Sebut Rupiah Anjlok Karena Banyak Kekayaan Indonesia di Luar Negeri, Prabowo: Harus Ada Perubahan
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat mengusung Anies Baswedan dalam Pilkada DKI 2017 lalu. (MerahPutih/Dery Ridwansyah)
Merahputih.com - Calon Presiden Prabowo Subianto menyoroti lemahnya nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar yang mencapai angka Rp14.700 per Dolar AS. Prabowo menilai, nilai tukar rupiah terus melorot karena sebagian besar kekayaan bangsa ini berada di luar negeri.
"Mata uang kita lemah karena banyak kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia, ini harus segera disadarkan," kata Prabowo usai menghadiri bedah buku "Paradoks Indonesia" di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8).
Menurutnya, hal ini dapat memicu ketimpangan yang ekstrim di tanah air. Sebab 45 persen kekayaan bangsa dikuasai hanya 1 persen dari rakyat. Sepuluh persen orang kaya menguasai hampir 75 persen kekayaan bangsa.
"Secara sistemik kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia malah mengalir keluar. makanya ini harus ada perubahan," ucap dia.
Terkait hal itu, mantan Danjen Kopassus ini menegaskan perlu adanya kesadaran dari seluruh elemen bangsa untuk mengadakan perubahan sistem ekonomi dan politik.
"Yang kita ingin lihat adalah suatu kesadaran dari segala lapisan bahwa kita akan mengadalan perbaikan sistem ekonomi, sistem politik supaya tidak terjadi kebocoran lagi, apalagi ekonomi sulit," kata dia.
Karenanya menurut dia, harus ada dorongan produksi dalam negeri untuk mengatasi berbagai krisis ekonomi bangsa.
"Jadi kita hanya bisa kalau mata uang kita kuat. maka ekonomi kita kuat kalau kekayaan kita tetap tinggal di Indonesia. itu prinsipnya," tukas Prabowo. (fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat