Sekjen PBB Perintahkan Penyelidikan Independen atas Tertembaknya Wartawan Al Jazeera
Solidaritas atas kematian reporter Al Jazeera Shireen Abu Akleh di depan gedung PBB di Beirut, Lebanon, 11 Mei 2022. (ANTARA/Reuters/ Mohamed Azakir/as)
MerahPutih.com - Seorang wartawati Al Jazeera tewas oleh tembakan tentara Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat pada Rabu (11/5).
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengaku terkejut dengan kematian jurnalis media berita yang berbasis di Qatar itu.
Pernyataan Sekjen PBB disampaikan wakil juru bicaranya Farhan Haq pada Rabu (11/5).
Baca Juga:
Korut Laporkan Wabah Pertama COVID-19, Kim Jong Un: Lockdown Total
"Sekjen terkejut atas kematian Shireen Abu Akleh, reporter Palestina-Amerika untuk stasiun TV Al Jazeera, yang ditembak mati pada dini hari saat meliput operasi pasukan keamanan Israel di Jenin di wilayah pendudukan Tepi Barat," kata jubir Haq dalam pernyataan, dikutip Antara.
Guterres menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Abu Akleh dan berharap rekannya sesama reporter yang terluka dalam insiden itu, Ali Samoudi, segera pulih.
Sekjen PBB mendesak otoritas terkait untuk melakukan penyelidikan independen dan transparan atas kasus ini sekaligus memastikan bahwa mereka yang bertanggung jawab diseret ke pengadilan.
"Sekjen mengecam semua serangan dan pembunuhan terhadap jurnalis dan menekankan bahwa jurnalis tidak boleh menjadi target kekerasan. Pekerja media harus bertugas secara bebas dan tanpa kekerasan, intimidasi atau tanpa rasa takut menjadi target. Sekjen kembali menegaskan pandangannya bahwa kebebasan pers sangat penting untuk perdamaian, keadilan, pembangunan berkelanjutan dan HAM," tulis pernyataan tersebut.
Baca Juga:
Wakil PM Papua Nugini Meninggal Dunia akibat Kecelakaan Lalu Lintas
Seorang pejabat Palestina mengatakan, Shireen Abu Akleh telah "dibunuh" oleh pasukan Israel ketika meliput penggerebekan di Jenin.
Militer Israel telah mengintensifkan penyerbuan ke kota itu dalam beberapa pekan terakhir ketika kekerasan meningkat.
Kementerian Kesehatan Palestina memastikan kematian Abu Akleh dan mengatakan bahwa wartawan Ali Samodi juga mengalami luka-luka. (*)
Baca Juga:
Presiden Joe Biden Akan Sambut Jokowi dan Para Pemimpin ASEAN
Bagikan
Berita Terkait
PBB Tegaskan Status Greenland Milik Kerajaan Denmark
MK Putuskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana, DPR Soroti Penguatan Perlindungan Pers
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Tok! MK Tegaskan Wartawan Tak Bisa Dipidana atau Digugat Perdata Sembarangan
Profil Sidharto Suryodhipuro, Presiden Dewan HAM PBB Asal Indonesia
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Sidharto Suryodipuro Jadi Presiden
Indonesia Resmi Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Ini Tugas & Kewenangannya
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Penangkapan Presiden Venezuela Rusak Tatanan Dunia, DPR Minta RI Desak PBB Gelar Sidang Darurat
Serangan dan Penangkapan Presiden Venezuela Maduro Oleh AS Bikin PBB Khawatir