Sediakan Hunian Layak, Pramono Serahkan Kunci Rusunawa PIK Pulogadung

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 25 Agustus 2025
Sediakan Hunian Layak, Pramono Serahkan Kunci Rusunawa PIK Pulogadung

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyerahkan kunci hunian Rusunawa PIK Pulogadung, Jakarta Timur. (Foto: Dok. Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyerahkan kunci hunian Rusunawa PIK Pulogadung, Jakarta Timur, pada Senin (25/8).

Saat ini, sudah tersedia lebih dari 33 ribu unit hunian, yang ditambah sekitar 1.900 unit baru, sehingga totalnya mencapai lebih dari 35 ribu unit.

Pramono menegaskan, penyediaan hunian layak merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus diupayakan.

Pembangunan rumah susun modern dan terintegrasi, seperti Rusunawa PIK Pulogadung, menurutnya menjadi langkah strategis untuk menjadikan Jakarta sebagai kota maju, berkeadilan, dan berkarakter.

Baca juga:

Pemprov DKI Siapkan Empat Layanan Utama Pendukung Penghuni Rusun JIS

"Harapannya jumlah ini dapat memberi dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta yang membutuhkan hunian rusun," ujarnya.

Pramono menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan kualitas dan ketersediaan hunian layak sesuai kebutuhan masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Pembangunan rumah susun menjadi pilihan realistis mengingat terbatasnya lahan untuk rumah tapak di ibu kota.

"Jakarta adalah salah satu daerah yang menggunakan sistem hunian vertikal, dan ini akan terus kita kembangkan. Mudah-mudahan hal ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo untuk menyiapkan rumah susun, karena rumah tapak di Jakarta hampir tidak mungkin," tutur Pramono.

Baca juga:

Pramono Akui Baru 2 dari 3 Kelompok Eks Kampung Bayam dapat Jatah Hunian, Janji Sisanya Menyusul

Serah terima kunci meliputi unit tipe studio berukuran 18 m² untuk warga lajang dan tipe dua kamar tidur berukuran 36 m² untuk keluarga.

"Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat semangat kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di ibu kota," imbuhnya.

Lebih lanjut, Pramono menyampaikan, Pemprov DKI telah menghadirkan sistem digital SIRUKIM (Sistem Informasi Perumahan dan Kawasan Permukiman), yang memungkinkan masyarakat mendaftar secara transparan sesuai kriteria yang berlaku. Sistem ini juga memberikan akses bagi penyandang disabilitas.

"Tadi saya sempat bertemu dengan salah satu atlet difabel yang kini tinggal di rusun ini. Kami berterima kasih kepada DPRD yang terus mendukung penyediaan rusunawa di Jakarta," tuturnya.

Baca juga:

Kaget Tunggakan Penghuni Rusun Rp 103 Miliar, PSI Jakarta Usul Pancingan 'Pemutihan'

Pramono juga mengajak seluruh penghuni untuk menjaga dan merawat hunian agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Ke depan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen ketersediaan hunian, baik berupa hunian sewa maupun milik.

"Upaya ini turut didukung penyaluran Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (KPR FPPR), sehingga semakin banyak warga dapat mengakses rumah terjangkau dan berkualitas," tandasnya. (Asp)

#Rusunawa #Pramono Anung #Hunian #Pulogadung
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Bertemu 2 Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Transportasi
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kemitraan Jakarta-Singapura dalam bidang investasi, pengembangan kawasan perkotaan, transportasi publik yang mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Gubernur Pramono Bertemu 2 Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Transportasi
Indonesia
Pramono Anung Tawarkan Investasi MRT dan TOD Jakarta kepada Singapura
Pramono Anung menawarkan peluang investasi kepada Singapura pada proyek MRT Jakarta Fase 3 dan 4 serta pengembangan kawasan TOD saat bertemu PM Lawrence Wong.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Pramono Anung Tawarkan Investasi MRT dan TOD Jakarta kepada Singapura
Indonesia
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Jika Jakarta mampu menanggung subsidi tarif Transjabodetabek, daerah penyangga tak perlu ikut berpartisipasi.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Indonesia
Gubernur Pramono Bakal Bangun Kantor, Apartemen, dan Hotel di Eks BPSDM, tak Gunakan APBD
Kawasan seluas 24.375 meter persegi atau sekitar 2,4 hektare itu akan dikembangkan melalui skema kerja sama pemanfaatan (KSP) dengan pihak swasta.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Gubernur Pramono Bakal Bangun Kantor, Apartemen, dan Hotel di Eks BPSDM, tak Gunakan APBD
Indonesia
15 Golongan Gratis Naik Transportasi Umum Jakarta Bakal Ditambah, Siapa yang Masuk?
Program gratis naik transportasi umum di Jakarta ini sebelumnya sudah mencakup kelompok seperti lansia, pelajar, ASN, TNI, Polri, hingga jurnalis.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
15 Golongan Gratis Naik Transportasi Umum Jakarta Bakal Ditambah, Siapa yang Masuk?
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Pelaku Vandalisme Dilarang Naik Transjakarta
Pramono telah memerintahkan SKPD terkait untuk melakukan investigasi dan menindak tegas pelaku perusakan fasilitas publik tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Gubernur Pramono Minta Pelaku Vandalisme Dilarang Naik Transjakarta
Indonesia
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan subsidi Transjabodetabek tidak dicabut meski tarif akan naik.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Indonesia
Pramono Ogah Berdebat Soal Pembagian Beban Dana Subsidi Transjabodetabek
Selama ini, wilayah sekeliling menganggap fasilitas angkutan umum lintas batas sekadar pemenuh hajat hidup warga Jakarta semata
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Pramono Ogah Berdebat Soal Pembagian Beban Dana Subsidi Transjabodetabek
Indonesia
Kabel Lift JPO Lenteng Agung Dipotong Orang, Gubernur Minta Pelaku Dihukum Seumur Hidup
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku aksi vandalisme pemotongan kabel lift JPO Lenteng Agung.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Kabel Lift JPO Lenteng Agung Dipotong Orang, Gubernur Minta Pelaku Dihukum Seumur Hidup
Indonesia
Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Meikarta Pakai Duit Danantara
Proyek tersebut direncanakan akan menyediakan total sekitar 141.000 hunian dari tiga lokasi lahan yang telah disiapkan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Meikarta Pakai Duit Danantara
Bagikan