Kesehatan

Selain Segelas Kopi, 3 Cara untuk Tingkatkan Energi Tubuh

annehsannehs - Kamis, 13 Januari 2022
Selain Segelas Kopi, 3 Cara untuk Tingkatkan Energi Tubuh

Tidur yang cukup buatmu lebih berenergi. (Foto: Unsplash/Ann Danilina)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEGELAS kopi dengan double shot espresso sering menjadi 'jalan ninja' orang-orang agar tetap 'waras' dalam menjalani hari yang sibuk dan melelahkan. Namun booster ini bukan satu-satunya jalan untuk membuat hari-harimu berenergi.

Dikutip dari BBC Good Food, gaya hidup dan pola makan sangat berpengaruh terhadap energi, suasana hati, kewaspadaan, dan tingkat fokusmu sepanjang hari. Menurut ahli gizi Kerry Torrens, berikut merupakan tiga tips terbaiknya untuk meningkatkan energi tubuh dan menajamkan fokus dan kewaspadaan setiap hari.

Baca Juga:

Apa Moda Transportasi Paling Aman untuk Liburan Akhir Tahun?

1. Kenyang lama

kenyang
Konsumsi makanan yang tinggi serat. (Foto: Pexels/Ella Olsson)

Makanan yang sulit dicerna adalah makanan yang tinggi serat, protein, dan lemak. Dibutuhkan waktu yang lebih panjang pada sistem pencernaan sampai bisa bergerak menuju usus halus. Meskipun terdengar negatif, laman Hello Sehat mengatakan bahwa makanan yang sulit dicerna ini biasanya bermanfaat untuk pencernaan dan bisa membuat kita cepat kenyang, kenyang lebih lama, dan berenergi.

Selama mencerna makanan ini, tubuh memerlukan energi ekstra dan menggunakan cadangan energi yakni lemak. Maka dari itu, mengonsumsi karbohidrat yang sulit dicerna seperti jagung dan gandum (bisa diolah menjadi bentuk pasta, atau roti) mampu membakar lemak tubuh sehingga membuat tubuh lebih sehat. Tubuh yang lebih sehat akan membuat hari-harimu lebih berenergi.

Meski begitu, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang sulit dicerna bisa menyebabkan kembung.

Baca juga:

Tidak Bisa Tidur Karena Otak Terasa Penuh? Ikuti 3 Tips Ini

2. Menyeimbangkan macronutrients

makan
Hindari makanan yang makronutriennya tidak seimbang. (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Makronutrien adalah lemak, protein, dan karbohidrat. Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat yang sulit dicerna seperti yang dianjurkan di atas juga bisa menyebabkan perut kembung dan malah merasa lesu dan sulit bergerak. Maka dari itu, Torrens menganjurkan untuk menyeimbangkan antara kandungan karbohidrat, lemak sehat, dan protein seperti yang ada pada kacang-kacangan, alpukat, dan potongan daging dan ikan tanpa lemak.

3. Tidur yang cukup dan berkualitas

Buat jam tidurmu normal lagi. (Foto Unsplash/Gregory Pappas)
Jangan kebanyakan main media sosial ketika ada waktu luang. (Foto Unsplash/Gregory Pappas)

Sebanyak-banyaknya gelas kopi dan makanan sehat yang kamu konsumsi, tidur tetap menjadi indikator yang paling penting untuk membuat tubuhmu berenergi. Jika ada waktu luang, jangan kebanyakan main ponsel dan gunakanlah waktu yang ada untuk beristirahat dan tidur. Tidur yang cukup setidaknya tujuh sampai delapan jam per hari. (SHN)

Baca juga:

3 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Dikonsumsi Menjelang Tidur

#Kesehatan #Makanan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Bagikan