Wisata

Sekalian Melancong, Anak Juga Bisa Mendapatkan Edukasi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 11 September 2018
Sekalian Melancong, Anak Juga Bisa Mendapatkan Edukasi

Anak-anak bisa mendapatkan edukasi dari melancong (Foto: Pixabay/sasint)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUKAN cuma kamu yang stres dengan pekerjaan di kantor saja yang butuh melancong. Si kecil juga butuh melancong. Bukan sekadar menghilangkan penat, si kecil juga bisa mendapatkan edukasi dari melancong. Karena itu kamu harus memiliki program untuk anak saat melakukan perjalanan.

Melansir The New York Times, dengan adanya edukasi si kecil akan mendapatkan perjalanan yang lebih berkesan. "Ketika anak-anak memiliki beberapa pemahaman tentang tujuan mereka, perjalanan mereka menjadi lebih berkesan dan memperkaya pengetahuan mereka," kata Niamh O'Connell, wakil presiden di Rosewood Hotel Group.

Nah, agar melancong bisa menjadi kegiatan yang sangat bermanfaat untuk anak, berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan menurut Niamh.

1. Cari tempat kerajinan lokal

Anak-anak mencintai seni (Foto: Instagram@renitasari)

Kegiatan seni dan kerajinan paling disukai anak-anak. Di destinasi wisata tertentu b?iasanya memiliki kegiatan seni membuat kerajinan tangan lokal. Cobalah kunjungi tempat-tempat tersebut. Anak akan mempelajari kesenian. Misalnya kamu bisa ajak si kecil ke tempat membatik seperti di Jawa tengah.

2. Menginap di hotel yang memiliki program anak

Program meliputi kelas memasak (Foto: Pixabay/Skitterphoto)

Banyak hotel dan resor yang menyediakan program anak seperti memasak. Kegiatan ini tidak akan membuat mereka bosan. Namanya anak-anak pasti hobi banget dengan makanan. Kalau memungkinkan cari kelas memasak yang juga menawarkan pelajaran berbelanja bahan baku di pasar. Selain itu beberapa hotel juga memiliki program anak termasuk bermain permainan tradisional.

3. Ajak menonton acara tradisional

Anak bisa mempelajari sejarah dari tradisi lokal (Foto: Pixabay/sharon124)

Dari tarian hingga nyanyian daerah, setiap daerah memiliki ciri khas tradisi tersendiri. Kamu bisa memberikan edukasi melalui kebudayaan-kebudayaan lokal. Bukan sekadar gerakan tarian. Biasanya setiap tarian memiliki sejarah tersendiri. Sehingga mau tidak mau anak akan memahami sejarah melalui menonton acara tradisional saat melancong.

4. Bergaul dengan anak lokal

Biarkan mereka bergaul dengan anak lokal (Foto: Pixabay/sharonang)

Melancong bukan sekadar mampir. Tidak ada salahnya membangun koneksi dengan warga lokal. Begitu pula dengan anak-anak lokal. Biarkan si kecil bermain dengan anak lokal. Ajak ke tempat langganan anak lokal bermain, bukan ke obyek wisata ternama. Si kecil pun akan mendapatkan berbagai macam pengalaman berharga dengan berinteraksi bersama anak lokal. Kalau perlu kunjungi komunitas anak di tempat tujuan kamu berada.

Nah, Sahabat Merah Putih, selalu jadikan kegiatan apapun sebagai pemberian edukasi kepada anak. Terutama saat melancong yang tentunya tidak akan ditolak si kecil. (ikh)

Baca juga: 5 Cara Melancong dengan Satu Tas, Nomor 3 Tidak Terduga

#Anak-anak #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Lifestyle
Anak Demam 40 Derajat Masih Lari-Larian? Dokter RSUD Pasar Rebo Larang Buru-Buru Kasih Paracetamol
Fokus utama adalah mengawasi tanda dehidrasi dan pola napas anak
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Anak Demam 40 Derajat Masih Lari-Larian? Dokter RSUD Pasar Rebo Larang Buru-Buru Kasih Paracetamol
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
70 anak di 19 provinsi kini terpapar konten kekerasan. Pemerintah pun akan menyiapkan aturan perlindungan di sekolah.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Bagikan