Pilpres 2019

Sekali Lagi, Prabowo Tegaskan Indonesia Harus Swasembada Pangan

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 22 Februari 2019
 Sekali Lagi, Prabowo Tegaskan Indonesia Harus Swasembada Pangan

Prabowo Subianto. Foto: Facebook/Prabowo Subianto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Swasembada pangan tampaknya menjadi perhatian utama capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Dalam banyak kesempatan kampanye atau pidato, Prabowo selalu menekankan pentingnya swasembada pangan sebagai salah satu bentuk kedaulatan Indonesia.

Tak heran, dalam visi dan misi koalisi Indonesia Adil dan Makmur, Prabowo-Sandi menargetkan swasembada pangan di Indonesia.

"Swasembada pangan penting karena jumlah penduduk bertambah terus. Pertambahan penduduk jangan dianggap sepele," kata Prabowo di Medan, Jumat (22/2).

Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto
Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto (MP/Fadhli)

Dia mengatakan itu pada acara silaturahmi dan ramah tamah bersama pengusaha dan warga Tionghoa di Gedung Selecta, Medan yang dihadiri ribuan peserta.

Menurut mantan Danjen Kopassus itu, tak ada yang muluk-muluk dalam visi swasembada pangan selain ingin seluruh rakyat Indonesia bisa makan.

"Untuk apa merdeka, kalau sebagian rakyat tidak bisa makan," tanya Prabowo retoris.

Prabowo mengaku sangat terpukul mendapat laporan ada orang tua yang gantung diri karena tidak bisa memberi makan anak-anaknya.

"Saya sudah masuk tentara umur 18 tahun dan setelah pensiun melihat ada yang tidak makan. Itu saya tidak terima," katanya.

Prabowo sebagaimana dilansir Antara menegaskan, tidak mau menyalahkan siapa yang salah dengan kondisi masih adanya warga yang tidak makan.

Prabowo berbicara kepada relawan
Prabowo berbicara kepada para relawan (MP/Win)

Tetapi swasembada pangan dan termasuk energi itu sudah menjadi visi misinya menjadi calon presiden, apalagi negara Indonesia kaya dengan sumber daya alamnya.

"Saya tidak salahkan siapa-siapa. Jangan suka menghardik, menghujat dan menjelek-jelekkan," tegas Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Ketua panitia acara, Harti Hartidjah mengatakan, bersyukur dan merupakan suatu kehormatan bagi warga Tionghoa atas bersedianya Prabowo Subianto memenuhi keinginan berjumpa dengan Prabowo yang calon Presiden RI 2019-2024.

"Kami berdoa agar Bapak Prabowo Subianto dan Sandi (Sandiaga Salahuddin Uno) terpilih sebagai Presiden RI 2019 -2024," ujarnya.

Dia menegaskan, kehadiran banyak warga dan termasuk tokoh agama membuat keyakinan Prabowo Subianto bisa terpilih menjadi Presiden RI.

Mantan Dubes RI untuk Republik Rakyat Tiongkok, Mayjen Purn Sudrajat yang memberi sambutan menegaskan Prabowo adalah pejuang.

"Saya sahabat baik dan kenal baik dengan Prabowo. Jadi, jangan diragukan soal siapa Prabowo," katanya.

Menurut Sudrajat kalau Prabowo terpilih, maka kebhinekaan di Indonesia akan bertahan.

"Jangan percaya dengan berita hoaks, kalau Presiden RI nanti Prabowo, di Indonesia tidak ada kebhinekaan," pungkas Sudrajat yang sebelumnya kalah dalam Pilgub Jabar.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Hadapi Debat Ketiga, Ma'ruf Amin Didampingi Asosiasi Profesi

#Pilpres 2019 #Prabowo Subianto #Swasembada Pangan #Rawan Pangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Baznas RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak digunakan dalam penerbitan buku Islam Ala Prabowo.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Indonesia
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Presiden Prabowo Subianto minta seluruh WNI memiliki rekening baru melalui BRI dan BSI.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Indonesia
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Presiden Prabowo Subianto mengundang perusahaan Rusia berinvestasi di 138 blok eksplorasi energi Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Indonesia
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Presiden Putin menyambut hangat kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Indonesia
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Presiden RI, Prabowo Subianto, memanggil sejumlah menteri ke Hambalang. Hal itu membahas rumah layak huni bagi masyarakat.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Indonesia
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Presiden Prabowo menanggapi kritik kabinet gemuk membandingkan dengan Timor Leste yang luasnya lebih kecil dari Bogor punya 28 menteri
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Bagikan