Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Finansial

Scalping atau Day Trading, Memilih Gaya Trading yang Sesuai

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 15 Maret 2024
Scalping atau Day Trading, Memilih Gaya Trading yang Sesuai

Pilih gaya trading yang sesuai.(Foto: pexels-anna-nekrashevich)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SCALPING atau day trading menjadi pilihan yang sering dipikirkan kebanyakan trader pemula. Keduanya merupakan gaya trading paling populer. Setiap gaya trading punya kelebihan dan kekurangan.

Perlu diketahui nih, perolehan trader tidak bergantung pada waktu, tetapi volatilitas atau pergerakan harga pasar. Sesuai dengan besarnya volatilitas yang digunakan trader, ada dua gaya trading yang dikenal, yaitu:

- Day trading: posisi dibuka dalam satu hari, dan trader tidak meninggalkan pasar tanpa menutup trade.
- Scalping: beberapa trade dalam periode yang singkat. Scalper dapat membuka hingga 100 trade per jam.

Baca juga:

Pakar Trading Octa Berikan Panduan Taklukkan Emosi untuk Trading Cuan

Ada beberapa kriteria utama scalping dan day trading yang menentukan seberapa efektif pendekatan trading, yakni:

1. Temperamen


Trader berisiko paling tinggi membuat banyak keputusan trading dalam satu menit. Trader lain mungkin butuh beberapa jam hanya untuk satu trade.

2. Waktu volatilitas


Perubahan harga paling jelas terjadi pada waktu yang sudah bisa diperkirakan, baik saat pertemuan sesi trading di zona waktu yang berbeda atau saat rilis berita ekonomi. Selain itu, tiap sesi trading memiliki gaya perubahan harga yang unik.

3. Likuiditas

Makin sering transaksi dilakukan di pasar mata uang, makin banyak komisi yang dibayarkan trader. Komisi yang dibayarkan pada instrumen yang sangat likuid seperti EURUSD, USDJPY, GOLD, dan BTC terbilang kecil karena likuiditasnya tinggi.

Dari semua itu, Octa, broker internasional penyedia layanan trading online di seluruh dunia sejak 2011, menyebut dua parameter penting yang perlu dipertimbangkan ketika memilih gaya trading, yaitu temperamen dan ketersediaan waktu luang. Keduanya akan memengaruhi kemampuan kamu mengikuti pasar.

Orang dengan kepribadian koleris/sanguin bisa menjadi scalper yang sangat baik karena metode scalping memerlukan reaksi yang bagus terhadap kemunculan sinyal dan fiksasi profit yang cepat. Karakter orang dengan temperamen ini cenderung lebih bergerak cepat dan gesit, sehingga trade cepat dalam jumlah banyak sangat cocok bagi mereka.

Bagi orang yang lebih tenang, scalping akan terkesan terlalu agresif. Kebutuhan untuk bereaksi cepat pada perubahan kondisi pasar bisa jadi tidak nyaman.

Trading intraday lebih cocok untuk orang plegmatis/melankolis. Transaksi jauh lebih sedikit sehingga ada waktu untuk membuat keputusan, dan posisi dapat dibiarkan terbuka lebih lama. Dari perspektif psikologi trading, yang tak kalah penting ialah profit dalam setiap trading lebih besar. Trader dengan gaya intraday tidak bangun pada pukul 05.00 dengan pikiran bahwa mereka melewatkan semua titik entry. Sebaliknya, jadwal mereka dibuat sedemikian rupa sehingga punya waktu untuk tidur, tidak terburu-buru, dan dapat menyeimbangkan trading dengan kehidupan pribadi.

Praktik kedua gaya trading tersebut, ketika diasah dengan latihan, dapat menghasilkan profit besar baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sebagai trader, kamu ialah individu dengan kepentingan tersendiri di pasar. Untuk mencapai tujuan tersebut, kamu dapat mencoba beragam gaya dan strategi trading dan memutuskan mana yang paling sesuai.(*)

BACA JUGA:

Mengenal Dua Gaya Trading Populer untuk Menghasilkan Cuan

#Finansial #Trading Online
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Apa Dampaknya Buat Rakyat?
DPR RI sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Regulasi ini atur struktur kelembagaan, pengawasan, dan pengadilan khusus. Apa efeknya bagi rakyat?
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Apa Dampaknya Buat Rakyat?
Berita
11 Platform Investasi Emas Online Pilihan, dari Pegadaian Digital hingga Broker Forex
Daftar 11 platform investasi emas online seperti Pegadaian Digital, Antam BRANKAS LM, Pluang, Treasury hingga Bareksa Emas. Simak pilihan dan perbedaannya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
11 Platform Investasi Emas Online Pilihan, dari Pegadaian Digital hingga Broker Forex
Indonesia
DPR Setujui Pembahasan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia di Luar Prolegnas
Undang-Undang tentang PFFI tersebut merupakan amanat ketentuan Pasal 248A Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau Undang-Undang P2SK
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DPR Setujui Pembahasan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia di Luar Prolegnas
Indonesia
MSCI masih Evaluasi Status Pasar RI, DPR: Momentum Percepat Reformasi Bursa Saham
MSCI terus menyoroti beberapa aspek krusial di pasar saham Tanah Air, mulai dari transparansi kepemilikan saham, kualitas arus informasi, hingga integritas infrastruktur pasar.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
MSCI masih Evaluasi Status Pasar RI, DPR: Momentum Percepat Reformasi Bursa Saham
Berita
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan Nasabah PNM Mekaar Berhasil Naik Kelas
Holding Ultra Mikro yang mengintegrasikan BRI, Pegadaian, dan PNM mencatat peningkatan signifikan nasabah PNM Mekaar yang naik kelas pada 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan Nasabah PNM Mekaar Berhasil Naik Kelas
Indonesia
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Fleksibilitas fiskal dan stabilitas nilai tukar rupiah dinilai terus tergerus akibat respons kebijakan dalam negeri yang kurang kredibel dan minim sinkronisasi teknokrasi antarkementerian.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Indonesia
Indonesia Rajai Pasar Keuangan Digital, Trader Butuh Platform yang Stabil dan Responsif
Indonesia merupakan rumah bagi komunitas trader forex dan komoditas yang berkembang pesat dan semakin sophisticated.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Indonesia Rajai Pasar Keuangan Digital, Trader Butuh Platform yang Stabil dan Responsif
Lifestyle
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Ramalan zodiak hari ini 5 Mei 2026 fokus asmara dan keuangan. Simak masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Minggu, 03 Mei 2026
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Ramalan zodiak hari ini 21 April 2026 lengkap 12 zodiak. Cek kondisi asmara dan keuangan yang diprediksi bermasalah serta saran terbaiknya.
ImanK - Senin, 20 April 2026
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 11 April 2026: Cinta Memanas, Keuangan Perlu Waspada
Ramalan zodiak hari ini 11 April 2026 soal asmara dan keuangan. Temukan masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Jumat, 10 April 2026
Ramalan Zodiak 11 April 2026: Cinta Memanas, Keuangan Perlu Waspada
Bagikan