Sekum Muhammadiyah Abdul Mu’ti Dianggap Layak Jadi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 15 Oktober 2024
Sekum Muhammadiyah Abdul Mu’ti Dianggap Layak Jadi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti. (Foto: MerahPutih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu'ti menjadi salah satu calon menteri di kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Abdul dikabarkan akan mengisi pos Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ketum Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla menilai, Abdul Mu'ti layak menjadi menteri. Mengingat kompetisi dan keahliannya yang dianggap Fikar relevan di bidang pendidikan.

"Lebih dari itu, saya mengenal beliau sebagai pribadi yang visioner dan kaya akan gagasan" tutur Fikar kepada wartawan di Jakarta, Selasa (15/10).

Fikar juga menyampaikan harapannnya kepada Abdul Mu'ti jika sudah dikukuhkan sebagai Menteri. Ia mendorong kerja-kerja visioner untuk melakukan transformasi dan perbaikan yang mendasar dalam pendidikan nasional.

Baca juga:

PDIP Sebut Susunan Calon Menteri Cerminkan Kebijakan Prabowo

”Khususnya pada kerja-kerja peningkatan kualitas pengajaran, peningkatan kualitas guru, penyempurnaan kurikulum, pemerataan pendidikan, pembangunan pendidikan karakter juga transformasi digital di bidang pendidikan," tegasnya.

Dengan komposisi calon menteri yang dipanggil kemarin, Fikar mengapresiasi kerja-kerja Prabowo sebagai usaha membentuk kabinet yang inklusif dan representatif.

"Saya melihat susunan kabinet ini sudah mewakili representasi wilayah, etnis, agama dan kelompok sosial. Ini permulaan yang baik buat kepemimpinan Prabowo di masa mendatang", tutupnya.

Penunjukan Abdul Mu’ti sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah di kabinet Prabowo-Gibran diharapkan mampu memberikan gebrakan baru di dunia pendidikan.

Wacana Zaken Kabinet, yang mengutamakan profesionalisme dan kapabilitas dalam pemilihan menteri, menjadi salah satu faktor yang menguatkan pilihan Prabowo.

Abdul Mu’ti, dengan pengalaman akademis, kepemimpinan, dan kontribusi internasional, dipercaya mampu mengemban tugas besar ini. Tantangan untuk memajukan pendidikan dasar dan menengah, serta mencerdaskan kehidupan bangsa, kini ada di pundaknya. (Knu)

#Abdul Mu’ti #Kabinet Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Terapkan PJJ
Mendikdasmen Abdul Mu'ti meminta sekolah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau mengutamakan keselamatan siswa dengan menerapkan PJJ dan menyesuaikan jam belajar.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Mendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Terapkan PJJ
Indonesia
Kemendikdasmen Perkuat Peran Sekolah Cegah Anak Terpapar Radikalisme di Media Sosial
Kekerasan yang perlu dicegah tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga dalam bentuk nonfisik, baik di dunia nyata maupun ruang digital.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kemendikdasmen Perkuat Peran Sekolah Cegah Anak Terpapar Radikalisme di Media Sosial
Indonesia
Sekolah Nasional Terintegrasi, Wujud Visi Prabowo Hadirkan Pendidikan Berkualitas untuk SDM Unggul
Angkatan pertama SNT tersebar di 17 lokasi di berbagai wilayah. Tak hanya di Bogor, tapi juga meliputi Subulussalam, Aceh hingga Tidore Kepulauan, Maluku Utara.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Sekolah Nasional Terintegrasi, Wujud Visi Prabowo Hadirkan Pendidikan Berkualitas untuk SDM Unggul
Indonesia
Muncul Kabinet Bayangan, Pengamat Usul Ganti Nama Jadi Kabinet Tandingan
Mestinya jika ingin membentuk kabinet tandingan, namanya 'Kabinet Tandingan' saja. Kata 'tandingan' itu punya daya dobrak. Ada gagasan yang diadu, ada keberanian untuk berdiri sejajar menawarkan solusi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Muncul Kabinet Bayangan, Pengamat Usul Ganti Nama Jadi Kabinet Tandingan
Indonesia
Jangan Lewatkan! 40 Siswa Lolos Sekolah Nasional Terintegrasi Diumumkan 3 Agustus
alon murid baru SNT adalah mereka yang memiliki kemampuan di atas rata-rata dari berbagai kecamatan yang masuk dalam kabupaten/kota penyelenggara SNT
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Jangan Lewatkan! 40 Siswa Lolos Sekolah Nasional Terintegrasi Diumumkan 3 Agustus
Indonesia
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan gawai masih boleh digunakan di sekolah sesuai SE 18/2026, namun harus diatur jelas. Orangtua diminta terapkan prinsip 3S: screen time, screen zone, screen break.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Indonesia
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Kemendikdasmen meminta orang tua menerapkan prinsip 3S (screen time, screen zone, screen break) untuk membatasi penggunaan gawai siswa. Kebijakan ini diharapkan membentuk budaya digital sehat.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Indonesia
Mendikdasmen: MBG Tak Diberikan ke Semua Siswa, Hanya untuk yang Membutuhkan
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut Program Makan Bergizi Gratis tidak diberikan kepada semua siswa. Skema pelaksanaan masih disusun bersama Badan Gizi Nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Mendikdasmen: MBG Tak Diberikan ke Semua Siswa, Hanya untuk yang Membutuhkan
Indonesia
Mahasiswa Trisakti Turun ke Jalan, Tuntut Kabinet Prabowo Peka Penderitaan Ekonomi Rakyat
Mahasiswa Trisakti gelar aksi di DPR dengan tiga tuntutan utama: stabilitas ekonomi, evaluasi kompetensi pejabat Kabinet Prabowo, dan pengembalian supremasi sipil.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Mahasiswa Trisakti Turun ke Jalan, Tuntut Kabinet Prabowo Peka Penderitaan Ekonomi Rakyat
Indonesia
2026 Dapat Anggaran Rp 14 T, Mendikdasmen Dikejar Target Revitalisasi 71.744 Sekolah
Pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 sekolah dengan anggaran Rp14 triliun pada 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
2026 Dapat Anggaran Rp 14 T, Mendikdasmen Dikejar Target Revitalisasi 71.744 Sekolah
Bagikan