Sarden, Sumber Protein untuk Bantu Jaga Berat Badan dan Pertumbuhan Otot
Sarden. (Foto: Unsplash/Harris Vo)
MerahPutih.com - Sarden lezat dan memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Meski ukurannya kecil, ikan sarden mengandung berbagai nutrisi, termasuk lemak omega-3, protein, dan kalsium, yang semuanya penting untuk kesehatan.
Dilansir Health, Senin (3/6), sarden merupakan sumber protein yang dapat membantu program diet kamu dan mendukung pertumbuhan otot. Sarden dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan protein, B12 , selenium, kalsium, dan zat besi.
Berkat sejumlah kandungan tersebut, sarden dapat membuat perut kenyang lebih lama, meningkatkan regulasi gula darah secara optimal, dan memberikan berat badan ideal. Sebab kamu tidak akan makan berlebihan setelah mengonsumsi sarden.
Vitamin B12 pada sarden dapat menjaga fungsi neurologis, sedangkan zat besi di dalamnya diperlukan untuk transportasi oksigen, sintesis hormon, dan banyak lagi.
Baca juga:
10 Manfaat Buah Peach Bagi Kesehatan, Bisa Jaga Kesehatan Kulit
Makan lebih banyak ikan sarden dapat membantu mengurangi risiko kondisi kesehatan umum, seperti penyakit jantung, kanker tertentu, dan diabetes tipe 2 .
Kemudian, lemak omega-3 pada sarden memiliki aktivitas antiinflamasi dan antioksidan yang kuat. Kandungan tersebut dapat membantu meningkatkan aliran darah dan fungsi pembuluh darah, serta mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti hipertensi (tekanan darah tinggi) dan kadar lipid (lemak) darah tinggi.
Terakhir, yang tak kalah penting, sarden tinggi protein yang bermanfaat untuk pemeliharaan dan kekuatan tulang serta pertumbuhan otot. Sarden adalah pilihan protein yang mudah digunakan dan menyediakan asam amino diperlukan tubuh untuk membangun dan mempertahankan massa otot. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo