Sebut Rupiah Anjlok Karena Banyak Kekayaan Indonesia di Luar Negeri, Prabowo: Harus Ada Perubahan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 01 September 2018
 Sebut Rupiah Anjlok Karena Banyak Kekayaan Indonesia di Luar Negeri, Prabowo: Harus Ada Perubahan

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat mengusung Anies Baswedan dalam Pilkada DKI 2017 lalu. (MerahPutih/Dery Ridwansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Calon Presiden Prabowo Subianto menyoroti lemahnya nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar yang mencapai angka Rp14.700 per Dolar AS. Prabowo menilai, nilai tukar rupiah terus melorot karena sebagian besar kekayaan bangsa ini berada di luar negeri.

"Mata uang kita lemah karena banyak kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia, ini harus segera disadarkan," kata Prabowo usai menghadiri bedah buku "Paradoks Indonesia" di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8).

Menurutnya, hal ini dapat memicu ketimpangan yang ekstrim di tanah air. Sebab 45 persen kekayaan bangsa dikuasai hanya 1 persen dari rakyat. Sepuluh persen orang kaya menguasai hampir 75 persen kekayaan bangsa.

"Secara sistemik kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia malah mengalir keluar. makanya ini harus ada perubahan," ucap dia.

Prabowo di Jalan Kertanegara
Prabowo dan SBY memberikan keterangan kepada awak media usai bertemu di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan (Foto: MP/Fadhli)

Terkait hal itu, mantan Danjen Kopassus ini menegaskan perlu adanya kesadaran dari seluruh elemen bangsa untuk mengadakan perubahan sistem ekonomi dan politik.

"Yang kita ingin lihat adalah suatu kesadaran dari segala lapisan bahwa kita akan mengadalan perbaikan sistem ekonomi, sistem politik supaya tidak terjadi kebocoran lagi, apalagi ekonomi sulit," kata dia.

Karenanya menurut dia, harus ada dorongan produksi dalam negeri untuk mengatasi berbagai krisis ekonomi bangsa.

"Jadi kita hanya bisa kalau mata uang kita kuat. maka ekonomi kita kuat kalau kekayaan kita tetap tinggal di Indonesia. itu prinsipnya," tukas Prabowo. (fdi)

#Prabowo Subianto
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Presiden RI, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan penyebab banjir di Sumatra. Berikut adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Indonesia
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Partai Gerindra membantah Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Presiden Prabowo Subianto tiba di London, Inggris, Minggu (18/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Presiden AS, Donald Trump, dikabarkan akan menangkap Presiden RI, Prabowo Subianto, jika melakukan kerusakan alam hingga terjadi bencana.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Indonesia
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan Rancangan Undang-Undang tentang Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
Indonesia
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Daerah-daerah yang masih tertinggal, seperti sebagian wilayah di Pulau Sumbawa, harus menjadi perhatian utama
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Indonesia
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Azis optimis Indonesia mampu tumbuh menjadi negara besar dan bermartabat selama pemerintah konsisten menjaga keadilan dan rakyat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda menilai, kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto, ke Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa pesan politik.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Indonesia
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Prabowo menyoroti adanya korupsi selama bertahun-tahun dalam tubuh Pertamina dan sektor energi Indonesia, termasuk manipulasi harga impor minyak.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Indonesia
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Saat ini, sekitar 15 ribu siswa telah terdaftar di Sekolah Rakyat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Bagikan