Pemilu 2019

Sempat Tersandung Kasus Korupsi, M Taufik Siap Nyaleg Lagi

Eddy FloEddy Flo - Senin, 09 Juli 2018
Sempat Tersandung Kasus Korupsi, M Taufik Siap Nyaleg Lagi

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menegaskan dirinya akan maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD DKI Jakarta. Bahkan ia bakal menargetkan posisi Ketua DPRD DKI.

"(Maju caleg) DPRD Saya mau jadi ketua DPRD," ujar Taufik usai Rapat Paripurna di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (9/7).

Mantan terpidana kasus korupsi pengadaan barang dan alat peraga Pemilu 2004 ini mengaku dirinya akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai Caleg pada tanggal 17 Juli mendatang.

"Nanti (nyalegnya pada) tanggal 17 (juli)," kata Taufik.

Politikus Partai Gerindra M Taufik
Politikus Partai Gerindra M Taufi (Foto: Twitter @taufikgerindra)

Menurut M Taufik, Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang larangan eks koruptor mencalonan diri menjadi Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten atau kota pada Pemilu 2019 sudah tak berlaku lagi di KPU.

"Udah boleh lagi kan (eks koruptor nyaleg). (Udah) Enggak (ada masalah lagi). Dari dulu juga begitu, yang lalu kan gitu juga," tuturnya.

Politikus Partai Gerindra ini yakin dirinya bakal terpilih menjadi Ketua DPRD DKI pada periode 2019-2024. Lebih lanjut, menurut dia warga Jakarta juga sudah suka dengan Partai Gerindra mengingat kesuksesan Anies-Sandi pada Pilgub 2017 lalu.

"Iya yakin haikul yakin. Kalau enggak yakin enggak menang gubernur kemarin," ujar M Taufik.

"Karena rakyat yang suka sama partai gerindra," sambungnya.

Meski demikian, Taufik mengaku, dirinya tak memiliki persiapan khusus untuk maju dalam kontestasi demokrasi 2019 mendatang.

"Engga ada (persiapan)," tutupnya.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Dicoret PA 212 dari Daftar Capres, TGB Angkat Bicara

#Partai Gerindra #Politikus Partai Gerindra M Taufik #Pemilu 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Budisatrio berterima kasih kepada seluruh kader maupun tim ahli anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang sudah setia mengawal kinerja para legislator di DPR.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Indonesia
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
DPRD Gerindra meminta operasional RDF Rorotan dihentikan sementara. Sebab, RDF Rorotan dinilai masih menimbulkan bau.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
Indonesia
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Partai Gerindra membantah Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Bagikan