Sekali Lagi, Prabowo Tegaskan Indonesia Harus Swasembada Pangan
Prabowo Subianto. Foto: Facebook/Prabowo Subianto
MerahPutih.Com - Swasembada pangan tampaknya menjadi perhatian utama capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Dalam banyak kesempatan kampanye atau pidato, Prabowo selalu menekankan pentingnya swasembada pangan sebagai salah satu bentuk kedaulatan Indonesia.
Tak heran, dalam visi dan misi koalisi Indonesia Adil dan Makmur, Prabowo-Sandi menargetkan swasembada pangan di Indonesia.
"Swasembada pangan penting karena jumlah penduduk bertambah terus. Pertambahan penduduk jangan dianggap sepele," kata Prabowo di Medan, Jumat (22/2).
Dia mengatakan itu pada acara silaturahmi dan ramah tamah bersama pengusaha dan warga Tionghoa di Gedung Selecta, Medan yang dihadiri ribuan peserta.
Menurut mantan Danjen Kopassus itu, tak ada yang muluk-muluk dalam visi swasembada pangan selain ingin seluruh rakyat Indonesia bisa makan.
"Untuk apa merdeka, kalau sebagian rakyat tidak bisa makan," tanya Prabowo retoris.
Prabowo mengaku sangat terpukul mendapat laporan ada orang tua yang gantung diri karena tidak bisa memberi makan anak-anaknya.
"Saya sudah masuk tentara umur 18 tahun dan setelah pensiun melihat ada yang tidak makan. Itu saya tidak terima," katanya.
Prabowo sebagaimana dilansir Antara menegaskan, tidak mau menyalahkan siapa yang salah dengan kondisi masih adanya warga yang tidak makan.
Tetapi swasembada pangan dan termasuk energi itu sudah menjadi visi misinya menjadi calon presiden, apalagi negara Indonesia kaya dengan sumber daya alamnya.
"Saya tidak salahkan siapa-siapa. Jangan suka menghardik, menghujat dan menjelek-jelekkan," tegas Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Ketua panitia acara, Harti Hartidjah mengatakan, bersyukur dan merupakan suatu kehormatan bagi warga Tionghoa atas bersedianya Prabowo Subianto memenuhi keinginan berjumpa dengan Prabowo yang calon Presiden RI 2019-2024.
"Kami berdoa agar Bapak Prabowo Subianto dan Sandi (Sandiaga Salahuddin Uno) terpilih sebagai Presiden RI 2019 -2024," ujarnya.
Dia menegaskan, kehadiran banyak warga dan termasuk tokoh agama membuat keyakinan Prabowo Subianto bisa terpilih menjadi Presiden RI.
Mantan Dubes RI untuk Republik Rakyat Tiongkok, Mayjen Purn Sudrajat yang memberi sambutan menegaskan Prabowo adalah pejuang.
"Saya sahabat baik dan kenal baik dengan Prabowo. Jadi, jangan diragukan soal siapa Prabowo," katanya.
Menurut Sudrajat kalau Prabowo terpilih, maka kebhinekaan di Indonesia akan bertahan.
"Jangan percaya dengan berita hoaks, kalau Presiden RI nanti Prabowo, di Indonesia tidak ada kebhinekaan," pungkas Sudrajat yang sebelumnya kalah dalam Pilgub Jabar.(*)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Hadapi Debat Ketiga, Ma'ruf Amin Didampingi Asosiasi Profesi
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
DPR Dorong Swasembada Pangan Meluas, Termasuk Mandiri Jagung, Kedelai, dan Protein Hewani
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Indonesia Swasembada Pangan, DPR Ingatkan Pemerintah Dompet Petani Juga Harus 'Tebal'