Sarapan Protein dan Serat, Kunci Perkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 17 Desember 2024
Sarapan Protein dan Serat, Kunci Perkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Ilustrasi sarapan tinggi protein. (Foto: Unsplash/Logan Jeffrey)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Memperkuat sistem kekebalan tubuh mudah. Kamu tak melulu membutuhkan suplemen nan dijual di pasaran. Makanan sehari-hari yang mengandung protein dan serat sudah cukup untuk menjaga sistem kekebalan tubuh kamu.

Dilansir Eatingwell, protein memiliki peran penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Protein menyediakan asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan antibodi dan memperbaiki sel imun.

"Asam amino penting untuk melawan infeksi,” kata Pam Hartnett, MPH, RDN , seorang ahli diet terdaftar dan pelatih pemulihan kanker.

Coba makanan sarapan berprotein tinggi seperti telur dan dada ayam. Jika kamu kekurangan waktu untuk membuat sarapan, kamu bisa mengonsumsi smoothie beri yang lembut dan creamy karena tinggi protein. Smoothie juga kaya akan serat dan probiotik yang menyehatkan usus.

Baca juga:

Kolagen, Protein Penting untuk Kulit dan Tulang

Menyertakan serat dalam makanan pertama kamu di pagi hari juga dapat meningkatkan kesehatan usus. Hal ini penting karena penelitian terus menemukan lebih banyak bukti yang menunjukkan hubungan kuat antara kesehatan usus dan kekebalan tubuh.

Serat berfungsi sebagai bahan bakar bagi bakteri baik di usus, yang memungkinkan mereka berkembang biak dan menghasilkan senyawa yang disebut asam lemak rantai pendek.

Selain itu, serat juga memberikan banyak manfaat kesehatan lainnya, termasuk mengatur kadar gula darah, menurunkan kolesterol, dan meningkatkan rasa kenyang. Setelah mengonsumsi banyak protein dan serat, jangan lupa juga untuk mencukupi kebutuhan minum air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. (ikh)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan