Sarwendah Mengaku Lebay Saat Pertama Kali Beri MPASI

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 31 Oktober 2019
Sarwendah Mengaku Lebay Saat Pertama Kali Beri MPASI

Sarwendah (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK ibu-ibu bingung saat memberi sang buah hati MPASI untuk pertama kalinya. Maklum mempersiapkan MPASI tidak mudah. Makanan pendamping ASI harus memiliki Gizi seimbang. Hal ini juga dirasakan oleh artis cantik Sarwendah.

Saat anak pertamanya Thalia memasuki usia 6 bulan dia mengaku bingung karena tidak tahu bagaimana cara memberikan MPASI yang benar. Bahkan istri Ruben Onsu itu langsung menggali banyak informasi terkait MPASI di internet. Namun, tetap saja MPASI yang ia buat tidak memiliki hasil sempurna.

Baca juga:

Deva Mahenra Bagi Tips Atur Liburan

Sarwendah sempat bingung memberikan MPASI (Foto: MP/Ikhsan Digdo)
Sarwendah sempat bingung memberikan MPASI (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

"Aku dulu waktu Thalia MPASI karena masih ibu baru, aku lebay. Searching dulu di youtube, alhasil udah masak berjam-jam hasilnya kurang memuaskan," ujar Sarwendah saat ditemui di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (31/10).

Saat pertama kali membuat MPASI Sarwendah tidak tahu tingkat kelembekan tekstur MPASI yang tepat. Tekstur MPASI yang ia buat selalu kelembekan. Terkadang teksturnya juga kekerasan. "Tapi kan masih anak satu jadi masih banyak waktu untuk belajar," tambahnya.

Baca juga:

Iflix Rilis Film Horor Perdananya

Kesulitan lain saat memberikan MPASI untuk Thalia ketika menambahkan menu berupa daging. Terkadang, Thalia tidak selera jika toping daging tidak dihaluskan dengan sempurna. Terlebih jika aroma daging tersebut masih tidak sedap setelah diolah.

Kini Sarwendah dudah berpengalaman memberkan MPASI (Foto: MP.Ikhsan Digdo)
Kini Sarwendah dudah berpengalaman memberkan MPASI (Foto: MP.Ikhsan Digdo)

Namun, berbeda ketika membuatkan MPASI untuk anak keduanya, Thania. Belajar banyak pengalaman dari Thalia, Sarwendah itu sudah terbiasa untuk meracik MPASI yang tepat untuk Thania. Apalagi sekarang Thalia merasa terbantu dengan hadirnya produk bubur instant terbaru untuk bayi dari Nestle bernama Nestle Cerelac.

Thalia juga tidak memiliki alergi terhadap makanan apapun. Sehingga Sarwendah bisa leluasa dalam menentukan menu MPASI. Menurut Sarwendah ia selalu menambahkan berbagai macam toping untuk MPASI sang anak. Misalnya seperti buah-buahan, sayuran, dan juga ceker ayam. "Thalia dulu menu favoritnya pisang, jadi aku suka masakin sama pisang," pungkas mantan personel Cherrybelle itu. (Ikh)

Baca juga:

Deva Mahenra Dihantui Benda ini saat Bermain Film Horor

#Sarwendah Tan #Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

ShowBiz
Sarwendah Rilis Single Baru 'Melangkah Lagi', Angkat Semangat Bangkit dan Optimisme
Sarwendah kembali ke dunia musik lewat single terbaru 'Melangkah Lagi'. Lagu ini membawa pesan optimisme dan keberanian bangkit dari masa sulit.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Sarwendah Rilis Single Baru 'Melangkah Lagi', Angkat Semangat Bangkit dan Optimisme
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Bagikan