elemen mahasiswa menolak kebijakan program MBG saat bulan Ramadan, Cek Faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Bagikan