Sebanyak 10 Ribu Personel Amankan Acara Penetapan Kemenangan Jokowi
Pengamanan sidang sengketa Pilpres. (Antaranews)
MerahPutih.com - Acara penetapan presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan diamankan hampir 10 ribu personel. Mereka berasal daru aparat gabungan Polri dan TNI.
"Hampir 10 ribuan personel yang kita siagakan di KPU," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya, Sabtu (29/6).
Tak hanya itu, kata Argo, pihaknya juga melibatkan personel dari Pemprov DKI yaitu Satpol PP dan Dishub serta pihak lain. Hal itu dilakukan untuk melakukan pemetaan yang dianggap sebagai titik kerawanan.
"Kita juga dibantu oleh pemerintah daerah berkaitan dengan kesehatan, juga ada dari Damkar, Dishub, dan Satpol PP," ujar Argo.
Baca Juga: Prabowo Dinilai Tak Terima Putusan MK, Begini Kata Gerindra
Ia mengatakan, hampir 10 ribu personel itu merupakan bagian dari 47 ribu personel gabungan yang ditempatkan di beberapa titik. "Jadi kemarin sudah kami tempatkan di MK, Bawaslu. Ada di KPU, ada di Gedung DPR/MPR, jadi semuanya masih terjaga," kata Argo.
Untuk pengalihan arus, akan bersifat situasional. Pihaknya akan memberlakukan sistem pengalihan arus jika jalan di kawasan gedung KPU akan dipadati massa.
Akan tetapi, hingga saat ini, kepolisian belum mendapatkan laporan adanya massa yang mau melakukan aksi di Gedung KPU pada Minggu besok.
"Sampai sekarang belum ada pemberitahuan. Kami Insya Allah ya untuk kegiatan ini bisa berjalan baik dan lancar," ujar dia. (Knu)
Baca Juga: Terusik, Din Syamsudin Rasa Ada Rona Ketidakjujuran di Dalam Putusan MK
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
Pemilih Indonesia Tembus 211 Juta, KPU RI Ketok Palu Data Paling Update Semester II 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden ke-7 RI Joko Widodo Ditugaskan BRIN jadi Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Bencana
[HOAKS atau FAKTA]: Ingin Dicap sebagai Pahlawan, Jokowi Datangi Lokasi Bencana di Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marahi Menkeu Purbaya karena Menolak Membayar Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
[HOAKS atau FAKTA ]: Kejagung Sita Uang Jokowi Triliunan Rupiah
Dukungan Projo ke Prabowo Dinilai Langkah Terhormat Dalam Politik Kebangsaan
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua Harian PSI Usulkan Duet Gibran-Jokowi di Pilpres 2029