Sekolah Calon Kepala Daerah Angkatan ke-2 PDIP Resmi Dibuka

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 21 Juli 2015
Sekolah Calon Kepala Daerah Angkatan ke-2 PDIP Resmi Dibuka

Hasto Kristiyanto, dalam Kegiatan Sekokab Partai Calon, Kepala Daerah, di Depok, (21/7). (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - PDI-Perjuangan hari ini (21/7) akan membuka Sekolah khusus bagi para Calon Kepala Daerah Angkatan Ke-2 PDIP di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat selama tiga hari berturut-turut yakni 21-23 Juli 2015. Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan Kepala Daerah yang jauh lebih baik dalam menghadapi pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang.

"Tentunya untuk melakukan persiapan-persiapan calon-calon Kepala Daerah yang di perjuangkan memiliki persiapan yang matang terhadap pemerintahan yang berpihak sepenuhnya kepada pemerintahan rakyat," tutur Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto, dalam Acara Pembukaan Sekolah, Depok, Jawa barat, Selasa, (21/7).

Dia mengatakan, Pilkada serentak ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk terus memperkuat Komitmen kerakyatan yang dicanangkan oleh pemerintahan Jokowi-JK saat ini.

"Program-program kerakyatan yang disasarkan kepada kekuatan rakyat diharapkan bisa menjadi produksi. Sehingga, kami juga patut untuk hadirkan juga calon kepala daerah untuk memahami bagaimana calon (kepala daerah) bahwa kemenangan seharusnya didasarkan pada janji-janji kampanye yang konkret yang juga didasari untuk kekuasaan yang berpihak dan berorientasi pada kepentingan rakyat," katanya.

Sebagai informasi, PDI-P juga menghadirkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai pembicara untuk kuliah umum.

"Dia nantinya akan menyampaikan bagaimana kepemimpinan Ibu Risma di kota surabaya. Semoga pengalaman Ibu risma bia diterapkan juga oleh kepala daerah yang lain," pungkasnya.(rfd)

 

Baca Juga:

PDIP Sewa Bus Butut Bagi Para Calon Kepala Daerah

PDIP Rekomendasikan 229 Bakal Calon Kepala Daerah

Hasto: Bidang Ekonomi Harus Dievaluasi

Hasto Kristiyanto Sebut Kenegarawanan Elite Parpol Minim

 

#Tri Rismaharini #Hasto Kristiyanto #PDIP #Sekolah Calon Kepala Daerah PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Demokrasi menghadapi tantangan serius ketika kekuasaan politik dan ekonomi semakin terkonsentrasi, kepercayaan publik terhadap institusi melemah, ketimpangan membesar, serta populisme mendapatkan ruang untuk berkembang.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Bagikan