Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Selamat Tinggal SNMPTN, Selamat Datang Seleksi Nasional Berbasis Prestasi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 26 September 2022
Selamat Tinggal SNMPTN, Selamat Datang Seleksi Nasional Berbasis Prestasi

Kampus UI. (Foto: UI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tes seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri, sudah tidak lagi dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Hal itu sesuai ketentuan baru yang ditetapkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim.

Proses seleksi penerimaan mahasiswa baru PTN ini, nantinya berada di bawah Balai Pengelola Pengujian Pendidikan (BPPP). Aturan ini, sudah berlaku per 5 September 2022.

Baca Juga:

Nadiem Ubah Seleksi Masuk PTN, 50 Persen Diambil dari Nilai Rapor

Dalam proses ini, Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) ditetapkan sebagai sistem baru penerimaan mahasiswa baru menggantikan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Dalam SNBP 2023 nanti, pemeringkatan dilakukan berdasarkan 2 (dua) komponen yaitu:

  1. Komponen pertama, yang dihitung berdasarkan rata-rata nilai rapor seluruh mata pelajaran paling sedikit 50 persen dari bobot penilaian.
  2. Komponen kedua, yang dihitung berdasarkan nilai rapor paling banyak 2 (dua) mata pelajaran pendukung Program Studi yang dituju, portofolio, dan/atau prestasi paling banyak 50 persen dari bobot penilaian.

Sebelumnya, dalam SNMPTN, pemeringkatan siswa dilakukan oleh sekolah dengan memperhitungkan nilai mata pelajaran berdasarkan jurusan, yakni:

  1. Jurusan IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi.
  2. Jurusan IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi.
  3. Jurusan Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing.
  4. SMK: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian.

Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2022, SNBP meniktikberatkan prestasi akademik maupun non akademik dari calon mahasiswa baru.

"Dulu hanya mata pelajaran tertentu yang dipertimbangkan atau angka dalam mapel tersebut dalam seleksi. Ini menimbulkan beberapa masalah," ujar Menteri Nadiem.

Baca Juga:

Kabar Gembira! Lulusan Kursus Dapat Lanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi

#SNBP #SNMPTN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Kelewatan, Hasil Seleksi Mandiri PTN, Diumumkan Selasa (30/6) Jam 16.00 WIB
Seluruh peserta untuk mengakses informasi hasil seleksi hanya melalui kanal resmi SMMPTN-Barat, melalui tautan: https://smmptnbarat.id/#pengumuman.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Jangan Kelewatan, Hasil Seleksi Mandiri PTN, Diumumkan Selasa (30/6) Jam 16.00 WIB
Indonesia
60 Ribu Orang Mudur SNBP Karena UKT, Pemerintah Sarankan Ambil Universitas Terbuka
UT sistemnya dirancang sangat luwes sehingga tidak ada istilah mahasiswa mengundurkan diri akibat tidak mampu membayar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
60 Ribu Orang Mudur SNBP Karena UKT, Pemerintah Sarankan Ambil Universitas Terbuka
Indonesia
Peserta Lolos SNBP 2026 Tak Bisa Ikut UTBK Lagi, Simak Aturan Lengkapnya
Pengumuman SNBP 2026 resmi dirilis. Peserta yang lolos wajib memahami syarat daftar ulang, verifikasi dokumen, hingga aturan larangan ikut UTBK-SNBT.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 25 Mei 2026
Peserta Lolos SNBP 2026 Tak Bisa Ikut UTBK Lagi, Simak Aturan Lengkapnya
Indonesia
ITS Terima 1.716 Pendaftar dari 18.110 Pendaftar SNBP
Dari 57 program studi, program sarjana (S1) dengan pendaftar terbanyak yakni Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Mesin, dan Teknik Sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
ITS Terima 1.716 Pendaftar dari 18.110 Pendaftar SNBP
Indonesia
2.432 Peserta Lolos SNBP UNS, Jurusan Manajemen Paling Banyak Diminati
Secara Nasional, D4 Keperawatan Anestesiologi UNS masuk prodi terketat pada jenjang sarjana terapan dengan AKP 0,88%.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
2.432 Peserta Lolos SNBP UNS, Jurusan Manajemen Paling Banyak Diminati
Indonesia
DPR Wanti-Wanti Sarana Prasarana UTBK SNBT 2026, Jangan Sampai Mati Lampu Hingga Server Meledak
Habib mengingatkan agar panitia melakukan mitigasi risiko terhadap potensi pemadaman listrik yang dapat menghentikan ujian secara mendadak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 31 Maret 2026
DPR Wanti-Wanti Sarana Prasarana UTBK SNBT 2026, Jangan Sampai Mati Lampu Hingga Server Meledak
Indonesia
UTBK SNBT 2026: Link, Syarat dan Jadwal Seleksi
Ketepatan waktu dalam melakukan transaksi biaya seleksi menjadi penting
Angga Yudha Pratama - Selasa, 31 Maret 2026
UTBK SNBT 2026: Link, Syarat dan Jadwal Seleksi
Indonesia
Link Pengumuman SNBP 2026 Sudah 'Biru', Siapkan Koneksi Internet dan Segera Verifikasi Data Jika Lolos
Sektor pendidikan vokasi juga menunjukkan antusiasme tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai 77.256 peserta
Angga Yudha Pratama - Selasa, 31 Maret 2026
Link Pengumuman SNBP 2026 Sudah 'Biru', Siapkan Koneksi Internet dan Segera Verifikasi Data Jika Lolos
Berita Foto
RDPU Rektor PTN dan PTS dengan Komisi X DPR Bahas Skema Penerimaan Mahasiswa Baru
Rektor Universitas Gadjah Mada, Ova Emilia dan Rektor UI, Heri Hermansyah dan Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini mengikuti RDPU
Didik Setiawan - Selasa, 10 Februari 2026
RDPU Rektor PTN dan PTS dengan Komisi X DPR Bahas Skema Penerimaan Mahasiswa Baru
Indonesia
120 Perguruan Tinggi Negeri Diminta Segera Tentukan Kelayakan Penerima KIP Kuliah Jalur SNBP
Pencairan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk semester genap tahun 2025 telah mencapai 83,5 persen, senilai total Rp 6.364.442.000.000,-.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Maret 2025
120 Perguruan Tinggi Negeri Diminta Segera Tentukan Kelayakan Penerima KIP Kuliah Jalur SNBP
Bagikan