Semangati Kader Menangkan Ganjar-Mahfud, Hasto Pimpin Safari Politik ke Banten

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 10 Desember 2023
Semangati Kader Menangkan Ganjar-Mahfud, Hasto Pimpin Safari Politik ke Banten

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Setelah diawali oleh Siti Atikoh Supriyanti, istri capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, DPP PDI Perjuangan (PDIP) melanjutkan safari politik dalam rangka Pilpres 2024.

Dipimpin Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersama kader Abdullah Azwar Anas, pada Minggu (10/12), memulai safari politik ke beberapa daerah di Provinsi Banten.

Hasto mengatakan, safari politik sengaja dilakukan pada Minggu ini bergantian dengan agenda kunjungan istri capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti ke Jawa Barat beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga:

Mahfud Luruskan Pernyataan soal OTT KPK

"Saya didampingi Pak Abdullah Azwar Anas, kader dari PDI Perjuangan dan Kiai Zainal yang selama kampanye 2019 juga ikut safari politik," kata Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud itu.

Hasto mengatakan, safari politik yang dilakukan PDIP pada Minggu ini agar para kader parpol berlambang banteng moncong putih itu makin semangat memenangkan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar dan Mahfud MD di Banten.

"Ini ditujukan untuk menggelorakan semangat juang dari seluruh simpatisan dan kader PDI Perjuangan dimulai dari Lebak, Pandeglang, Serang," ujarnya.

Hasto menyebut seluruh kader partai pengusung sampai sukarelawan pendukung Ganjar-Mahfud sudah solid bergerak memenangkan kandidat dari PDIP, PPP, Hanura, dan Perindo itu.

Misalnya Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno sampai Wakil Ketua TPN Andika Perkasa dan Gatot Eddy Pramono terus bergerak dalam memenangkan Ganjar-Mahfud.

"Kemudian Pak Arsjad juga terus melakukan langkah konsolidasi terhadap pelaku dan pengusaha nasional serta UMKM untuk satu napas memenangkan Ganjar-Mahfud," ujar Hasto.

Baca Juga:

Mahfud MD: Kami Peluru Tak Terkendali untuk Memberantas Korupsi

Dia merasa percaya diri Ganjar-Mahfud bisa menang di Banten, terlebih PDI Perjuangan pernah mendapatkan suara tinggi di wilayah beribu kota Serang itu sampai menempatkan kader terbaik sebagai pimpinan DPRD setempat.

"Ya, karena kami lihat Banten daerah yang sangat penting. 2014 kami menjadi ketua DPRD di Provinsi Banten, sehingga ada peluang cukup besar dan sekarang di sana ketua tim pemenangan dipimpin Rano Karno, sosok yang sangat populer dan ada di hati rakyat, sehingga kami jemput bola untuk kemenangan Pak Ganjar dan Pak Mahfud," ungkap Hasto.

Adapun safari politik PDIP di Banten akan diisi dengan kegiatan konsolidasi internal seperti yang dilaksanakan di Lebak, Pandeglang, dan Serang.

Kemudian, safari politik PDIP pada Senin (11/12) akan dilakukan di Kota Serang dengan kegiatan Senam Sicita yang bakal dihadiri Siti Atikoh.

Setelah senam, safari politik dilakukan PDIP dengan konsolidasi pemenangan Ganjar-Mahfud di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. (Pon)

Baca Juga:

Mahfud MD Janjikan Perlindungan Hukum yang Kuat bagi TKI di Malaysia

#Hasto Kristiyanto #PDIP #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Demokrasi menghadapi tantangan serius ketika kekuasaan politik dan ekonomi semakin terkonsentrasi, kepercayaan publik terhadap institusi melemah, ketimpangan membesar, serta populisme mendapatkan ruang untuk berkembang.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Bagikan