Satgas Nemangkawi Selidiki Percakapan Pentolan OPM dengan Aktivis Veronica Koman

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 14 Juni 2021
Satgas Nemangkawi Selidiki Percakapan Pentolan OPM dengan Aktivis Veronica Koman

Veronica Koman [SBS News]

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satgas Nemangkawi mengungkap fakta baru di balik penangkapan Ketua Komite Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (KNPB-OPM) berinisial EKM (38).

Ternyata, EKM sering berkomunikasi dengan aktivis pro kemerdekaan Papua, Veronica Koman. Hal itu terungkap dari penggeledahan isi hp EKM. Satgas Nemangkawi menemukan percakapan EKM dengan Veronica.

Baca Juga

Pemilik Akun Propaganda KKB dan OPM Ditangkap Tim Satgas Nemangkawi

“Yang bersangkutan aktif komunikasi dengan Veronica Koman. Itu salah satu percakapan di hp yang disita,” kata Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudusy kepada wartawan, Minggu (13/6).

Satgas Nemangmawi sendiri masih mencari fakta-fakta baru di balik sosok EKM. Polisi masih menelusuri ponsel milik EKM dan hubungannya dengan Veronica.

Seperti diketahui, EKM ditangkap Satgas Nemangkawi karena kerap melempar informasi berisi ujaran kebencian. Ujaran kebencian itu disebarkan melalui akun Facebook atas nama Manuel Metemko.

Penyidik Polres Merauke memeriksa tersangka EKM (38) penyebar ujaran kebencian di media sosial, Merauke, Papua, Rabu (9/6/2021) (ANTARA/HO-Satgas Operasi Nemangkawi)
Penyidik Polres Merauke memeriksa tersangka EKM (38) penyebar ujaran kebencian di media sosial, Merauke, Papua, Rabu (9/6/2021) (ANTARA/HO-Satgas Operasi Nemangkawi)

Berikut salah satu informasi bernada ujaran kebencian yang disampaikan tersangka di media sosial:

‘Brutal, lagi-lagi aparat militer Indonesia menembak lima rakyat sipil. Dua orang kritis dilarikan ke rumah sakit sementara tiga orang lainnya meninggal dunia. Kejadian penembakan brutal terjadi di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua pada Jumat (4/6) lalu’.

EKM ditangkap Satgas Nemangkawi sekitar pukul 22.35 WIT, Rabu (9/6). Dia diduga menyebarkan informasi palsu atau hoaks, provokatif, kebencian atau permusuhan individu maupun kelompok masyarakat dengan suku, agama ras dan antargolongan (SARA) melalui Facebook bernama Manuel Metemko.

Beberapa unggahan diduga melanggar pidana. Antara lain, menyebarkan foto yang tidak sesuai dengan kejadian aslinya. Foto itu bertulis narasi "Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak Papua berhasil dibakar TPNPB, Kamis, 3 Juni 2021".

Lalu, "Otsus gagal total, rakyat menolaknya dan menuntut referendum, ribuan pasukan dikirim, korban jiwa di mana-mana, tokoh agama Katholik diteror OTK, isu teroris menggemah di tanah Papua. Pertanyaannya, Siapa peternak kejahatan kemanusian dan teroris di Indonesia dan Papua?"

EKM telah ditahan. Dia dijerat Pasal 45A ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008. (Knu)

Baca Juga

OPM Ancam Habisi Militer dan Warga Pendatang di Papua, Begini Reaksi Polri

#OPM #Teroris
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, DPR: Tegaskan Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
Negara wajib menjamin keamanan warga sipil yang bekerja di wilayah rawan konflik.

Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, DPR: Tegaskan Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
Indonesia
OPM Klaim Tembak Mati 3 Warga Yahukimo Intel TNI, KemenHAM Minta Semua Kubu Tahan Diri
KemenHAM mengecam penembakan tiga warga sipil di Yahukimo yang dituduh intel TNI oleh TPNPB-OPM. Dorong deeskalasi konflik dan perlindungan HAM.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
OPM Klaim Tembak Mati 3 Warga Yahukimo Intel TNI, KemenHAM Minta Semua Kubu Tahan Diri
Indonesia
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Menunjukkan komitmen dari masyarakat untuk menjaga kedamaian dan mendukung pembangunan daerah.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Indonesia
TNI Bantah Terlibat Insiden Penembakan Anak di Jigiunggi Papua
TNI bantah terlibat penembakan anak di Kampung Jigiunggi, Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
TNI Bantah Terlibat Insiden Penembakan Anak di Jigiunggi Papua
Indonesia
3 Warga Papua Diduga Anggota OPM Terlibat Penembakan Pembagian BLT Ucapkan Janji Setia NKRI
Dalam pernyataan ikrarnya, ketiganya dengan tegas menyatakan akan selalu setia kepada NKRI, menolak segala bentuk gerakan separatis
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
3 Warga Papua Diduga Anggota OPM Terlibat Penembakan Pembagian BLT Ucapkan Janji Setia NKRI
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Bagikan