Relasi

Pacaran dengan Sahabat, Yakin?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 28 Juli 2018
Pacaran dengan Sahabat, Yakin?

Ilustrasi (Foto: pixabay/aliceabc0)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK orang berpikir pria dan perempuan tak bisa bersahabat. Hal itu memang benar adanya. Intensitas pertemuan perempuan dan pria yang cukup tinggi dapat menimbulkan benih-benih asmara.

Bahkan tak jarang banyak yang berhasil membina hubungan asmara yang berawal dari pertemanan. Namun jangan salah, tak sedikit pula yang akhirnya berujung dengan menyedihkan. Enggak cuma hubungan asmara, hubungan pertemanan pun turut hancur lebur.

(Foto: pixabay/sasint)

Well, sebelum kamu memutuskan untuk pacaran dengan sahabat sendiri, kamu harus tahu risikonya. Berikut berbagai risiko berpacaran dengan sahabat.

1. Mudah Terbakar Api Cemburu

Sebuah hubungan asmara yang berawal dari persahabatan berisiko menerbitkan rasa cemburu jauh lebih besar. Sebagai contoh, ketika orang-orang baru masuk ke kehidupan kekasihmu, padahal mereka hanya teman. Hal itu disebabkan ketakutan kekasihmu akan mencintai temannya seperti halnya kamu yang pacaran bermula dari hubungan pershabatan.

2. Sulit Membedakan Pacar dan Sahabat

Menjadi pacar itu berbeda dari sahabat. Karena kamu dan kekasihmu telah terbiasa bersama selama ini sebagai sahabat, jadi rasanya tak ada perbedaan. Padahal, perlu ditekankan status kamu dan kekasihmu telah berubah menjadi pacar. Hal itu akan menyebabkan ada yang kurang pada hubungan asmara kalian. Itu akan terasa flat, dan bisa jadi akan menimbulkan koflik pada hubunganmu.

3. Terlalu Jauh Mengenal Pasangan

Lantaran kamu dan kekasihmu telah mengetahui sisi gelap dan terang satu sama lain, tidak mengherankan jika hubungan kalian akan menjaddi sulit. Akan ada salah satu pihak yang merasa insecure.

(foto: pixabay/foundry)

4. Tak Ada Sahabat Tempat Bersandar

Mungkin saat menjadi sahabat, si doi menjadi tempat berkeluh kesahmu ketika kamu dan pacarmu dulu tengah bertengkar. Namun saat ini doi telah menjadi pacarmu, otomatis jika kamu tengah bertengkar dengannya, tak ada lagi sahabat untukmu bersandar dan berkeluh kesah.

5. Kehilangan Sahabat Selamanya

Setiap hubungan tentu tak berjalan mulus begitu saja. Bukan tidak mungkin hubungan kamu dan si doi akan berakhir dengan cepat. Nah, itu berarti sahabat yang selama ini selalu ada untukmu otomatis akan hilang karena telah menjadi mantan kekasihmu. Kendati kamu putus secara baik-baik dan memutuskan untuk tetap berteman, pastinya hubungan persahabatanmu tak sehangat dulu.

Jadi sudah siapkah kamu untuk menerima segala risikonya? (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Beberapa Makanan Ini Dapat Tingkatkan Libido, Berani Coba?

#Relationship
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Buat Calon Pengantin nih, Rekomendasi 5 Restoran Terbaik untuk Wedding Venue di Jakarta
Menyewa restoran jadi pilihan terbaik untuk mewujudkan resepsi wedding yang sarat makna dan intim.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Februari 2025
Buat Calon Pengantin nih, Rekomendasi 5 Restoran Terbaik untuk Wedding Venue di Jakarta
Lifestyle
Gen Z Spill 2 Tantangan sebelum Menikah, Ekspektasi Orangtua dan Biaya
Keterbatasan bujet menjadi tantangan yang paling banyak diungkap, yakni oleh 59 persen calon mempelai yang menjadi responden.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Februari 2025
Gen Z Spill 2 Tantangan sebelum Menikah, Ekspektasi Orangtua dan Biaya
Lifestyle
5 Tanda si Dia Effort dalam Hubunganmu
Effort membutuhkan kerja sama.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Januari 2025
5 Tanda si Dia Effort dalam Hubunganmu
Lifestyle
3 Tanda Cintamu Bertepuk Sebelah Tangan, Tinggalkan Saja
Lebih baik tidak perlu memperjuangkan cinta yang bertepuk sebelah tangan itu.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Desember 2024
3 Tanda Cintamu Bertepuk Sebelah Tangan, Tinggalkan Saja
Lifestyle
Pentingnya Komitmen untuk Bikin Hubungan Langgeng
Dalam membangun komitmen ada dua faktor yang membuatnya berjalan baik sesuai tujuan.
Dwi Astarini - Sabtu, 21 Desember 2024
Pentingnya Komitmen untuk Bikin Hubungan Langgeng
Lifestyle
5 Tahap Berdamai saat Kena Ghosting
Beberapa orang bahkan butuh beberapa waktu untuk pulih dari efek di-ghosting.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Desember 2024
5 Tahap Berdamai saat Kena Ghosting
Lifestyle
Korea Selatan Sambut Generasi Baru, Angka Kelahiran Catatkan Rekor Tertinggi dalam 14 Tahun
Rekor kali ini merupakan yang tertinggi dalam 3 tahun 8 bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 28 November 2024
Korea Selatan Sambut Generasi Baru, Angka Kelahiran Catatkan Rekor Tertinggi dalam 14 Tahun
Lifestyle
Lajang Berhak Bahagia, Aktivitas Seru ini Bisa Dilakukan Sendirian
Kamu justru memiliki lebih banyak waktu untuk mengenal diri sendiri dan melakukan hal-hal yang kamu sukai.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 November 2024
Lajang Berhak Bahagia, Aktivitas Seru ini Bisa Dilakukan Sendirian
Lifestyle
Memahami Kata Gaul 'Bestie', Apa cuma buat Cewek?
Kata 'bestie' tidak terbatas pada jenis kelamin tertentu.
Dwi Astarini - Senin, 04 November 2024
Memahami Kata Gaul 'Bestie', Apa cuma buat Cewek?
Lifestyle
BI Checking ke Calon Pasangan, Penting enggak Sih?
Perbincangan mengenai finasial di Indonesia masih terbilang tabu.
Dwi Astarini - Senin, 21 Oktober 2024
BI Checking ke Calon Pasangan, Penting enggak Sih?
Bagikan