'SAYAP KECIL', Lagu Perdana Arden Wiebowo yang Terinspirasi dari Cinta Seorang Ayah

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
'SAYAP KECIL', Lagu Perdana Arden Wiebowo yang Terinspirasi dari Cinta Seorang Ayah

Arden Wibowo lepas single baru. (foto: dok/arden wiebowo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - CAROLUS Arden Wiebowo, yang lebih dikenal sebagai Arden Wiebowo, mengawali kiprahnya di industri musik Indonesia sebagai gitaris band TIKET. Setelah bertahun-tahun berkarya bersama grup tersebut, pada 2024 ia memutuskan untuk membuka lembaran baru dengan menapaki karier sebagai solois. Keputusan itu lahir dari keinginannya untuk menyuarakan karya-karya yang selama ini ia ciptakan sendiri.

“Selama ini saya kurang percaya diri untuk menyanyikan lagu ciptaan saya sendiri. Tapi sepertinya dalam hidup itu tidak ada kata terlambat, dan saya ingin sekali punya karya yang bisa didedikasikan untuk keluarga, kerabat dan semua orang,” katanya.

Sebagai langkah awal dalam perjalanan solonya, Arden merilis single perdana bertajuk SAYAP KECIL pada 11 Oktober 2024 di seluruh platform musik digital.

Baca juga:

Arden Wiebowo Memuja Zodiak Gemini Lewat Single Barunya

Lirik lengkap 'Sayap Kecil' dari Arden Wiebowo



Sayap kecil.. Sedang apa kamu
Tahukah aku rindu.. Memikirkan
Sungguh ingin memelukmu
Ooo.. Sayangku.. Aku baik saja..
Tunggu aku di rumah.. Lewati malam
Aku pasti akan pulang
Dengarlah suara.. Lantunan hati
Kusampaikan dalam doa
Paras wajahmu.. Menghapus lara
Canda tawamu.. Terang semesta
Menarilah.. Duhai sayangku
Jadi lentera dunia
Anjak dewasa.. Sayap kecilku
Mengalir cinta.. Dalam darahmu
Ku ‘kan berjuang.. Untuk dirimu
Hingga nafas terakhirku.. Mmm..Mmmhh
Sayap kecil.. Kamu perisaiku
Tak lekam oleh waktu.. Hidup ini
S’lamanya tentang dirimu
---

Dengarlah suara.. Lantunan hati
Kusampaikan dalam doa
Paras wajahmu.. Menghapus lara
Canda tawamu.. Terang semesta
Menarilah.. Duhai sayangku
Jadi lentera dunia
Anjak dewasa.. Sayap kecilku
Mengalir cinta.. Dalam darahmu
Ku ‘kan berjuang.. Untuk dirimu
Hingga nafas terakhirku
Paras wajahmu.. Menghapus lara
Canda tawamu.. Terang semesta
Menarilah.. Duhai sayangku
Jadi lentera dunia
Anjak dewasa.. Sayap kecilku
Mengalir cinta.. Dalam darahmu
Ku ‘kan berjuang.. Untuk dirimu
Hingga nafas terakhirku.(far)

Baca juga:

Makna dan Lirik Lagu Lawas 'Denok' yang Kembali Viral di Era TikTok

#Musik #Lagu Baru #Lirik Lagu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
Simak 10 lagu paling banyak diputar di Spotify Indonesia pada 28 September 2026. Sesi Potret eńau dan Ari Lesmana memimpin chart, disusul Tulus dan Raim Laode.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Bagikan