Saran Pakar, Nyalakan Pembersih Udara Selama Tidur

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 28 Agustus 2021
Saran Pakar, Nyalakan Pembersih Udara Selama Tidur

Pembersih udara mampu meminimalkan gangguan pernapasan. (Foto: Unsplash/brucemars)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RUMAH haruslah memberikan kenyamanan dan ruang sehat. Ini yang kemudian membuat orang berinvestasi pada kualitas udara. Pastikan kamu menghirup udara bersih dan bisa meningkatkan suasana baik saat berada di dalam rumah.

Banyak manfaat yang kita peroleh dengan menggunakan pembersih udara di dalam rumah. Misalnya membantu mengatasi gangguan pernapasan seperti asma dan alergi. Selain itu, pembersih udara dapat meningkatkan kualitas tidur kamu.

Baca Juga:

Makanan Penyebab Bau Pada Miss V

tidur
Pembersih udara memberikan kenyamanan di rumah. (Foto: Pexels/Masha Raymers)

Melansir dari laman Popsugar, menurut pakar kesehatan, pentingnya menggunakan pembersih udara atau Air purifier ketika tidur dan untuk kesehatan.

Menurut Lizz Kinyua, MD, dari Oh So Spotless, mengatakan bahwa alat itu dirancang untuk menghilangkan pemicu alergi dan partikel di udara seperti debu halus, asap, jamur, dan bulu binatang.

Air purifier terdiri atas dua bagian penting yakni filter dan kipas. Filter ini berfungsi untuk menyaring debu pemicu alergi. Sementara kipas berfungsi sebagai penyedot udaranya. Setelah melewati kedua tahap ini, udara yang kita hirup akan menjadi lebih bersih.

Menurut The Asthma and Allergy Foundation of America (AAFA), merekomendasikan penggunaan pembersih udara saat tidur, untuk meningkatkan kualitas pernafasan.

Baca Juga:

Penyebab Beser dan Mengompol pada Kelompok Lansia dan Laki-Laki

tidur
Udara yang bersih memberikan kualitas tidur yang baik. (Foto: Pexels/Mikhail Nilov)

“Jika kamu menggunakan air purifier portabel, dikenal juga sebagai pembersih udara, di ruang tidur kamu, AAFA merekomendasikan tidur dengan itu. Untuk lingkungan yang lebih nyaman,” ujar Kenneth Mendez, CEO AAFA.

Ia menambahkan bahwa kerja pembersih udara ini memberikan banyak keuntungan terutama saat tidur. Pada dasarnya, banyak waktu yang kita habiskan di dalam kamar untuk istirahat dan tidur. Jika kamu akan kerja sepanjang malam, disarankan untuk menghidupkan pembersih udara saat itu.

Untuk orang yang memiliki alergi, pembersih udara bisa memberikan perubahan besar, terutama pada sistem pernafasan. Selain itu, dapat mengurangi hidung tersumbat, sakit kepala akibat sinus, mata berair, dan bersin.

Namun, Mendez menekankan bahwa manfaat yang diberikan Air Purifier ini bukan untuk menghilangkan alergi kamu sepenuhnya, melainkan untuk mengurangi masalah kesehatan tersebut. (Cil)

Baca Juga:

Hilangkan Tato Pakai Laser, Dijamin Aman?

#Kesehatan #Tidur
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan