Seafood Juga Bisa Ramah Lingkungan

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 22 November 2022
Seafood Juga Bisa Ramah Lingkungan

Kuliner senang, laut tenang, dengan produk seafood ramah lingkungan. (Unsplash/Mike Bergmann)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MELALUI Program Seafood Savers yang bekerja sama dengan IAMBEU Mina Utama, Yayasan WWF Indonesia memperkenalkan seafood ramah lingkungan. Kegiatan yang diberi tajuk Belanja 100 Ribu, Gratis 1 Steak Ikan, digelar di IAMBEU, Jalan Bypass Ngurah Rai, Bali.

Promo itu dilakukan selama periode 18-27 November 2022 dan dilaksanakan bertepatan dengan momen Hari Ikan Nasional. Kegiatan itu selaras dengan kampanye Gemarikan yang digaungkan oleh Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Seafood termasuk menu kuliner andalan di Indonesia, terutama untuk konsumen yang senang berwisata bahari. Konsumsi seafood di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. Menurut data KKP tahun 2021, angka konsumsi telah mencapai 55,37 kg per kapita, meningkat 1,48% dari tahun sebelumnya.

Baca juga:

Bangkok Seafood Delight Hadirkan Cita Rasa Thailand-Indonesia

Yayasan WWF Indonesia gelar program Seafood Savers. (Unsplash/Ting Tian)

Peningkatan itu akan terus terjadi seiring bertambahnya jumlah populasi manusia. Praktik perbaikan perikanan dan budidaya harus segera dilakukan agar sumber daya perikanan dan habitat laut tetap terjaga.

Survei konsumen yang dilakukan oleh Marine Stewardship Council pada 2021 menyatakan 71% konsumen seafood dunia menginginkan produk perikanan berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hal ini merupakan bukti bahwa kesadaran konsumen terhadap penangkapan ikan berlebih dan dampaknya terhadap ekosistem laut telah terbangun.

Namun, konsumen seafood di Indonesia masih sulit mendapatkan produk seafood yang ramah lingkungan. Karena tidak semua produk memiliki informasi terkait sumbernya. Maka, diharapkan kampanye dengan tema Bukan Pasar Ikan Biasa, konsumen bisa mengenal lebih baik terhadap produk seafood yang ramah lingkungan.

Seafood Savers juga memperkenalkan kriteria seafood yang ramah lingkungan kepada konsumen lewat aplikasi Panduan Konsumen Seafood Advisor. Konsumen dianjurkan untuk memilih seafood berdasarkan kategori warna, yakni hijau sebagai pilihan terbaik, kuning berarti pertimbangkan kembali, dan merah untuk hindari.

Baca juga:

Makan Seafood Murah Meriah di Tanjung Piayu Batam

Ritel harus berkontribusi sediakan produk seafood ramah lingkungan. (Unsplash/Nick Karvounis)

Konsumen juga diharapkan memilih seafood yang sumbernya jelas, dan telah melakukan praktik perbaikan perikanan tangkap maupun budidaya. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menanyakan langsung kepada penjual.

“Melalui program Seafood Savers, kami ingin menunjukan kepada ritel bahwa konsumen Indonesia juga mampu membeli produk yang ramah lingkungan. Ritel juga perlu menjamin produk yang mereka jual adalah ramah lingkungan melalui transparansi ketertelusuran produk,” jelas Dr. Imam Musthofa, Direktur Program Kelautan dan Perikanan, Yayasan WWF Indonesia.

Saat ini kondisinya para konsumen tidak mengetahui di mana mereka bisa membeli seafood yang terjamin ramah lingkungan selain dari ekolabel produk. Maka, para ritel atau pedagang diminta ikut aktif berkolaborasi dalam mendukung upaya untuk melestarikan biota laut. (waf)

Baca juga:

Rekomendasi Restoran Seafood dengan Harga Terjangkau

#Kuliner #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Kuliner
Jadi 'Surga' Penikmat Kuliner Premium Lobster dan Burger, Jakarta Kini Disetarakan dengan London dan New York
Jakarta menonjol sebagai salah satu destinasi kuliner paling dinamis di Asia Tenggara.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Jadi 'Surga' Penikmat Kuliner Premium Lobster dan Burger, Jakarta Kini Disetarakan dengan London dan New York
Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Kuliner
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2026 dan menyambut Tahun Kuda, Hennessy kembali meluncurkan koleksi edisi terbatas terbaru.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Bagikan