MerahPutih.com - Tim gabungan Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Bukit Tempurung, BPBD Tanjung Jabung Timur, Masyarakat Peduli Api, Kepolisian Sektor Mendahara Ulu telah melakukan pemadaman kebakaran pada lahan masyarakat di Desa Mencolok, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.
Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Djati Witjaksono Hadi mengatakan, estimasi lahan terbakar seluas satu hektare (ha) dengan vegetasi tanaman sawit.
Upaya pemadaman, menurut dia, juga dilakukan pada area seluas 1,5 ha di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Area ini merupakan area penggunaan lain yang mayoritas tanamannya juga berupa kelapa sawit.
Berdasarkan laporan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, pantauan hotspot pada 3 Agustus 2017, pukul 20.00 WIB, Satelit NOAA19 menunjukkan terdapat 42 hotspot di seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan data dari satelit TERRA/AQUA (NASA) dengan confidence level besar sama dengan 80 persen menunjukkan adanya 14 hotspot di seluruh wilayah Indonesia.
Dan data TERRA/AQUA (LAPAN), menunjukkan terdapat 12 hotspot di seluruh wilayah Indonesia. Pada 2 Agustus 2017, 46 hotspot tercatat oleh satelit NOAA19 di seluruh Indonesia, dan enam hotspot tercatat oleh satelit TERRA/AQUA (LAPAN) di seluruh Indonesia.
Total hotspot berdasarkan satelit NOAA19 per 1 Januari hingga 3 Agustus 2017 dilaporkan sebanyak 1.290 hotspot. Sedangkan catatan pada tahun 2016 untuk periode yang sama, yaitu mencapai sebanyak 1.160 hotspot. (*)
Sumber: ANTARA