Otomotif

Kolaborasi APM Kembangkan Ekosistem EV di Bali

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 24 Mei 2022
Kolaborasi APM Kembangkan Ekosistem EV di Bali

Lima APM Berkolaborasi Untuk Kembangkan Ekosistem EV di Bali(Foto: pixabay/joenomias)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI tengah geliat industri kendaraan listrik yang terus berkembang di dunia, lima agen pemegang merek (APM) otomotif sepakat berkolaborasi untuk pengembangan model ekosistem mobilitas serta kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Bali. Kolaborasi itu diberi nama 'EV Smart Mobility-Joint Project'.

Kelima APM tersebut yakni Mitsubishi Motors, Nissan, Fuso, Isuzu, dan Toyota. Seperti disebutkan dalam keterangan resmi, langkah tersebut tak sekadar bertujuan mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pengurangan emisi karbon, tapi juga demi memperluas pengenalan dan memopulerkan kendaraan kendaraan listrik.

Baca Juga:

Mengintip Spesifikasi Mobil Listrik Leapmotor C01

"Kami ingin menegaskan komitmen bersama untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya pengurangan emisi karbon dengan mengembangkan dan memopulerkan kendaraan listrik ramah lingkungan," ujar Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Susumu Matsuda seperti dilansir ANTARA.

Sejumlah APM berkolaborasi untuk kembangkan ekosistem kendaraan listrik di Bali (Foto: pixabay/mikes-photography)

Kehadiran proyek tersebut diharapkan bisa membantu langkah revitalisasi sektor industri pariwisata di Tanah Air lewat pengembangan wisata ramah lingkungan, sekaligus bisa memberikan dukungan pada posisi Indonesia dalam Presidensi G20 pada 2022 yang akan digelar di Bali.

Para distributor otomotif tersebut juga berkerja sama dalam mengembangkan multi-pathway untuk memperluas pilihan kendaraan listrik kepada masyarakat.

Seperti halnya hydrogen fuel cell electric vehicle (FCEV), battery electric vehicle (BEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang bersumber tenaga listrik, dan hybrid electric vehicle (HEV) yang menggabungkan EV dan mesin konvensional (internal combustion engine/ICE) yang berguna mengurangi emisi karbon tanpa melalui proses charging.

Pendekatan multi-pathway tersebut kabarnya bisa mempercepat kehadiran teknologi ramah lingkungan yang mudah diakses publik, agar mampu mengurangi emisi sesuai dengan keberadaan sumber energi terbarukan, kesiapan infrastruktur pengisian daya, serta kebutuhan penggunanya.

Dengan adanya pendekatan tersebut, para pengguna bisa turut berkontribusi dalam langkah pengurangan emisi karbon melalui cara masing-masing.

Pada kolaborasi tersebut, sejumlah APM akan menyediakan kendaraan listrik mereka untuk membentuk jajaran pada sektor kendaraan penumpang dan komersial. Penyediaan kendaraan listrik itu diperlukan, dengan tujuan mempercepat pengenalan kepada masyarakat, mengingat pengembangan kendaraan listrik memerlukan proyek percontohan serta ketersediaan infrastuktur dan uji coba ekosistem secara keseluruhan.

Baca juga:

Amerika Serikat Siapkan Rp 43,5 Triliun untuk Baterai Kendaraan Listrik

Penyediaan kendaraan listrik diperlukan dengan tujuan untuk mempercepat pengenalan kepada masyarakat. (Foto: pixabay/pixaline)

Sejumlah kendaraan listrik penumpang tersebut akan digunakan untuk mendukung mobilitas di kawasan Nusa Dua serta Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Sementara itu, kendaraan komersial akan digunakan untuk mendukung logistik dan selanjutnya akan dipertimbangkan untuk kolaborasi bersama bisnis lokal di wilayah Bali.

"Melalui joint project ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengalaman secara langsung dan bisa lebih mengenal ekosistem mobilitas kendaraan elektrifikasi," jelas Matsuda.

EV Smart Mobility–Joint Project tersebut rencananya akan digelar pada Juli 2022 bersamaan dengan sejumlah acara dalam rangka pertemuan G20 di Bali.

Kegiatan tersebut tentunya merupakan peluang besar bagi pemerintah serta industri otomotif nasional untuk menunjukkan komitmen mereka dalam menerapkan kebijakan transisi energi hijau untuk menyambut era mobilitas masa depan. (Ryn)

Baca juga:

Honda akan Produksi Jutaan Kendaraan Listrik di 2030

#Otomotif #Bali #Mobil Listrik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Ford Mustang Mach-E 2023-2025 Kena Recall, Apa Penyebabnya?
Ford Motor Company melakukan penarikan kembali atau recall terhadap sejumlah Ford Mustang Mach-E.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Ford Mustang Mach-E 2023-2025 Kena Recall, Apa Penyebabnya?
Dunia
Sentuhan Ulos dan Adat Bali, Atlet Indonesia Hentak Pembukaan Asian Games 2026
Atlet Indonesia Dewa Ayu dan Daniel Hutapea tampil memesona membawa pakaian adat Bali dan Batak pada pembukaan Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Sentuhan Ulos dan Adat Bali, Atlet Indonesia Hentak Pembukaan Asian Games 2026
Fun
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
BYD melakukan penarikan kembali atau recall terhadap 183.211 unit mobil di China.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
Fun
Opel Vivaro Flatbed Resmi Meluncur, Tawarkan Fleksibilitas untuk Pelaku Usaha
Opel resmi memperkenalkan Vivaro Flatbed, pikap bak terbuka yang dirancang untuk mendukung kebutuhan kendaraan niaga ringan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Opel Vivaro Flatbed Resmi Meluncur, Tawarkan Fleksibilitas untuk Pelaku Usaha
Fun
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Xiaomi meyakini karena posisi Indonesia strategis maka produk kendaraan listriknya pasti akan masuk dan ikut meramaikan industri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Tekno
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Denza Z9S yang masuk kategori sedan listrik kelas menengah-besar itu kini pemegang rekor dunia baru daya jelajah mobil listrik terjauh di bumi.
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Fun
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Toyota Glanza terbaru juga digadang-gadang menawarkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Fun
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
BYD Sealion 8 mulai menunjukkan tanda-tanda bakal meramaikan pasar otomotif Indonesia.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
Fun
Harga Rp300 Jutaan, Geely Galaxy TT Tawarkan Sedan Listrik 570 DK
Geely Galaxy TT hadir sebagai sedan listrik kelas menengah-besar.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Harga Rp300 Jutaan, Geely Galaxy TT Tawarkan Sedan Listrik 570 DK
Indonesiaku
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Mereren Fest 2026 di Pererenan, Bali, menghidupkan kembali tradisi lokal lewat festival layangan, musik, kreativitas, dan kolaborasi komunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Bagikan