Sempat Dimutasi, Marullah Matali Kembali Jabat Sekda DKI 

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 08 November 2024
Sempat Dimutasi, Marullah Matali Kembali Jabat Sekda DKI 

Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali dan Asisten Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko. (Asp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Marullah Matali kembali lagi mengisi jabatan sebagai Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta menggantikan Joko Agus Setyono.

Pelantikan Marullah sebagai Sekda DKI telah berlangsung pada Jumat (8/11) sore oleh Penjabat (Pj) Teguh Setyabudi di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.

Pada era kepimpinan Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur, Marullah Matali dimutasi dari Sekda DKI menjadi Deputi Gubernur DKI Bidang Budaya dan Pariwisata. Adapun Joko Agus Setyono saat ini turut dilantik sebagai Deputi Bidang Indagtrans (Industri, Perdagangan dan Tranportasi).

Baca juga:

Sekda DKI Jabat Plh Gubernur Cuma Sehari, Jokowi Lantik Pj Teguh Besok

"Saya menyampaikan selamat bertugas, kepada Bapak Marullah Matali sebagai Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta dan Bapak Tokoh Agus Joko sebagai Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Industri, Perdagangan dan Transportasi," kata Pj Teguh di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (8/11).

Teguh menyampaikan bahwa mutasi dalam suatu jabatan merupakan hal yang lumrah di dalam lingkungan pemerintahan.

"Kita maklumi bersama bahwasanya mutasi dalam jabatan adalah biasa dalam institusi pemerintah. Baik untuk kepentingan institusi lembaga itu sendiri maupun juga untuk kepentingan yang bersangkutan.Dan tentu saja ini dilakukan dengan penuh kecermatan," tutur Teguh.

Sebagai Pejabat Gubernur, dirinya telah melaksanakan segala mekanisme aturan yang berlaku dalam kaitannya dengan mutasi jabatan ini.

Pj Teguh berharap, dengan dilantiknya sebagai Sekda DKI, Marullah dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

"Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi dan integritas untuk mendukung fungsi Pemerintah Provinsi, khususnya Kota Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional yang bertransformasi menjadi kota global," ungkap Teguh.

Kendati demikian, Teguh meminta kepada jajarannya untuk terus meningkatkan kapasitasnya, menjaga profesional, transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

Baca juga:

Pj DKI 1 Lantik Marullah Matali Jadi Deputi Gubernur DKI Jakarta

Selain itu, dia juga meminta jajarannya untuk bertanggung jawab, berhati-hati dan berlatih asas manfaat dalam bertugas.

"Demikian juga terkait dengan alokasi dana, pastinya juga harus berdampak nyata kepada masyarakat Jakarta, khususnya dalam rangka peningkatan ruang publik dan kesejahteraan masyarakat," kata Teguh.

"Mari kita jadikan momen ini sebagai upaya bersama untuk membangun dan membenahi Jakarta sebagai kota yang berkelanjutan, inklusif, dan tentu saja kita berharap bisa bersaing," tuturnya. (Asp).

#Pemprov DKI
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Daftar Infrastruktur Baru di DKI Jakarta yang Bakal Diresmikan Sambut HUT ke-499
Ketua Panitia HUT ke-499 Kota Jakarta, Suharini Eliawati, menegaskan perayaan tahun ini menandai langkah konkret transisi kota menjelang usia lima abad
Angga Yudha Pratama - Minggu, 21 Juni 2026
Daftar Infrastruktur Baru di DKI Jakarta yang Bakal Diresmikan Sambut HUT ke-499
Indonesia
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Pramono membawa suara kawasan ESEAO ke panggung internasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Indonesia
Labkesda DKI Temukan Kandungan Logam Berat Timbal pada Ikan Sapu-Sapu Ciliwung
Selain protein, hasil uji laboratorium menunjukkan ikan sapu-sapu mengandung karbohidrat sebesar 9 persen
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Labkesda DKI Temukan Kandungan Logam Berat Timbal pada Ikan Sapu-Sapu Ciliwung
Indonesia
Gubernur Pramono Anung Ubah Jadwal CFD Jakarta, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Area bebas kendaraan di sisi timur mencakup Simpang Jalan Gembira hingga Simpang Jalan Raya Casablanca, sementara sisi barat meliputi Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio hingga Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Gubernur Pramono Anung Ubah Jadwal CFD Jakarta, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Indonesia
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Bakal Jadi Kado HUT ke-499 Kota Jakarta
Meski memuji kecepatan kerja di lapangan, ia menekankan agar aspek teknis tetap menjadi perhatian utama pengembang
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Bakal Jadi Kado HUT ke-499 Kota Jakarta
Indonesia
Jakarta Darurat Perlintasan Sebidang, Pramono Anung Tunggu Titah KAI Demi Keselamatan Bersama
Pemerintah DKI Jakarta membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya jika KAI memerlukan bantuan teknis maupun personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Jakarta Darurat Perlintasan Sebidang, Pramono Anung Tunggu Titah KAI Demi Keselamatan Bersama
Indonesia
Jakarta Darurat Air Keras, DPRD DKI Desak Perda Ketat Awasi Penjualan Bahan Kimia Berbahaya
Koordinasi dengan Kementerian Perindustrian juga menjadi poin krusial untuk memantau rantai pasok bahan kimia impor sejak dari pelabuhan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Jakarta Darurat Air Keras, DPRD DKI Desak Perda Ketat Awasi Penjualan Bahan Kimia Berbahaya
Indonesia
Pasar Santa Direvitalisasi, Pemprov DKI Siapkan Wajah Baru Lebih Modern dan Nyaman
Pemprov DKI dan Perumda Pasar Jaya segera merevitalisasi Pasar Santa. Nantinya, tempat itu akan memiliki wajah baru yang lebih modern dan nyaman.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pasar Santa Direvitalisasi, Pemprov DKI Siapkan Wajah Baru Lebih Modern dan Nyaman
Indonesia
Jakarta Gelap 60 Menit saat Hari Bumi, Berhasil Hemat Listrik dan Turunkan Emisi
Pemprov DKI Jakarta sudah melaksanakan aksi hemat energi dan pengurangan emisi karbon, dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Jakarta Gelap 60 Menit saat Hari Bumi, Berhasil Hemat Listrik dan Turunkan Emisi
Indonesia
El Nino 2026 DIperkirakan Hantam Jakarta Lebih Ganas dan Lama, Pemerintah Mulai Oprek Teknologi Modifikasi Cuaca
Dampaknya ada tiga isu utama, yakni kekeringan, potensi kebakaran termasuk di kawasan perkotaan Jakarta, serta meningkatnya polusi udara
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
El Nino 2026 DIperkirakan Hantam Jakarta Lebih Ganas dan Lama, Pemerintah Mulai Oprek Teknologi Modifikasi Cuaca
Bagikan