Sebagian Korban Tewas, TKI Asal NTB
Ilustrasi orang tenggelam. (Dok./pixabay.com/@msshlee/free image)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melalui juru bicaranya Yusron Hadi menyatakan sebagian korban yang selamat dari speed boat yang tenggelam di Perairan Tanjung Bemban, Batu Besar Perairan Batam, Provinsi Kepulauan Riau Rabu (2 Okt) sekitar subuh, adalah berasal dari NTB.
Yusron menyatakan hal itu setelah pendataan terhadap 25 orang yang selamat dalam kecelakaan itu.
Pemprov NTB masih menunggu identifikasi korban dalam kecelakaan kapal jenis speedboat yang mengangkut 93 orang TKI dari Johor, Malaysia menuju Nongsa, Batam.
Seperti dikutip harian Republika, pihak pemprov NTB masih belum tahu berapa warga NTB yang menjadi korban, apalagi masih ada penumpang yang belum ditemukan.
Dari 25 korban selamat, sebagian besar berasal dari Kabupaten Lombok Timur. HIngga saat ini Pemprov NTB masih terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kepulauan Riau dalam proses identifikasi.
Tim dari Dinas Sosial NTB juga diberangkatkan ke Batam untuk membantu proses identifikasi korban.
Yusron juga mengimbau, sebagai hikmah atas tenggelamnya speed boat di Batam, warga NTB mempertimbangkan untuk menggunakan jalur resmi jika hendak bekerja di luar negeri. Jangan pernah menempuh jalur illegal, karena resikonya nyawa. (dsyamil)
Bagikan
Berita Terkait
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Nakhoda dan ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Tersangka, Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
Permintaan Spanyol Dikabulkan, Pencarian Korban Kapal Tenggelam Labuan Bajo Diperpanjang
Kronologi Jasad Putri Pelatih Valencia Ditemukan di Bangkai Kapal, Sempat Tercium Bau Busuk
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang